Satu siswa satu mentor praktisi web aktif. Belajar HTML, CSS, JavaScript, React, hingga backend lewat proyek nyata sampai punya portofolio yang bisa dibanggakan. Setiap modul menghasilkan website yang benar-benar jalan, ditemani mentor secara privat tatap muka maupun online.





Les web development adalah bimbingan privat satu guru satu murid untuk belajar membangun website dan aplikasi web, dari halaman statis sampai aplikasi penuh berbasis database. Materi mencakup tiga jalur: frontend (tampilan yang dilihat pengguna), backend (logika dan data di balik layar), dan full-stack (gabungan keduanya). Pembelajaran berbasis proyek nyata dengan mentor praktisi web aktif, tarif sesi 60 menit Rp126.000, secara online atau tatap muka.
Mentor ke rumah, sesi online dengan pair programming, atau belajar bertiga dalam proyek tim. Pilih yang paling pas dengan ritme ngoding Anda.
Mentor datang ke rumah, pendampingan langsung saat menulis dan men-debug kode.
Belajar via Zoom dengan screen sharing dan code review langsung, cocok untuk semua kota.
Belajar bersama 2-3 teman dengan proyek kolaborasi, biaya lebih ringan.
Empat tahap bertingkat, dari halaman pertama sampai aplikasi siap deploy.
Mengenal cara kerja website dan membangun halaman pertama dengan HTML dan CSS. Anda akan paham struktur dan tampilan sebelum masuk ke logika pemrograman.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
JavaScript membuat website bisa merespons pengguna. Anda belajar logika pemrograman sambil membuat fitur interaktif seperti form, kalkulator, dan galeri dinamis.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Naik ke React untuk membangun antarmuka modern, atau backend dengan Node.js untuk mengelola data. Di tahap ini Anda memilih jalur frontend, backend, atau full-stack.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Membangun proyek akhir yang utuh, men-deploy ke internet, dan menyiapkan portofolio plus persiapan masuk dunia kerja atau magang.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Empat modul utama yang disusun bertahap, semuanya berbasis proyek nyata.
Mentor menyesuaikan modul dengan tujuan Anda. Yang ingin jadi frontend developer akan fokus ke React dan UI, yang ingin backend akan mendalami server dan database.
Membangun struktur dan tampilan website dengan HTML dan CSS yang rapi serta responsif.
Bahasa inti web untuk membuat halaman interaktif dan memproses data.
React untuk antarmuka modern, Node.js dan database untuk sisi server.
Menerbitkan aplikasi ke internet dan menyusun portofolio yang siap kerja.
Profesional dari bidang lain yang ingin pindah ke industri teknologi. Format privat memungkinkan belajar di sela kesibukan kerja dengan target yang jelas.
Rekomendasi:
Mahasiswa informatika atau jurusan lain yang ingin skill praktis di luar kuliah, serta lulusan baru yang menyiapkan portofolio untuk melamar kerja.
Rekomendasi:
Siswa yang tertarik dunia coding sejak dini, ingin membuat website sendiri, atau menyiapkan diri masuk jurusan komputer.
Rekomendasi:
Pemilik usaha yang ingin membangun atau mengelola website sendiri, serta freelancer yang ingin menambah layanan pembuatan website.
Rekomendasi:
Lulus dengan kemampuan ngoding nyata dan portofolio yang bisa diuji perekrut, hasil dari pendampingan privat berbasis proyek.
Anda mengatur kecepatan sendiri, bertanya tanpa sungkan dan melompat dari front-end ke back-end sesuai kesiapan.
Belajar dari developer yang benar-benar membangun aplikasi produksi, lengkap dengan praktik dunia kerja nyata.
Setiap modul menghasilkan karya nyata. Anda belajar sambil langsung membangunnya sendiri.
Frontend, backend, atau full-stack. Mentor membantu memilih dan menyusun roadmap sesuai tujuan Anda.
Lulus dengan proyek live di internet dan GitHub yang rapi, siap ditunjukkan ke perekrut.
Tarif transparan per sesi, mulai dari satu sesi tanpa keharusan langganan panjang.
Mentor kami adalah praktisi web aktif serta mahasiswa dan alumni terbaik bidang informatika dari kampus ternama Indonesia, yang terbiasa membimbing dari nol.

Sistem Informasi, Universitas Komputer Indonesia
Halaman pertama yang langsung jadi“Satria menemani siswa membangun halaman pertama yang benar-benar tampil di browser sejak awal, supaya semangat belajarnya langsung tumbuh.”

Teknik Informatika, Universitas Dian Nuswantoro
Rapi dari HTML dan CSS“Shifa membangun fondasi HTML dan CSS yang rapi dulu, karena tampilan yang tertata membuat siswa lebih percaya diri melangkah ke bagian yang sulit.”

Sistem Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana
Menghubungkan tampilan dan data“Vio menjelaskan bagaimana tampilan depan terhubung dengan data di belakang, supaya siswa melihat sebuah situs sebagai satu sistem yang utuh.”

Teknik Informatika, Calvin Institute of Technology
Belajar sambil bikin proyek“Rava mengajak siswa belajar sambil membuat proyek kecil, dari halaman profil sampai aplikasi sederhana, agar tiap materi langsung terpakai.”

Sistem Informasi, Universitas Terbuka
Telaten dari nol“Keisya telaten menemani siswa yang mulai benar-benar dari nol, memastikan tiap istilah web dimengerti sebelum lanjut ke langkah berikutnya.”

