280+ tutor editor profesional dari agensi, rumah produksi, dan content creator siap membimbingmu. Belajar CapCut, Adobe Premiere Pro, dan DaVinci Resolve dengan project nyata. Setiap sesi berujung satu video jadi yang langsung bisa diunggah; pilih tatap muka di kota kamu atau online lewat Zoom dengan layar editing yang dibimbing langsung.





adalah program bimbingan privat untuk menguasai keterampilan menyunting video: dari memotong klip, transisi, color grading, hingga motion graphics. Program EduPoint mencakup software dari yang paling ramah pemula (CapCut) hingga standar industri (Adobe Premiere Pro, DaVinci Resolve). Pembelajaran berbasis project nyata, sehingga setiap siswa pulang membawa hasil yang bisa langsung dimasukkan ke portfolio atau diunggah ke channel sendiri.
Tutor datang ke rumah atau lokasi pilihan dengan laptop kerja
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 120 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Via Zoom dengan screen sharing + rekaman sesi
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Tarif online dan tatap muka sama โ selisih angka antar kartu hanya karena durasi sesinya.
Dari belum pernah edit hingga editor siap kerja
Mulai dari nol dengan CapCut: potong klip, tambah teks, musik, dan transisi untuk konten TikTok/Reels
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Naik ke standar industri: Premiere Pro untuk editing terstruktur, multi-track, dan workflow profesional
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pendalaman color grading sinematik, motion graphics, dan VFX dasar untuk hasil setara rumah produksi
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Kurikulum modular: pilih fokus 1 software atau jalur lengkap
Software paling ramah pemula, gratis, populer untuk konten media sosial
Standar industri editing video di Indonesia dan dunia
Tool color grading kelas Hollywood dengan versi gratis profesional
Audio yang bersih membuat video terasa profesional
Animasi teks dan grafis untuk video yang lebih hidup
Teknik bukan segalanya, ceritalah yang menentukan.
Video editing adalah salah satu skill digital paling dicari di era konten. EduPoint menyediakan tiga jalur belajar terstruktur, masing-masing dengan project nyata dan target karier yang jelas.
Skill yang Dipelajari:
Project:
Video TikTok/Reels 30 detik
Pencapaian:
Bisa edit konten vertikal sendiri
Skill yang Dipelajari:
Project:
Video TikTok/Reels 30 detik
Pencapaian:
Bisa edit konten vertikal sendiri
Skill yang Dipelajari:
Project:
Seri 3 video bertema konsisten
Pencapaian:
Punya gaya editing yang konsisten
Skill yang Dipelajari:
Project:
Seri 3 video bertema konsisten
Pencapaian:
Punya gaya editing yang konsisten
Skill yang Dipelajari:
Project:
Konten plan 1 bulan + 8 video jadi
Pencapaian:
Siap produksi konten rutin & monetisasi
Skill yang Dipelajari:
Project:
Konten plan 1 bulan + 8 video jadi
Pencapaian:
Siap produksi konten rutin & monetisasi
Hasil Akhir
Estimasi Gaji
3-8 juta rupiah/bulan atau monetisasi channel sendiri
Target Perusahaan
Remaja/dewasa yang ingin membangun channel TikTok, YouTube, atau Instagram dengan konten yang rapi dan menarik
Rekomendasi:
Profesional yang ingin pindah jalur ke industri kreatif sebagai video editor
Rekomendasi:
Siswa SMA/mahasiswa yang ingin punya skill freelance untuk penghasilan tambahan
Rekomendasi:
Pelaku usaha yang ingin bikin konten promosi sendiri tanpa bergantung jasa editor
Rekomendasi:
Tutor editor yang masih aktif di proyek nyata, kurikulum software gratis sampai pro, dan portfolio yang ikut tumbuh tiap sesi
280+ tutor adalah editor yang masih aktif bekerja di agensi, rumah produksi, atau sebagai content creator. Mereka mengajarkan workflow yang dipakai di dunia nyata, bukan teori usang.
Setiap modul menghasilkan output nyata: video TikTok, company profile, showreel. Bukan latihan kosong, tapi karya yang langsung masuk portfolio.
Mulai dari CapCut yang gratis dan ramah pemula, naik ke Adobe Premiere Pro standar industri, hingga DaVinci Resolve untuk color grading kelas Hollywood.
Tiga track terstruktur (Content Creator, Professional Editor, Colorist), masing-masing dengan target karier dan estimasi penghasilan yang transparan.
Di akhir program, siswa punya showreel dan beberapa project beragam genre, sebagai modal nyata untuk melamar kerja atau menarik klien freelance.
Pilih tatap muka di 30 kota atau online via Zoom dengan screen sharing dua arah dan rekaman sesi. Belajar dari editor terbaik tanpa batas geografis.
Editor aktif dari agensi, rumah produksi, dan content creator profesional

