Di SMP, peta, harga pasar, interaksi sosial, dan kronologi sejarah masuk ke satu mata pelajaran. Tutor IPS menemani siswa kelas 7, 8, dan 9 menyambungkan keempatnya dari bab ke bab, di rumah atau lewat Zoom dan Google Meet, mengikuti buku yang dipakai sekolahnya.

Les privat IPS SMP adalah sesi belajar satu tutor untuk satu siswa kelas 7 sampai 9 pada mata pelajaran IPS Fase D, yang memadukan geografi, ekonomi, sosiologi, dan sejarah. Di kelas 7 dan 8, IPS mendapat 108 JP intrakurikuler setahun, kira-kira 3 JP per minggu. Tarif mulai dari Rp61.000 per jam.
Panjang sesi IPS SMP ada tiga pilihan, yaitu 60, 90, dan 120 menit, dan tarif online sama dengan tatap muka pada panjang sesi yang sama.
Tutor IPS datang ke rumah siswa. Durasi 90 menit memberi ruang untuk satu konsep, satu garis waktu atau peta, dan latihan soal.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Sesi lewat Zoom atau Google Meet, cocok untuk ulasan satu subbab atau latihan soal sebelum ulangan harian.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 60 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Dua siswa dengan kelas dan sekolah yang sejalan belajar bersama satu tutor. Tarif dihitung per siswa.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Tarif online dan tatap muka sama — selisih angka antar kartu hanya karena durasi sesinya.
CP IPS ditetapkan untuk satu fase sekaligus, lalu tiap sekolah membagi topiknya per kelas lewat alur tujuan pembelajaran. Urutan di bawah mengikuti buku siswa terbitan pemerintah, jadi tutor tetap menyesuaikan dengan urutan yang dipakai sekolah siswa.
Buku IPS kelas VIII yang beredar disusun sebelum CP 2025, sehingga urutan topik kelas 8 bisa berbeda antarsekolah. Tutor memulai dari buku dan catatan yang siswa bawa.
Buku kelas VII edisi revisi 2023 memakai empat tema yang berangkat dari tempat tinggal siswa, lalu melebar ke potensi ekonomi dan kehidupan sosial budaya.
Kelas 8 adalah titik ketika porsi sejarah menebal. Siswa bergerak dari kondisi geografis ke perdagangan nusantara, kolonialisme, hingga pergerakan menuju kemerdekaan.
Buku kelas IX edisi revisi 2025 terdiri dari tiga bab, dan tiap bab ditutup Uji Kompetensi serta Refleksi. Bab pertama paling padat istilah.
Elemen kedua CP IPS menuntut siswa menyelidiki dan menyajikan, dan bagian ini sering muncul sebagai tugas projek atau presentasi.
Pendaftarnya bisa siswa sendiri, orang tua, wali, atau kakak. Yang menentukan isi sesi adalah kebutuhan siswa yang belajar.
Di SD, materi sosial terasa dekat dan ringan. Di kelas 7, siswa mulai bertemu istilah dari empat disiplin sekaligus, sehingga cara belajarnya perlu disusun ulang sejak semester pertama.
Rekomendasi:
Soal IPS Kurikulum Merdeka sering berbentuk studi kasus yang meminta sebab, dampak, atau prediksi. Siswa yang terbiasa menghafal perlu latihan menyusun alasan dari data yang disediakan soal.
Rekomendasi:
Keterampilan Proses ikut dinilai lewat projek. Tutor membantu siswa merancang pertanyaan, mencari sumber, dan menyusun penyajian, sementara pekerjaannya tetap dikerjakan siswa sendiri.
Rekomendasi:
Di kelas 10, IPS Fase E bisa diajarkan per disiplin. Kelas 9 menjadi waktu yang tepat untuk merapikan dasar geografi, ekonomi, sosiologi, dan sejarah sebelum keempatnya dipisah.
