Di sekolah, fisika SMP masuk ke pelajaran IPA terpadu, berbagi jam dengan biologi dan kimia. Les fisika SMP di EduPoint memberi bagian fisika itu waktu sendiri: siswa menebak apa yang akan terjadi pada botol, plastisin, atau rangkaian lampu, mencobanya, lalu baru menghitung. Tutor datang ke rumah atau mengajar online, satu guru untuk satu siswa.

Les fisika SMP adalah pendampingan privat untuk bagian fisika dari mapel IPA kelas 7 sampai 9, yang di Kurikulum Merdeka Fase D diajarkan terpadu dengan biologi dan kimia. Tutor membahas pengukuran, gerak dan tekanan, kalor, usaha dan energi, gelombang, serta listrik dan magnet, dengan biaya mulai Rp61.000 per jam.
Tarif tatap muka dan online sama untuk durasi yang sama. Perbedaan angka di kartu berikut hanya karena durasi atau jumlah peserta per sesi.
Tutor datang ke tempat belajar siswa, sehingga percobaan dengan barang rumah bisa langsung dikerjakan berdua.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Sesi berlangsung lewat Zoom atau Google Meet, dan rangkaian maupun diagram gaya digambar langsung di whiteboard digital. Cocok untuk siswa di kota mana pun atau di luar negeri.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 60 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Dua siswa SMP dengan kelas dan topik yang sama belajar bersama satu tutor. Tarif dihitung per orang.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Tarif online dan tatap muka sama — selisih angka antar kartu hanya karena durasi sesinya.
Pembagian di bawah mengikuti contoh Alur Tujuan Pembelajaran IPA Fase D dari Kemendikdasmen. Sekolah boleh menyusun urutannya sendiri, jadi tutor fisika SMP mencocokkannya dulu dengan buku dan kisi-kisi yang dipegang siswa.
Kelas 7 adalah perkenalan pertama siswa dengan hitungan fisika. Satuan SI, alat ukur, dan massa jenis dipakai lagi di semua topik sesudahnya, sehingga les fisika kelas 7 memberi porsi latihan konversi yang cukup sebelum masuk ke tekanan.
Fokus Belajar:
Di kelas 8 hitungan mulai bersambung: usaha dihubungkan dengan energi kinetik dan potensial, lalu getaran berlanjut ke gelombang dan cahaya. Les fisika kelas 8 menjaga agar siswa tahu rumus mana yang dipakai untuk peristiwa apa.
Fokus Belajar:
Kelas 9 menutup Fase D dengan kemagnetan dan kelistrikan, materi yang juga menjadi dasar fisika SMA. Les fisika kelas 9 melatih siswa membaca rangkaian, menelusuri arus per cabang, dan mengenali sumber energi listrik ramah lingkungan.
Fokus Belajar:
Capaian Pembelajaran IPA Fase D memuat 14 butir materi esensial. Enam di antaranya bermuatan fisika, dan keenamnya yang dibahas tutor les privat fisika SMP.
Di tiap topik, dari pengukuran sampai kelistrikan, siswa juga berlatih cara kerja ilmuwan: mengamati gejala, mengajukan pertanyaan dan dugaan, merancang percobaan, mengolah data, menilai hasilnya, lalu menyampaikannya.
Pintu masuk fisika SMP. Siswa belajar mengukur dengan benar dan menuliskan hasilnya dalam satuan yang tepat.
Topik terpadat di fisika SMP, dengan konteks seperti kapal selam, balon udara, dan dongkrak hidrolik.
Menghubungkan gaya yang bekerja dengan energi yang berpindah, bekal penting untuk mekanika di SMA.
Membedakan suhu dan kalor, lalu melihat bagaimana kalor berpindah dan mengubah ukuran benda.
Dari bandul dan tali yang digetarkan sampai lensa dan cermin pada alat optik.
Rangkaian listrik dan magnet, termasuk cara listrik dihasilkan dari sumber yang ramah lingkungan.
Siswa kelas 7 yang baru berkenalan dengan satuan butuh pendampingan yang lain dari siswa kelas 9 yang sedang menelusuri rangkaian listrik. Berikut pembelajar yang paling sering memakai les fisika SMP.
Cocok bagi siswa yang mulai kewalahan dengan satuan, alat ukur, dan rumus tekanan di semester awal SMP.
Rekomendasi:
Untuk siswa yang ingin mengulang energi, gelombang, atau rangkaian listrik sebelum penilaian akhir semester di sekolahnya.