Film dan Televisi, Pascasarjana IKJ
Bercerita lewat potongan gambarโBerlatar film dan televisi, Herdi mengajari siswa menyusun potongan gambar menjadi cerita yang mengalir, inti dari sebuah editing.โ

Desain Komunikasi Visual, Universitas Komputer Indonesia
Dasar software editingโChin membimbing siswa menguasai perangkat editing langkah demi langkah, dari memotong klip sampai menambahkan transisi.โ

3D Animasi, UCSI University
Gerak dan timing yang pasโBerlatar animasi, Laurent menekankan rasa gerak dan timing, supaya hasil editan terasa hidup dan enak ditonton.โ

Teknologi Rekayasa Multimedia, Universitas Telkom
Audio dan visual yang menyatuโGray melatih siswa menyelaraskan audio dengan visual, karena suara yang pas membuat video terasa jauh lebih rapi.โ

Multimedia, Universitas Surabaya
Warna dan suasana videoโGary mengenalkan color grading untuk membangun suasana, sentuhan yang membuat sebuah video terasa lebih berkesan.โ

Animasi, Universitas Bina Nusantara
Menambah motion grafisโBerlatar animasi, Ghina mengajari siswa menyelipkan motion grafis sederhana, supaya video terlihat lebih dinamis dan profesional.โ
Dari iseng edit konten HP sampai diterima jadi editor agensi, ini cerita mereka
Biaya belajar untuk skill yang langsung menghasilkan
Mulai dari
Rp 116.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Daftar & Hitung HargaBayar fleksibel โ QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Harga sudah termasuk modul, project brief, dan review portfolio. Software CapCut & DaVinci Resolve gratis; Adobe Premiere Pro butuh langganan terpisah (akan dipandu tutor).
Les video editing online via Zoom dengan screen sharing dua arah tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia dan luar negeri
Les video editing tatap muka tersedia di kota-kota berikut dengan tutor editor terverifikasi
Pencapaian nyata siswa EduPoint
Latar Belakang
Karyawan pabrik, tidak punya latar belakang kreatif
7 bulan les video editing intensif (Professional Editor Track)
โSaya nggak pernah sentuh software editing sebelumnya. Kak Faris bimbing dari klik pertama sampai punya showreel. Career switch yang dulu cuma mimpi, sekarang nyata.โ
Tutor:
Latar Belakang
Ibu rumah tangga yang ingin punya penghasilan dari rumah
5 bulan les video editing (Content Creator Track)
โDari nol sama sekali. Kak Natasya ajarin CapCut sampai saya pede upload rutin. Sekarang channel saya jadi sumber penghasilan dari rumah sambil urus anak.โ
Tutor:
Latar Belakang
Mahasiswa semester 4, ingin penghasilan tambahan
6 bulan les video editing (Professional + Colorist Track)
โSaya mulai dari edit video kating, sekarang punya klien dari luar kota. Belajar color grading bikin tarif saya naik karena hasil lebih premium.โ
Tutor:
Pertanyaan paling umum dari calon editor: belajar CapCut dulu atau langsung Adobe Premiere Pro? Jawabannya tergantung tujuan.
CapCut: mulai di sini jika: - Tujuanmu konten media sosial (TikTok, Reels, Shorts) - Ingin hasil cepat tanpa belajar teknis lama - Belum punya laptop spek tinggi (CapCut bisa di HP) - Budget nol: CapCut gratis
Adobe Premiere Pro: mulai/lanjut ke sini jika: - Tujuanmu jadi editor profesional atau kerja di agensi - Perlu editing video panjang (YouTube, company profile) - Butuh kontrol detail multi-track dan audio - Siap membayar langganan Adobe