Rekomendasi:
Temuan dari beberapa penelitian pendidikan IPS tingkat SMP, beserta cara tutor les IPS SMP menanganinya dalam sesi privat.
Kenapa terjadi
IPS SMP mencakup empat disiplin dalam sekitar 3 JP seminggu. Saat waktunya sempit, siswa cenderung menghafal definisi, padahal CP meminta konsep dirumuskan dengan bahasa sendiri.
Cara kami mengatasinya
Tutor meminta siswa menjelaskan ulang satu konsep dengan contoh dari lingkungannya sendiri, misalnya harga di pasar dekat rumah, sebelum lanjut ke istilah berikutnya.
Kenapa terjadi
Penelitian pada siswa kelas VII sebuah SMP (Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 2021) mencatat 80,9% siswa belum paham konsep ekonomi yang diujikan, sementara rata-rata miskonsepsi di konsep sosial, ekonomi, dan budaya mencapai 47,6%.
Cara kami mengatasinya
Konsep seperti kebutuhan, harga, dan pasar dipetakan dalam satu skema sebab-akibat yang siswa gambar sendiri, lalu diuji dengan soal cerita yang dekat dengan keseharian.
Kenapa terjadi
Kajian literatur dalam Jurnal Pendidikan IPS (September 2025) menemukan literasi sejarah siswa lemah pada pemahaman kronologi, konsep historis, dan analisis sumber.
Cara kami mengatasinya
Siswa menyusun garis waktu sendiri untuk tiap tema, dari masa Hindu-Buddha sampai kemerdekaan, lalu menautkan tiap peristiwa ke tempat terjadinya di peta.
Kenapa terjadi
Studi pada 30 siswa kelas VIII (LAURU, 2025) mencatat kesulitan mengingat materi setelah pelajaran, kesulitan menjawab soal, rasa gugup, dan kepercayaan diri yang rendah.
Cara kami mengatasinya
Sesi ditutup dengan latihan soal pendek tanpa buku, sehingga siswa terbiasa mengambil kembali materi dari ingatannya sendiri dalam suasana yang tenang.
Angka penelitian di bawah berasal dari sampel satu sekolah per studi, jadi ia menunjukkan pola yang perlu diperhatikan dan tidak mewakili seluruh siswa SMP.
Ketentuan layanan yang berlaku sama untuk setiap siswa, dari kelas 7 sampai kelas 9.
Konsultasi awal membahas kelas, sekolah, dan bab IPS yang sedang berjalan di kelas siswa, lalu tutor dicarikan sesuai jadwalnya.
Kalau cara mengajarnya belum cocok, siswa bisa meminta tutor lain tanpa biaya tambahan, berapa kali pun diperlukan.
Siswa SMP bisa menaruh sesi IPS di jam mana pun antara 06.00 dan 23.00, jadi persiapan ulangan sejarah atau geografi tetap muat sesudah sekolah dan ekstrakurikuler. Kalau perlu pindah jadwal, cukup kabari lewat WhatsApp.
Aplikasi learner menyimpan materi, rekaman, dan rapor, sehingga siswa bisa mengulang bahasan IPS kapan saja.
Garansi deposit 30 hari berlaku untuk setiap pembayaran paket les.
Enam pengajar yang kuliah di Pendidikan IPS, Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Sejarah, dan Pendidikan Geografi. Nama ditulis sebagai panggilan dan inisial.

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Malang
Menyambungkan peta, pasar, dan sejarah dalam satu bab“IPS SMP memadukan geografi, ekonomi, sosiologi, dan sejarah dalam satu buku. Fadila menempuh Pendidikan IPS di Universitas Negeri Malang, jurusan yang memang menyiapkan pengajar untuk mapel terpadu ini, sehingga ia terbiasa menunjukkan benang merah antarbab kepada siswa.”

Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Bale Bandung
Berangkat dari kejadian di sekitar rumah“Interaksi sosial dan kegiatan ekonomi paling mudah dipahami lewat contoh yang dilihat siswa setiap hari. Rahman, yang kuliah di jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Bale Bandung, memulai pembahasan dari lingkungan pembelajar lalu menariknya ke istilah yang dipakai buku.”

Pendidikan IPS (mahasiswa semester akhir), Universitas Negeri Yogyakarta
Latihan membaca tabel, grafik, dan soal cerita“Mahasiswa tingkat akhir Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta ini sedang mendalami cara mengajar IPS terpadu di kampusnya. Bersama Tiara, siswa kelas 7 sampai 9 berlatih membaca tabel, grafik, dan soal cerita yang biasa muncul di asesmen sekolah.”

Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Jakarta
Sejarah Indonesia lewat garis waktu sebab-akibat“Bab sejarah di IPS SMP, dari masa praaksara sampai kemerdekaan, terasa panjang kalau dihafal per tanggal. Dengan bekal kuliah Pendidikan Sejarah di Universitas Negeri Jakarta serta Sejarah dan Kebudayaan Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Oman merapikan materi itu menjadi garis waktu yang bisa diceritakan ulang oleh siswa.”

Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Yogyakarta
Membaca peta dan hubungan antarwilayah“Peta, letak wilayah, dan hubungan antardaerah menjadi pintu masuk materi keruangan di kelas 7. Agung, yang menempuh Pendidikan Geografi di Universitas Negeri Yogyakarta, mengajak siswa membaca peta dengan teliti sebelum menjawab pertanyaan tentang potensi suatu wilayah.”

Pendidikan IPS Konsentrasi Ekonomi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Ekonomi sehari-hari untuk kelas 8 dan 9“Permintaan, penawaran, dan peran pelaku ekonomi muncul berkali-kali di kelas 8 dan 9. Wawa mengambil Pendidikan IPS dengan konsentrasi ekonomi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, jadi bagian inilah yang paling ia kuasai saat mendampingi siswa.”
Tarif les IPS SMP mulai dari Rp61.000 per jam untuk sesi privat. Angka akhirnya mengikuti kota, kurikulum sekolah, dan jumlah sesi yang dipilih.
Mulai dari
Rp 61.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Daftar & Hitung HargaBayar fleksibel — QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Sebelum membayar, siswa atau pendaftarnya melihat rincian total di formulir pendaftaran, dan biaya registrasi sudah dihitung di sana. Metode bayarnya beragam: QRIS, Virtual Account, transfer bank, kartu, e-wallet, sampai gerai Alfamart dan Indomaret.
Jawaban singkat tentang materi, ujian, tarif, dan cara mendaftar les IPS SMP.
Geografi, ekonomi, sosiologi, dan sejarah dipelajari siswa SMP dalam satu mapel IPS terpadu di Fase D, rentang yang meliputi kelas 7, 8, dan 9. Capaian Pembelajarannya mengacu pada Kepka BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 dan ditulis untuk satu fase sekaligus. Pembagian topik per kelas diserahkan ke sekolah lewat alur tujuan pembelajaran, sehingga dua sekolah di kota yang sama bisa membahas bab yang berbeda pada semester yang sama.
Kalau mengikuti buku siswa terbitan pemerintah, polanya kira-kira begini. Kelas 7 berangkat dari lingkungan terdekat: lokasi tempat tinggal, konektivitas antarruang, kegiatan ekonomi sehari-hari, dan konsep dasar ilmu sejarah seperti ruang, waktu, kronologi, dan perubahan. Kelas 8 melebar ke skala nusantara dengan porsi sejarah yang lebih tebal, mulai dari perdagangan masa Hindu-Buddha sampai pergerakan menuju kemerdekaan. Buku kelas 9 edisi revisi 2025 berisi tiga bab: jalur rempah dan asal-usul nenek moyang, mitigasi bencana dan perubahan sosial budaya, lalu perdagangan era digital.