Rekomendasi:
Di OSN jenjang SMP, fisika masuk ke bidang IPA, dengan tahapan sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Les fisika SMP bisa diarahkan untuk memperdalam bagian fisikanya.
Rekomendasi:
Siswa Cambridge Lower Secondary mempelajari strand Physics di mata pelajaran Science, dan siswa IB MYP pun bisa didampingi untuk bagian fisikanya. Tutor menyesuaikan istilah dan bahasa pengantar, Bahasa Indonesia atau bilingual.
Rekomendasi:
Paket B juga berada di Fase D, jadi materinya sama. Pembelajar dari jalur ini, termasuk pembelajar dewasa, bisa belajar fisika dengan jadwal yang menyesuaikan pekerjaan atau kegiatannya.
Rekomendasi:
Peneliti pendidikan fisika di Indonesia sudah mengukur konsep mana yang paling sering tertukar di kepala siswa SMP. Tutor les fisika SMP memakai temuan ini sebagai daftar periksa di sesi-sesi awal.
Kenapa terjadi
Dalam studi four-tier test pada siswa kelas VIII sebuah SMP negeri di Bangkalan (2022), rata-rata miskonsepsi materi tekanan 27%, dan subkonsep tekanan gas yang tertinggi dengan 38%. Tekanan gas tidak terlihat dan sulit dirasakan langsung, berbeda dengan tekanan plastisin yang bisa ditekan jari.
Cara kami mengatasinya
Siswa diminta menebak dulu apa yang terjadi pada botol plastik tertutup atau balon sebelum mencobanya. Setelah hasilnya terlihat, tutor menuliskan hubungan gaya, luas, dan tekanan, lalu soal hitungan dikerjakan.
Kenapa terjadi
Pada studi siswa kelas IX di tiga sekolah (Bangkalan dan Bojonegoro), 34,5% jawaban tergolong miskonsepsi rangkaian listrik searah dan hanya 22,6% yang paham konsep. Arus, tegangan, dan hambatan tidak kasatmata, jadi siswa mudah bekerja dengan angka tanpa gambaran rangkaiannya.
Cara kami mengatasinya
Rangkaian digambar ulang bersama, arus ditelusuri cabang demi cabang, dan siswa menjelaskan dengan kalimatnya sendiri lampu mana yang menyala lebih terang sebelum menghitung.
Kenapa terjadi
Sebuah studi pustaka tentang siswa SMP (2023) merangkum miskonsepsi rata-rata 69% pada materi suhu dan 63,79% pada materi kalor. Dalam percakapan sehari-hari kata "panas" dipakai untuk keduanya.
Cara kami mengatasinya
Tutor memisahkan keduanya dengan contoh dapur: es di dalam gelas menyerap kalor sementara suhunya bertahan sampai es habis mencair. Dari situ siswa membaca grafik suhu terhadap waktu dengan lebih tenang.
Kenapa terjadi
Pengukuran dan satuan SI adalah materi awal kelas 7, lalu dipakai lagi di soal kecepatan, tekanan, massa jenis, dan energi. Satu langkah konversi yang keliru membuat seluruh jawaban meleset walau rumusnya benar.
Cara kami mengatasinya
Konversi dilatih dengan tangga satuan dan pengukuran nyata, misalnya menghitung massa jenis batu kecil memakai gelas ukur. Di setiap soal hitungan berikutnya, tutor meminta siswa menuliskan satuan di tiap baris.
Angka di atas berasal dari studi dengan sampel tertentu, sehingga dipakai sebagai petunjuk arah. Pemahaman tiap siswa tetap dipetakan langsung oleh tutornya.
Beberapa kebiasaan yang membuat sesi fisika berjalan terarah dari minggu ke minggu.
Siswa menebak hasil percobaan lebih dulu. Tebakan yang meleset justru menunjukkan konsep mana yang perlu dibenahi.
Tutor mengecek topik yang sudah dan belum dikuasai, lalu menyusun urutan belajar mengikuti jadwal sekolah.
Di antara sesi, siswa bisa membuka materi, rekaman, dan rapor belajar di aplikasi learner EduPoint.
Pembelajar yang merasa penjelasan tutornya sulit diikuti, misalnya saat membahas gaya atau rangkaian listrik, boleh meminta tutor pengganti tanpa biaya, berapa kali pun diperlukan.
