Dari IPS Terpadu di SD dan SMP sampai peminatan Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi di SMA serta persiapan UTBK Soshum. Tutor mengajak siswa memahami, bukan menghafal. Pilih tutor datang ke rumah atau belajar lewat peta dan lini masa digital secara online, biaya per sesi mulai Rp 75.000.





Les IPS adalah bimbingan belajar privat satu guru satu siswa untuk Ilmu Pengetahuan Sosial yang mencakup empat pilar: Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi. Tutor menyesuaikan materi dengan jenjang dan kurikulum sekolah siswa (SD, SMP, SMA, hingga UTBK Soshum), dengan fokus membangun pemahaman dan kemampuan menganalisis, sehingga siswa mampu mengaitkan konsep dengan kehidupan nyata, dengan memahami makna di balik nama, tahun, dan istilah.
Mau peta dibentangkan di meja rumah atau lini masa sejarah dibahas lewat layar, semua format menyesuaikan ritme keluarga Anda.
Tutor datang ke rumah, belajar lebih fokus dan personal.
Belajar via Zoom dengan papan tulis digital dan peta interaktif, di mana saja.
Belajar bersama 2-3 teman, biaya lebih ringan.
Materi dan pendekatan kami sesuaikan dengan usia dan tingkat sekolah anak.
Mengenalkan anak pada lingkungan sekitar, kenampakan alam, kegiatan ekonomi keluarga, dan sejarah lokal lewat cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi mulai dipelajari secara terpadu. Siswa diajak menghubungkan ruang, waktu, kegiatan ekonomi, dan dinamika masyarakat.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
IPS berkembang menjadi empat mata pelajaran mandiri: Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi. Tutor membantu siswa menguasai konsep mendalam sekaligus siap UTBK.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Latihan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi) dan Tes Literasi, hingga mata kuliah pengantar untuk mahasiswa ilmu sosial dan ekonomi tingkat awal.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Materi les disesuaikan dengan kurikulum sekolah siswa, bukan kurikulum seragam.
Tutor akan menyelaraskan materi dengan buku dan jadwal ulangan sekolah.
Kurikulum nasional terbaru dengan pendekatan literasi sosial dan proyek (P5).
Masih dipakai sebagian sekolah, dengan kompetensi dasar per bab IPS.
Humanities dan social science dalam Bahasa Inggris untuk sekolah internasional.
Fokus latihan soal untuk ujian sekolah, UTBK Soshum, dan seleksi masuk.
Dari anak yang menyerah pada hafalan tanggal sampai calon mahasiswa Soshum, tutor menyesuaikan cara mengajar dengan kebutuhan tiap siswa.
Siswa yang menganggap IPS membosankan karena terlalu banyak nama, tahun, dan istilah.
Rekomendasi:
Mendalami Geografi, Sejarah, Ekonomi, atau Sosiologi sebagai jurusan pilihan.
Rekomendasi:
Menghadapi UTBK dengan target masuk jurusan soshum di PTN favorit.
Rekomendasi:
Butuh Humanities atau Social Science dalam Bahasa Inggris untuk Cambridge atau IB.
Rekomendasi:
Kami petakan setiap disiplin, mana yang sudah kuat dan mana yang perlu diperkuat, lengkap dengan nilai akhirnya.
Lihat penguasaan anak di Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi secara terpisah.
Tutor menandai konsep yang belum tuntas agar tidak menumpuk jelang ujian.
Soal analisis dan studi kasus terarah untuk disiplin yang perlu diperkuat.
Ringkasan progress dikirim berkala via WhatsApp.
Contoh Laporan Progress
Kelas 12 SMA IPS โข Mei 2026
Progress Keseluruhan
13 dari 20
Kuasai kronologi Sejarah Indonesia modern sebelum UTBK
1 Jun 2026
Pembacaan peta dan SIG sudah kuat
Konsep makro paham, kurva permintaan perlu latihan
Analisis perubahan sosial sudah tajam
Kronologi peristiwa nasional masih sering tertukar
IPS sering dikira sekadar hafalan, padahal banyak salah paham yang justru bikin materinya terasa membingungkan. Ini lima di antaranya.
Kenapa terjadi
Siswa memakai kedua istilah secara bergantian.
Cara kami mengatasinya
Cuaca adalah kondisi atmosfer jangka pendek di satu tempat; iklim adalah pola rata-rata jangka panjang selama puluhan tahun.
Kenapa terjadi
Siswa mengira peta menggambarkan ukuran secara akurat.
Cara kami mengatasinya
Proyeksi peta mendistorsi ukuran. Greenland tampak sebesar Afrika di banyak peta, padahal jauh lebih kecil.
Kenapa terjadi
Siswa bingung mana yang horizontal dan vertikal.
Cara kami mengatasinya
Garis lintang mendatar mengukur utara-selatan; garis bujur tegak mengukur timur-barat.
Kenapa terjadi
Siswa menganggap sejarah sekadar hafalan.
Cara kami mengatasinya
Sejarah adalah memahami sebab dan akibat serta konteks suatu peristiwa, dengan tanggal sebagai penanda yang mengikuti pemahaman.
Kenapa terjadi
Siswa mengira alam selalu menyediakan tanpa batas.
Cara kami mengatasinya
Sumber daya alam terbagi terbarukan dan tak terbarukan. Yang tak terbarukan seperti minyak dan batu bara bisa habis.
Menghubungkan materi ke peristiwa nyata membuat IPS jauh lebih mudah diingat dan dipahami.
Empat pilar Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi kami rangkai jadi satu cara berpikir utuh, dengan progress yang terpantau per disiplin.
Tutor mengajak siswa memahami sebab-akibat agar fakta menempel secara alami.
Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi dihubungkan jadi satu cara pandang utuh.
Mahasiswa dan alumni terbaik dari UI, UGM, UPI, UNAIR, dan kampus ternama lainnya.
Kami menandai disiplin yang masih lemah agar fokus belajar lebih terarah.
Orang tua mengikuti perkembangan pemahaman IPS anak lewat laporan berkala.
Ganti tutor tanpa biaya bila belum cocok di dua pertemuan pertama.
Tutor kami adalah mahasiswa dan alumni terbaik dari kampus ternama Indonesia.

Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Medan
Sejarah sebagai alur ceritaโDwi menyajikan sejarah sebagai rangkaian peristiwa yang saling berkaitan, supaya siswa menangkap alurnya dan mengerti mengapa setiap kejadian bisa muncul.โ

Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Malang
Menghubungkan sebab dan akibatโFaza melatih siswa melihat kaitan sebab-akibat antar peristiwa, sehingga materi sejarah yang banyak itu tersusun rapi di kepala dan lebih mudah diingat.โ

Sosiologi, Universitas Airlangga
Sosiologi dari gejala sekitarโSasa mengaitkan teori sosiologi dengan gejala yang siswa temui sehari-hari di masyarakat, sehingga konsep yang terdengar rumit terasa familiar.โ

Pendidikan Geografi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Membaca peta dan fenomena alamโAji membimbing siswa membaca peta dan memahami fenomena alam, dari iklim sampai bentang lahan, lewat gambar dan contoh yang mudah dibayangkan.โ

Pendidikan Geografi, Universitas Pendidikan Indonesia
Geografi yang visualโJeya banyak memakai peta, diagram, dan foto saat mengajar, karena baginya materi spasial paling cepat ditangkap siswa lewat visual.โ

Pendidikan IPS, UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Merangkai sejarah, geografi, ekonomiโNisa terbiasa merangkai sejarah, geografi, sosiologi, dan ekonomi menjadi satu gambaran utuh, persis seperti yang dituntut soal IPS dewasa ini.โ
Dari yang dulu menganggap geografi dan sejarah membosankan, kini banyak yang bertanya sendiri soal peta, peristiwa, dan kabar ekonomi.
Anak saya kelas 5 SD selalu bilang IPS membosankan. Tutornya mengajar lewat cerita tentang lingkungan sekitar, sekarang dia malah suka bertanya soal peta dan budaya daerah.
Ibu Qonita N.
Orang tua siswa SD โข Jakarta
IPS Terpadu kelas 8 banyak materinya. Tutor membantu anak saya menghubungkan geografi, sejarah, dan ekonomi jadi satu alur yang masuk akal. Nilainya naik dan dia lebih percaya diri.
Ibu Dwi F.
Orang tua siswa SMP โข Bandung
Anak saya peminatan IPS dan butuh genjot Soshum untuk UTBK. Tutor EduPoint kasih strategi soal HOTS dan try out rutin. Skornya naik dan akhirnya keterima di PTN.
Pak Aknu H.
Orang tua siswa SMA โข Surabaya
Laporan progress per disiplin sangat membantu. Saya jadi tahu anak saya kuat di Sosiologi tapi lemah di Sejarah, jadi fokus belajarnya lebih terarah.
Ibu Kurnia R.
Orang tua siswa SMA โข Depok
Aku ambil les online buat Ekonomi dan Geografi. Bisa rekam sesi jadi gampang ngulang materi kurva permintaan dan SIG. Tutornya sabar dan nggak bikin tegang.
Dara Z.
Siswa SMA Kelas 12 โข Tangerang
Les kelompok kecil bareng teman ternyata seru buat IPS. Diskusinya hidup dan biaya lebih ringan. Anak saya jadi semangat belajar sejarah dan sosiologi.
Ibu Lia N.
Orang tua siswa SMP โข Semarang
Sebagai orang tua yang sibuk kerja, saya tenang karena tutor datang ke rumah dan ada laporan rutin. Nilai IPS anak naik dari 70 ke 88.
Pak Dava D.
Orang tua siswa SMA โข Bekasi
Aku dulu pikir IPS cuma hafalan, tapi kak tutornya jelasin pakai contoh kejadian nyata dan berita. Sekarang aku malah paham kenapa peristiwanya bisa terjadi.
Nabilla A.
Siswa SMP Kelas 9 โข Yogyakarta
Harga transparan tanpa biaya tersembunyi. Pilih paket sesuai kebutuhan.
Mulai dari
Rp 61.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Bayar fleksibel โ QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Harga dapat menyesuaikan jenjang, lokasi, dan format les. Hubungi kami untuk penawaran pasti.
Les IPS online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les IPS tatap muka, tutor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Perubahan nyata yang terukur dari siswa yang konsisten belajar.
Sebelum
510
Sesudah
700
Diterima di
Diterima PTN
โStrategi soal HOTS dan try out rutin bikin aku terbiasa dengan tipe soal Soshum.โ
Tutor:
Sebelum
66
Sesudah
89
โIPS Terpadu yang dulu bikin pusing sekarang jadi paham karena diajarkan lewat cerita.โ
Tutor:
Sebelum
72
Sesudah
93
โBelajar IPS jadi menyenangkan, aku suka membaca peta dan cerita sejarah daerah.โ
Tutor:
Mulai dari biaya, cakupan Geografi sampai Sosiologi, hingga persiapan UTBK Soshum, kami rangkum jawabannya di sini.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Ceritakan jenjang dan kebutuhan anak lewat konsultasi gratis, kami carikan tutor IPS yang paling pas dengannya.