Tiap kelas memakai konsep dari kelas sebelumnya. Siswa yang belum nyaman dengan kronologi di kelas 7 biasanya merasakannya lagi di bab kolonialisme kelas 8, dan pemahaman tentang harga dan pasar dipakai ulang saat membahas perdagangan internasional. Itu sebabnya les IPS SMP sering dibuka dengan memeriksa konsep dasar yang menopang bab yang sedang berjalan. Setelah kelas 9, IPS Fase E di kelas 10 boleh diajarkan per disiplin, jadi dasar keempat bidang ini sebaiknya sudah rapi sebelum dipisah.
CP IPS memuat dua elemen yang berjalan bersama di setiap topik. Pemahaman Konsep meminta siswa mendefinisikan, menafsirkan, dan merumuskan konsep dengan bahasanya sendiri sambil memahami konteksnya. Keterampilan Proses meminta siswa mengamati fenomena, menyusun pertanyaan, mengumpulkan informasi, mengolahnya, menarik simpulan, dan menyajikan hasilnya dengan media yang sesuai.
Dampaknya terlihat pada bentuk soal dan tugas IPS SMP. Soal yang menanyakan definisi tetap ada, tetapi porsi studi kasus makin besar. Contohnya, siswa diberi data singkat tentang perubahan iklim di sebuah daerah, lalu diminta menjelaskan pengaruhnya pada kegiatan ekonomi warga dan menyebut satu bentuk adaptasi yang masuk akal. Tugas projek dan presentasi ikut menjadi bahan penilaian, karena di sanalah Keterampilan Proses paling mudah dilihat guru.
Ada cara sederhana untuk mengenali elemen mana yang perlu diperkuat. Mintalah siswa menjelaskan satu istilah dari bab terakhir tanpa membuka buku, kemudian menyebut satu contohnya dari lingkungan sekitar. Kalau penjelasannya lancar tetapi contohnya sulit muncul, latihan perlu diarahkan ke penerapan konsep. Kalau contohnya ada tetapi istilahnya tertukar, yang perlu diulang adalah makna konsepnya. Pengamatan kecil seperti ini membantu tutor les privat IPS SMP menentukan titik mulai sesi pertama.
Materi IPS terasa lebih ringan kalau siswa punya tiga alat bantu yang dipakai terus dari bab ke bab. Yang pertama peta: setiap kali buku menyebut sebuah tempat, entah pelabuhan di jalur rempah, wilayah kerajaan, atau daerah yang dibahas dalam mitigasi bencana, siswa mencarinya di atlas atau peta digital dan menandainya. Yang kedua garis waktu: satu lembar untuk tiap tema sejarah, ditambah sedikit demi sedikit sepanjang semester. Yang ketiga skema sebab-akibat untuk ekonomi, misalnya alur dari kebutuhan ke kegiatan ekonomi, lalu ke harga dan pasar.
Kebiasaan yang juga membantu adalah mengingat ulang tanpa buku. Setelah membaca satu subbab, siswa menutup bukunya dan menuliskan apa yang masih ia ingat dalam lima sampai sepuluh menit, lalu mencocokkannya dengan buku. Bagian yang terlewat itulah bahan belajar berikutnya. Cara ini cocok untuk siswa yang merasa paham saat membaca tetapi kesulitan saat ulangan.
Bahan latihan juga tersedia di sekitar rumah. Asal-usul nama kampung atau jalan sendiri adalah contoh toponimi yang dibahas di kelas 7. Berita tentang harga bahan pokok bisa dipakai untuk melatih konsep permintaan dan pasar. CP IPS juga menekankan kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, jadi membandingkan dua sumber berita tentang peristiwa yang sama adalah latihan Keterampilan Proses yang sah.