Sesi bisa dijadwalkan pagi, sepulang sekolah, atau malam hari. Perubahan jadwal cukup dikabarkan lewat WhatsApp.
Berikut enam tutor yang mengajar fisika kelas 7 sampai 9. Asal kampus dan program studi pada kartu diambil dari riwayat pendidikan masing-masing tutor, dan pasangan tutor untuk tiap siswa ditentukan dari kelas, buku paket sekolah, serta bab fisika yang sedang berjalan.

Pendidikan Fisika, Universitas Kristen Satya Wacana
Membaca skala alat ukur di bab besaran“Bab pertama IPA kelas 7 dimulai dari mengukur, dan di situ banyak siswa tersandung saat membaca skala jangka sorong atau stopwatch. Agi menempuh Pendidikan Fisika di Universitas Kristen Satya Wacana dan suka mengajak siswa mengukur benda di sekitar meja sebelum membuka soal.”

Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Semarang
Suhu, kalor, dan perubahan wujud dari dapur“Es batu yang mencair di gelas, air yang mendidih di panci: Desy sering memakai pemandangan sederhana ini ketika siswa mulai mempelajari kalor dan perubahan wujud. Latar Pendidikan Fisika dari Universitas Negeri Semarang membuatnya terbiasa merancang langkah belajar yang runtut.”

Fisika, Universitas Hasanuddin
Gerak lurus lewat grafik jarak dan waktu“Grafik jarak terhadap waktu mencatat seberapa cepat sebuah benda berpindah, dan cara membacanya paling mudah ditangkap dari gerak yang dialami sendiri. Raihan, lulusan Fisika Universitas Hasanuddin, menemani siswa berjalan pelan lalu cepat, menggambar grafiknya, kemudian membacanya bersama.”

Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia
Tekanan dan benda terapung, diawali tebakan“Kapal besi yang terapung selalu mengundang pertanyaan. Di bab tekanan dan hukum Archimedes, Jelita meminta siswa menebak benda mana yang tenggelam sebelum mencobanya di baskom, kebiasaan yang ia bawa dari jurusan Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia.”

Magister Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Jakarta
Rangkaian listrik seri dan paralel di kelas 9“Untuk bab listrik kelas 9, Tini menggambar ulang rangkaian seri dan paralel bersama siswa sampai arah arusnya terlihat jelas. Ia menempuh Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Jakarta hingga jenjang magister.”

Fisika, Universitas Sebelas Maret
Getaran, gelombang, dan bunyi yang bisa didengar“Kenapa suara terdengar lebih tinggi saat senar dikencangkan? Choirul, yang belajar Fisika di Universitas Sebelas Maret, membawa pertanyaan seperti ini ke sesi getaran dan gelombang, lalu mengaitkannya dengan frekuensi dan panjang gelombang di buku siswa.”
Tarif terendah les fisika SMP adalah Rp61.000 per jam, didapat dari paket 28 sesi sebulan dengan durasi sesi terpanjang.
Mulai dari
Rp 61.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Daftar & Hitung HargaBayar fleksibel — QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Dengan paket 28 sesi sebulan, sesi fisika satu jam Rp78.000 dan sesi satu setengah jam Rp97.000; bila jumlah sesi per bulan lebih sedikit, tagihan per sesi sedikit lebih tinggi. Paket bisa diambil dari 4 sampai 28 sesi per bulan. Biaya registrasi dan total akhir tampil di formulir pendaftaran.
Sembilan pertanyaan seputar IPA terpadu, tarif, TKA, OSN, dan jadwal les fisika SMP, masing-masing dijawab ringkas.
Kurikulum Merdeka mengajarkan IPA Fase D secara terpadu, sehingga materi fisika kelas 7 sampai 9 bercampur dalam satu mapel dengan biologi dan kimia. Akibatnya siswa jarang melihat fisika sebagai satu alur utuh, padahal topiknya saling menopang dari tahun ke tahun.
Pada contoh Alur Tujuan Pembelajaran dari Kemendikdasmen, kelas 7 dibuka dengan pengukuran: besaran pokok dan turunan, satuan SI, konversi, serta massa jenis. Bekal itu langsung dipakai di topik gerak, gaya, dan tekanan, lalu di kalor dan pemuaian. Siswa yang masih ragu mengubah gram ke kilogram atau sentimeter kubik ke meter kubik biasanya ikut tersendat saat menghitung tekanan zat cair atau gaya apung.
