Bin, Label Warna, dan Selects Reel Sebelum Potongan Pertama
Pekerjaan editing dimulai saat file masuk ke komputer. Pembelajar membuat satu folder induk untuk setiap proyek, lalu subfolder untuk gambar, suara, musik, grafis, dan hasil ekspor. Nama file ditulis supaya bisa dibaca tanpa diputar, misalnya tanggal rekaman, nama adegan, dan nomor urut. Di dalam software, klip dikelompokkan ke bin menurut jenisnya: wawancara, suasana, detail tangan, atau rekaman layar. Kebiasaan ini terasa lambat di proyek pertama, dan baru terasa manfaatnya ketika satu video pendek ternyata berasal dari dua ratus klip.
Sesudah tertata, semua rekaman ditonton sekali penuh. Bagian yang layak pakai ditandai dengan label warna atau marker, kode waktu momen penting dicatat, dan klip yang goyang parah, buram, atau salah fokus disingkirkan ke bin terpisah. Klip unggulan kemudian dikumpulkan dalam satu barisan bernama selects reel. Untuk wawancara, yang masuk adalah kalimat narasumber yang paling jernih dan bertenaga. Untuk rekaman suasana, yang masuk adalah pengambilan yang stabil dengan komposisi enak.
Kesulitan pemula di tahap ini biasanya rasa sayang membuang klip. Jalan keluarnya sederhana: take yang hampir bagus disimpan di bin cadangan, sehingga keputusan memilih tidak terasa permanen. Latihannya bisa diulang dengan rekaman ponsel satu hari jalan-jalan: tonton semuanya, pilih paling banyak sepuluh klip, dan tulis satu alasan untuk tiap pilihan.
Selects reel memisahkan pekerjaan memilih dari pekerjaan menyusun, sehingga timeline hanya berisi bahan yang sudah teruji.