IPS tidak termasuk mata uji Tes Kemampuan Akademik jenjang SMP. TKA SMP pertama kali dilaksanakan pada 2026 dengan dua mata uji, Bahasa Indonesia dan Matematika, dan pelaksanaan utamanya berlangsung 6 sampai 16 April 2026. Mendikdasmen menyatakan TKA SD dan SMP tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan, meski hasilnya dapat dipakai sebagai salah satu dasar seleksi jalur prestasi akademik saat penerimaan murid baru. Asesmen Nasional untuk kelas 8 juga menguji literasi membaca dan numerasi, sehingga IPS tidak menjadi mata ujinya.
Dengan begitu, tonggak penilaian IPS ada di sekolah. Buku kelas 9 edisi revisi menutup setiap bab dengan Uji Kompetensi dan Refleksi. Di akhir semester ada asesmen sumatif, dan di kelas 9 ada asesmen akhir jenjang. Nama ujiannya bisa berbeda antarsekolah, sedangkan bentuknya bisa berupa tes tertulis, praktik, penugasan, projek, atau presentasi.
Persiapan yang tertata biasanya dimulai dua sampai tiga minggu sebelum asesmen akhir semester. Siswa menyusun daftar bab yang diujikan, mengerjakan ulang Uji Kompetensi di buku, lalu berlatih soal uraian yang menyertakan data, peta, atau kutipan sumber sejarah. Untuk tugas projek, tenggat besar dipecah menjadi beberapa langkah kecil: menentukan pertanyaan, mencari sumber, mengolah data, dan menyiapkan penyajian. Dalam les IPS kelas 9, urutan yang sama dipakai untuk menghadapi asesmen akhir jenjang.
Langkah pertama untuk les IPS ini adalah konsultasi, tempat siswa atau siapa pun yang mendaftarkannya menceritakan posisi belajarnya: duduk di kelas berapa, kurikulum dan buku IPS yang dipakai sekolah, bab yang sedang dibahas, serta tanggal ulangan atau tenggat projek yang sudah keluar. Setelah jadwal dan kebutuhan disepakati, tim EduPoint mencarikan tutor IPS yang sesuai, lalu sesi pertama dimulai. Kalau cara mengajar tutor terasa belum pas, siswa bisa meminta tutor lain.
Panjang sesi bisa disesuaikan dengan kebutuhan minggu itu. Sesi 60 menit cukup untuk mengulas satu subbab atau berlatih soal menjelang ulangan harian. Sesi 90 menit memberi ruang untuk satu konsep, satu peta atau garis waktu, dan latihan soal. Sesi 120 menit biasanya dipilih menjelang asesmen akhir semester atau saat projek sedang dikerjakan. Jumlah pertemuan IPS per bulan berada di rentang 4 sampai 28 sesi, dan tiap sesinya boleh dijadwalkan dalam rentang jam 06.00 sampai 23.00 sesuai jadwal sekolah serta ekstrakurikuler siswa.
Sesi berjalan lebih efektif kalau siswa membawa buku paket, catatan kelas, dan hasil ulangan terakhir. Dari lembar ulangan itu tutor bisa melihat jenis kesalahannya: istilah yang tertukar, urutan peristiwa yang terbalik, atau jawaban uraian yang belum memakai data dari soal. Di antara sesi, aplikasi learner EduPoint menyimpan materi, rekaman, dan rapor, sehingga siswa bisa mengulang bahasan IPS dengan ritmenya sendiri.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Panduan langkah demi langkah memahami IPS Fase D Kurikulum Merdeka lewat satu tema yang menyatukan geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi.
Panduan langkah demi langkah memahami Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi lewat pemahaman sebab-akibat, peta konsep, dan latihan aktif yang bertahan lama di ingatan.
Les mapel lain untuk siswa SMP, dan les IPS untuk jenjang berbeda.
Ceritakan kelas, sekolah, dan bab IPS yang tengah dibahas di sekolah. Tim EduPoint lalu mencarikan tutor yang cocok, kemudian jadwal sesi pertama disepakati.