Kelas 8 menyambung gaya dengan usaha dan energi, kemudian berpindah ke getaran, gelombang, cahaya, dan alat optik. Di tahap ini rumus mulai berantai, karena energi kinetik dan energi potensial dihitung dari besaran yang sudah dikenal sejak kelas 7.
Kelas 9 menutup Fase D dengan kemagnetan dan kelistrikan, dari listrik statis dan listrik dinamis sampai induksi elektromagnetik dan sumber energi listrik ramah lingkungan. Materi ini pula yang menjadi pijakan fisika di kelas X.
Tiap sekolah boleh menyusun urutannya sendiri, jadi peta di atas dipakai sebagai gambaran besar. Pegangan praktisnya untuk siswa: celah di topik awal sebaiknya ditambal lebih dulu, sebab topik berikutnya dibangun di atasnya. Di les fisika SMP, tutor mencocokkan peta ini dengan buku dan jadwal sekolah siswa sebelum menentukan urutan sesi.
Latihan fisika di rumah paling berguna bila mengikuti urutan kerja seorang peneliti. Menurut panduan IPA untuk Fase D, urutan itu terdiri dari enam langkah: melihat gejala dengan teliti, menyusun pertanyaan dan dugaan, merancang penyelidikan, mengolah data, menilai hasil, dan menyampaikannya kepada orang lain. Keenamnya bisa dilatih dengan barang yang ada di rumah.
Ambil contoh tekanan. Sebelum membaca rumus, siswa menekan plastisin dengan ujung pensil lalu dengan sisi tumpulnya, kemudian menuliskan tebakannya: bekas mana yang lebih dalam, dan mengapa. Setelah dicoba, tebakan dibandingkan dengan hasilnya. Sesudah itu barulah rumus tekanan dipakai untuk menghitung, sehingga angka di soal punya gambaran nyata.
Untuk kalor, dua gelas berisi air panas dan air dingin cukup untuk mengamati bagaimana suhu keduanya saling mendekat. Untuk listrik kelas 9, baterai, kabel, dan lampu kecil bisa dirangkai seri lalu paralel, kemudian nyala lampunya dibandingkan.
Kebiasaan kedua adalah buku catatan satuan. Setiap kali bertemu besaran baru, siswa menuliskan satuan SI-nya, alat ukurnya, dan satu contoh konversi. Catatan ini terpakai terus sampai kelas 9.
Kebiasaan ketiga adalah latihan sedikit yang rutin. Dua atau tiga soal hitungan sehari, dengan langkah ditulis lengkap, memudahkan siswa melihat di langkah mana ia biasanya keliru. Kesalahan yang berulang di langkah yang sama menjadi bahan diskusi yang baik untuk sesi les fisika berikutnya.
Nilai fisika SMP tercatat lewat penilaian mapel IPA di sekolah. Kurikulum Merdeka memakai asesmen formatif yang berlangsung sepanjang pembelajaran, misalnya saat percobaan di kelas, dan asesmen sumatif di akhir lingkup materi. Contoh soal sumatif dalam panduan resmi IPA berbentuk pernyataan benar atau salah, analisis data percobaan, dan studi kasus yang meminta siswa menghitung kecepatan, percepatan, resultan gaya, atau tekanan.
Bentuk soal itu memberi petunjuk cara menyiapkannya. Soal analisis data menuntut siswa membaca tabel hasil pengukuran dan menarik kesimpulan, jadi latihan membaca tabel dan grafik sama pentingnya dengan mengingat rumus. Soal studi kasus menuntut siswa memilih rumus yang cocok untuk peristiwa yang diceritakan, sehingga langkah pertamanya selalu sama: tandai besaran yang diketahui dan besaran yang ditanya.
Lalu bagaimana dengan TKA? Tes Kemampuan Akademik SMP 2026 diikuti siswa kelas 9 pada 6 sampai 16 April 2026, dengan mata uji Bahasa Indonesia dan Matematika. IPA, termasuk fisika, tidak diujikan. Meski begitu, keterampilan hitung di fisika seperti mengolah satuan, perbandingan, dan persamaan sederhana beririsan dengan matematika.
Asesmen Nasional mengukur literasi dan numerasi, juga tanpa menguji IPA sebagai mapel. Karena itu persiapan fisika paling tepat diarahkan ke jadwal penilaian sekolah: kisi-kisi dari guru, bab yang sedang berjalan, dan laporan percobaan yang harus dikumpulkan. Ketentuan ujian tahun berikutnya selalu mengikuti pengumuman resmi Kemendikdasmen.