Sistem Informasi, Universitas Duta Bangsa Surakarta
Rapi di ponsel maupun laptop“Miki menekankan situs yang tetap rapi dibuka di ponsel maupun laptop, kebiasaan penting yang sering terlewat oleh pemula.”
Career switcher, mahasiswa, sampai pemilik bisnis yang menempuh les web development bersama EduPoint dan kini punya website buatan sendiri.
Saya dari background akuntansi, nol pengalaman coding. Dalam 6 bulan les privat, sekarang sudah punya 3 proyek di portofolio dan diterima magang sebagai frontend. Mentornya sabar banget jelasin dari dasar.
Anis S.
Career switcher dari akuntansi • Jakarta
Belajar otodidak dari YouTube bikin saya bingung harus mulai dari mana. Dengan mentor, roadmap-nya jelas. Tiap sesi ada target, dan saya akhirnya bisa bikin website portofolio sendiri yang live.
Ruben P.
Mahasiswa Sistem Informasi • Medan
Mentor saya seorang developer aktif, jadi banyak cerita praktik dunia kerja nyata yang jarang ada di buku teori. Code review-nya detail dan bikin kebiasaan ngoding saya jauh lebih rapi.
Mei L.
Fresh graduate • Surabaya
Saya pemilik toko online dan ingin bisa kelola website sendiri tanpa selalu bayar jasa. Les privat fokus ke kebutuhan saya, sekarang saya bisa update dan deploy sendiri.
Sultan A.
Pemilik bisnis online • Bandung
Jadwal kerja saya padat, jadi les online malam hari sangat membantu. Sesinya direkam jadi bisa saya ulang. Pelan tapi konsisten, sekarang saya sudah nyaman dengan React.
Marsela P.
Karyawan, belajar sambil kerja • Tangerang
Saya tertarik backend dan mentor langsung arahkan ke Node.js dan database. Sekarang sudah bisa bikin REST API dengan sistem login. Rasanya seperti membuka pintu baru.
Ilham M.
Mahasiswa Teknik Informatika • Semarang
Anak saya SMA suka komputer dan mau coba bikin website. Mentornya bikin belajar terasa seru lewat proyek yang dia minati. Dia jadi makin yakin mau ambil jurusan informatika.
Dina J.
Orang tua siswa SMA • Depok
Yang saya suka, belajarnya benar-benar berbasis proyek. Setiap selesai satu modul, ada karya nyata yang masuk portofolio. Jadi belajar terasa ada hasilnya, tidak menggantung.
Naresh A.
Career switcher dari marketing • Jogja
Tarif les web development dihitung per jam tanpa angka samar. Sesi coding bisa 60, 90, atau 120 menit, frekuensinya Anda tentukan antara 4 dan 28 pertemuan sebulan mengikuti roadmap belajar, lalu total biaya utuh tampil di pendaftaran.
Mulai dari
Rp 102.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Bayar fleksibel — QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Tarif tiap kota sedikit berbeda; nominal final ditampilkan sebelum ada pembayaran apa pun.
Les web development online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les web development tatap muka, mentor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Cerita nyata dari mereka yang mengubah arah karier lewat web development.
Dari biaya, spesifikasi laptop, sampai mulai dari frontend atau backend, ini jawaban yang paling sering dicari calon siswa.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Peta belajar dua bahasa fondasi web, dari kerangka halaman sampai tampilan yang rapi, dengan praktik nyata sejak hari pertama.
Enam tahap berurutan yang mengubah materi belajar menjadi tiga proyek nyata, tertata rapi di GitHub, tayang online, lalu terangkai jadi satu halaman portofolio yang berani ditunjukkan saat melamar kerja.
Peta jalan menekuni sisi tampilan web, dari struktur halaman sampai antarmuka interaktif yang responsif dan mudah diakses.
Tujuh tahap berurutan yang membawa pemula total dari halaman HTML pertama sampai aplikasi full-stack yang sudah tayang di internet dan layak masuk portofolio.
Peta jalan menjadi fullstack developer yang menguasai sisi tampilan dan sisi server dalam satu alur belajar yang runut.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Konsultasi gratis dengan tim kami untuk memetakan jalur frontend, backend, atau full-stack, lalu dipasangkan dengan mentor praktisi yang paling cocok.
Web development punya tiga jalur utama. Di sesi konsultasi, mentor membantu Anda memilih jalur yang paling cocok dengan minat dan tujuan karier, lalu menyusun roadmap belajarnya.
Membangun tampilan yang dilihat dan disentuh pengguna
Fokus pada antarmuka: tata letak, interaksi, dan pengalaman pengguna. Cocok untuk Anda yang menyukai sisi visual dan detail desain.
Mengarah ke Karier: Frontend Developer, UI Engineer, Web Designer
Membangun logika dan data di balik layar
Fokus pada server, database, dan API yang membuat aplikasi berjalan. Cocok untuk Anda yang menyukai logika, struktur data, dan sistem.
Mengarah ke Karier: Backend Developer, API Engineer, Database Developer
Menguasai frontend dan backend sekaligus
Menggabungkan kedua sisi untuk membangun aplikasi web utuh dari nol. Jalur paling diminati pasar kerja dan startup karena fleksibel.
Mengarah ke Karier: Full-Stack Developer, Software Engineer, Technical Founder
Tidak masalah. Mayoritas siswa mulai dari jalur frontend karena hasilnya langsung terlihat dan memotivasi. Setelah nyaman, banyak yang melanjutkan ke backend sehingga akhirnya menjadi full-stack. Mentor akan memandu setiap transisi sesuai kecepatan dan tujuan Anda.