Rekomendasi EduPoint: Untuk pemula total, mulai CapCut 1-2 bulan untuk membangun rasa ritme editing dan storytelling. Setelah nyaman, naik ke Premiere Pro. Skill dasar editing (cut, pacing, transisi) yang dipelajari di CapCut langsung terbawa, yang berubah hanya antarmuka dan kedalaman kontrol.
Banyak content creator sukses justru tetap pakai CapCut. Pindah ke Premiere Pro adalah soal kebutuhan, bukan keharusan.
Salah satu hambatan terbesar calon editor: takut laptopnya tidak kuat. Berikut panduan realistis:
Untuk CapCut (mobile/desktop): - HP Android/iPhone keluaran 3 tahun terakhir sudah cukup - Laptop: RAM 8GB, prosesor generasi menengah, sudah aman
Untuk Adobe Premiere Pro: - RAM minimal 16GB (8GB bisa tapi berat) - Prosesor: Intel i5 gen 10+ atau Ryzen 5 setara - GPU dedicated sangat membantu (bukan wajib) - SSD wajib. HDD bikin editing lambat menyiksa.
Untuk DaVinci Resolve: - RAM 16GB minimum, 32GB ideal - GPU dedicated penting untuk color grading - SSD wajib
Tips hemat: - Tidak perlu beli laptop mahal di awal. Mulai dari CapCut dengan perangkat yang ada - Proxy workflow di Premiere Pro memungkinkan edit footage berat di laptop biasa - Laptop bekas spek menengah sering lebih worth daripada laptop baru murah
Tutor EduPoint akan bantu setup workflow yang optimal sesuai perangkat yang kamu miliki, termasuk trik proxy editing untuk laptop terbatas.
Pertanyaan jujur yang pantas dijawab jujur. Timeline realistis berdasarkan pengalaman siswa EduPoint:
Bulan 1-2: Fondasi Menguasai dasar satu software (biasanya CapCut atau Premiere Pro). Bisa edit video sederhana dari awal sampai ekspor. Belum layak dibayar, tapi sudah bisa bikin konten sendiri.
Bulan 3-4: Kompetensi Mengerjakan project dengan tingkat kerumitan menengah: multi-track, audio mixing, transisi terstruktur. Mulai bisa ambil project kecil bertarif (100-300 ribu rupiah/video).
Bulan 5-6: Layak Profesional Punya showreel dan beberapa project beragam genre. Bisa melamar posisi junior editor atau mengambil klien freelance dengan tarif wajar (500 ribu-2 juta rupiah/project).
Bulan 7-12: Spesialisasi Mendalami niche: wedding, korporat, color grading, atau motion graphics. Tarif naik signifikan karena keahlian spesifik.
Faktor yang mempercepat: - Konsistensi praktik (edit minimal 3-4x seminggu) - Mau menerima feedback dan revisi - Aktif membangun portfolio sejak bulan pertama
Faktor yang memperlambat: - Belajar hanya teori tanpa praktik - Tidak pernah menyelesaikan project sampai tuntas - Pindah-pindah software sebelum mahir satu pun
Portfolio adalah segalanya di industri editing. Klien dan perekrut menilai dari karya, bukan ijazah. Cara membangunnya dari nol:
1. Buat showreel (60-90 detik) Kompilasi momen editing terbaikmu. Ini etalase utama. Update tiap ada karya baru yang lebih bagus.
2. Variasikan genre Sertakan minimal: 1 konten media sosial, 1 video bercerita (vlog/dokumenter pendek), 1 video komersial (iklan/company profile). Tunjukkan rentang kemampuan.
3. Spec work itu boleh Belum punya klien? Edit ulang trailer film favorit, bikin iklan fiktif untuk brand yang kamu suka. Latihan ini sah masuk portfolio asalkan jujur labelnya 'spec work'.