Les privat fisika SMP paling terasa manfaatnya saat sesi difokuskan pada titik yang benar-benar macet. Penelitian pendidikan fisika di Indonesia memberi petunjuk tentang titik itu. Pada siswa kelas IX di tiga sekolah, lebih dari sepertiga jawaban tentang rangkaian listrik searah tergolong miskonsepsi. Sebuah studi pustaka tentang siswa SMP juga mencatat miskonsepsi yang tinggi pada materi suhu dan kalor, termasuk keseimbangan termal.
Di sesi awal, tutor memetakan topik yang sudah dan belum dikuasai. Siswa dianjurkan membawa buku paket, catatan kelas, kisi-kisi, dan lembar ulangan yang hasilnya belum memuaskan. Dari bahan itu tutor melihat polanya: kesulitan ada di konsep, di konversi satuan, atau di membaca soal cerita.
Setelah polanya terlihat, isi sesi diatur menurut kebutuhan. Siswa yang sering tertukar antara suhu dan kalor diberi percobaan kecil sebelum rumus. Siswa yang konsepnya sudah tepat tetapi sering salah hitung diberi latihan langkah demi langkah.
Pengaturan praktisnya ikut menyesuaikan. Panjang satu pertemuan fisika bisa diatur 60, 90, atau 120 menit, sementara frekuensinya berkisar 4 sampai 28 sesi dalam sebulan. Sesi fisika dapat ditempatkan antara pukul 06.00 dan 23.00, baik tatap muka di rumah maupun online melalui Zoom atau Google Meet yang rekamannya bisa diputar ulang. Di antara sesi, materi dan rapor belajar dapat dibuka di aplikasi learner EduPoint. Jika gaya seorang tutor menjelaskan hukum Newton atau rangkaian listrik tidak klop dengan cara belajar siswa, tutor dapat diganti tanpa tambahan biaya.
Kebutuhan belajar fisika di jenjang SMP beragam, dan les privat bisa diatur mengikuti masing-masing.
Siswa yang tertarik olimpiade perlu tahu bahwa fisika di OSN jenjang SMP tergabung dalam bidang IPA, bersama biologi dan kimia. Tahapannya berjenjang dari tingkat sekolah, kabupaten atau kota, provinsi, sampai nasional, dan untuk 2026 pelaksanaannya diubah menjadi daring. Tutor fisika dapat memperdalam bagian fisikanya dengan soal yang lebih panjang dan menuntut penalaran, sementara biologi dan kimia bisa dilengkapi lewat les IPA atau mapel terkait.
Siswa sekolah yang memakai Cambridge Lower Secondary mempelajari Science dengan cabang Physics, Chemistry, dan Biology, dan sebagian bersiap untuk Cambridge Checkpoint. Bahasa pengantar sesi bisa Bahasa Indonesia atau bilingual Indonesia dan Inggris, sehingga istilah seperti density, resultant force, atau series circuit tetap dikenali dalam bahasa ujiannya. Program SMP EduPoint juga melayani Kurikulum Nasional Plus dan IB MYP.
Pembelajar Program Paket B berada di Fase D yang sama dengan siswa SMP reguler, dan sebagian di antaranya sudah dewasa. Les privat memberi ruang untuk menyusun jadwal di sela pekerjaan atau kegiatan lain, dengan materi yang tetap mengikuti capaian pembelajaran IPA.
Siapa pun yang mendaftarkan, entah siswa sendiri, orang tua, atau wali, alurnya sama: konsultasi, sampaikan jadwal dan kebutuhan, tim EduPoint mencarikan tutor fisika yang cocok, lalu sesi pertama dimulai.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Fisika menjadi mudah ketika gambaran fisik dipahami lebih dulu, lalu rumus muncul sebagai bahasa singkat dari gambaran itu.
Satu rumus yang benar-benar dipahami sanggup menggantikan puluhan rumus yang dihafal terpisah.
Tujuh langkah berurutan yang mengubah soal hitungan yang tampak menakutkan menjadi pekerjaan bertahap, mulai dari membaca soal sampai memeriksa kewajaran angka jawaban.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Tuliskan kelas, kurikulum sekolah, dan bab fisika yang sedang berjalan di formulir. Dari situ tim EduPoint mencarikan pengajar fisika yang sesuai, lalu jadwal sesi pertama disepakati.