4. Edit untuk orang terdekat gratis (di awal) Tawarkan edit video pernikahan teman, konten UMKM tetangga. Tukar tenaga dengan karya nyata + testimoni.
5. Dokumentasikan rapi Unggah ke YouTube/Vimeo dengan thumbnail jelas. Buat satu link portfolio (Google Drive tersaring lewat seleksi atau website sederhana).
6. Sertakan before-after Untuk color grading, tampilkan footage mentah vs hasil. Ini bukti kemampuan paling meyakinkan.
Di Paket Career Pro EduPoint, mentor mendampingi penyusunan showreel dan portfolio dari awal hingga siap dipakai melamar.
Setelah bisa mengedit, pertanyaan berikutnya: berapa harus pasang tarif? Patokan pasar Indonesia 2026:
Konten media sosial pendek (15-60 detik): - Pemula: 50-150 ribu rupiah/video - Menengah: 150-400 ribu rupiah/video - Berpengalaman: 400 ribu-1 juta rupiah/video
Video YouTube panjang (8-15 menit): - Pemula: 150-400 ribu rupiah/video - Menengah: 400 ribu-1 juta rupiah/video - Berpengalaman: 1-3 juta rupiah/video
Company profile / video iklan: - Menengah: 1-3 juta rupiah/project - Berpengalaman: 3-10 juta rupiah/project
Editing wedding: - Highlight 3-5 menit: 1-3 juta rupiah - Dokumentasi penuh: 2-6 juta rupiah
Color grading (add-on): - 300 ribu-2 juta rupiah tergantung durasi & kompleksitas
Tips menentukan tarif: - Hitung waktu kerja realistis ร tarif/jam yang kamu inginkan - Jangan jual murah ekstrem, karena merusak pasar dan persepsi kualitas - Naikkan tarif bertahap seiring portfolio dan testimoni bertambah - Tawarkan paket (bukan per-item) untuk klien retainer
Angka di atas adalah kisaran umum; lokasi, niche, dan reputasi memengaruhi tarif akhir.
Belajar dari kesalahan yang sering muncul akan mempercepat kemajuanmu:
1. Terlalu banyak transisi & efek Editor pemula sering 'pamer' transisi. Padahal cut sederhana yang tepat waktu jauh lebih profesional. Aturan: efek melayani cerita, bukan sebaliknya.
2. Mengabaikan audio Video dengan visual bagus tapi audio berisik terasa amatir. Audio bersih = 50% kualitas video. Selalu bersihkan noise dan atur level.
3. Pacing yang salah Klip ditahan terlalu lama membuat penonton bosan; terlalu cepat membuat pusing. Pelajari ritme: potong saat informasi sudah tersampaikan.
4. Tidak ada hook di 3 detik pertama Untuk konten media sosial, 3 detik pertama menentukan penonton lanjut atau scroll. Mulai dari momen paling menarik.
5. Color grading berlebihan Filter oranye-teal ekstrem sempat tren, tapi sekarang terlihat murahan. Grading yang baik terasa natural dan mendukung mood.
6. File berantakan Project tanpa manajemen file = sangat menyulitkan saat revisi. Biasakan folder rapi: footage, audio, grafis, ekspor. Backup rutin.
Tutor EduPoint memberi feedback langsung di setiap project agar kesalahan ini terdeteksi sejak dini, bukan jadi kebiasaan.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Satu urutan kerja yang tetap untuk menggarap satu proyek, dari menata media mentah, mengunci susunan gambar, menyelaraskan suara dan warna, sampai mengirim file ke platform tujuan.
Peta latihan enam tahap, mulai dari menata footage sampai ekspor final, dengan software gratis dan patokan waktu yang masuk akal untuk pemula.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Video jadi pertama bisa kamu kerjakan minggu ini juga, dibimbing editor yang sehari-hari menggarap konten media sosial sampai company profile