Satu anak satu tutor, belajar dari ScratchJr sampai Python mengikuti tahapan usia 5-15 tahun. Tutor datang ke rumah atau online, dan tempo belajarnya mengikuti kesiapan anak Anda. Mulai dari Rp111.000 untuk sesi 60 menit.





Les coding anak adalah bimbingan privat satu guru untuk satu siswa yang mengenalkan pemrograman pada anak usia 5-15 tahun melalui permainan dan proyek kreatif. Materi mengikuti tahapan usia: ScratchJr untuk usia 5-7 tahun, Scratch dan Minecraft untuk usia 8-12 tahun, lalu Roblox Studio dan Python untuk usia 10 tahun ke atas. Anak bisa belajar di rumah bersama tutor yang hadir langsung, atau lewat kelas online; sesi 60 menit sebesar Rp111.000.
Tutor ke rumah, layar berbagi lewat Zoom, atau belajar bareng kakak-adik. Sesuaikan dengan ritme keluarga Anda.
Tutor datang ke rumah, anak belajar lebih fokus dengan pendampingan langsung.
Belajar via Zoom dengan share screen, cocok untuk semua kota.
Belajar bersama kakak, adik, atau 2-3 teman, biaya lebih ringan.
Materi dan tools kami sesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak.
Mengenalkan logika urutan lewat blok bergambar dan permainan tanpa layar. Anak yang belum lancar membaca sudah bisa mulai karena semua instruksi berbentuk ikon.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menguasai konsep inti pemrograman lewat Scratch dan Minecraft: variabel, perulangan, dan kondisi, sambil membuat game dan animasi karyanya sendiri.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Jembatan dari blok ke bahasa teks. Sekitar 80% konsep Scratch langsung terpakai saat anak mulai menulis kode di Roblox Studio atau Python turtle.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pemrograman teks penuh dengan Python dan web development. Anak membangun aplikasi nyata dan portofolio yang bisa dibanggakan.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Empat modul utama yang disusun bertahap, semuanya berbasis proyek.
Tutor menyesuaikan modul dengan usia, minat, dan pengalaman anak. Anak penggemar Minecraft akan belajar lewat Minecraft, anak penyuka cerita lewat animasi Scratch.
Fondasi cara berpikir programmer: memecah masalah besar menjadi langkah kecil yang bisa diselesaikan.
Konsep pemrograman inti lewat blok visual ScratchJr dan Scratch, tanpa perlu mengetik kode.
Anak membuat dan mempublikasikan game sendiri di platform yang sudah ia cintai.
Bahasa pemrograman teks untuk anak yang siap melangkah lebih jauh, sampai pengantar AI.
Anak yang gemar Minecraft atau Roblox punya modal besar: ia sudah paham pola dan strategi. Les coding mengubah posisinya dari pemain menjadi pembuat game.
Rekomendasi:
Anak yang suka menggambar dan berimajinasi bisa menuangkan ceritanya menjadi animasi dan game interaktif di Scratch.
Rekomendasi:
Coding dan AI menjadi mapel pilihan mulai kelas 5 SD sejak 2025. Anak yang sudah kenal coding lebih percaya diri saat materi ini masuk kelas.
Rekomendasi:
Anak berbakat yang ingin berlaga di lomba Scratch, Roblox, robotik, hingga OSN Informatika butuh pendampingan terstruktur.
Rekomendasi:
Format privat yang masuk ke dunia game dan imajinasi anak, lalu memperlihatkan hasilnya lewat karya yang bisa orang tua sentuh.
Anak menentukan tempo. Anak pemalu bebas bertanya, anak cepat bisa melaju tanpa menunggu kelas.
Dari ScratchJr usia 5 tahun sampai Python usia remaja, setiap anak mulai dari tahap yang pas.
Minecraft dan Roblox yang anak sudah cintai menjadi media belajarnya, dari pemain menjadi pembuat.
Mahasiswa dan alumni terbaik bidang ilmu komputer yang lolos seleksi mengajar anak.
Biaya per sesi yang jelas, orang tua bisa mulai dari satu sesi tanpa paket panjang.
Orang tua tahu persis proyek apa yang anak kerjakan dan kemampuan apa yang sedang dibangun.
Tutor kami adalah mahasiswa dan alumni terbaik bidang informatika dari kampus ternama Indonesia, yang sabar dan menyenangkan untuk anak.

Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Jakarta
Coding lewat blok warna“Sharleen mengenalkan coding lewat blok berwarna seperti Scratch, supaya anak bisa membuat program tanpa harus mengetik kode rumit.”

Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Makassar
Logika lewat permainan“Bila mengajarkan logika pemrograman lewat permainan dan tantangan, supaya anak belajar berpikir runtut sambil bersenang-senang.”

Rekayasa Perangkat Lunak, IPB University
Membuat game sederhana“Wicak mengajak anak membuat game sederhana sendiri, karena melihat karyanya berjalan membuat semangat belajar melonjak.”

Rekayasa Perangkat Lunak, Universitas Pendidikan Indonesia
Langkah kecil yang jelas“Rafah memecah konsep pemrograman menjadi langkah kecil yang jelas, supaya anak tidak kewalahan dan selalu tahu langkah berikutnya.”

Pendidikan Teknik Informatika, Universitas Negeri Malang
Sabar mendampingi anak“Vivi sabar mendampingi anak yang baru mengenal komputer, menyesuaikan tempo dengan kecepatan tiap anak.”

Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Semarang
Menumbuhkan kreativitas“Sukron mendorong anak menuangkan idenya sendiri ke dalam proyek, supaya coding menjadi sarana anak berkreasi dengan caranya sendiri.”
Dari anak TK yang membuat animasi pertama sampai remaja yang menembus Python, inilah yang mereka ceritakan.
Anak saya 6 tahun, belum lancar baca, ternyata sudah bisa bikin animasi sendiri di ScratchJr. Tutornya telaten banget, belajarnya sambil main jadi anak nggak terasa sedang les.
Ibu Yoan O.
Orang tua anak usia 6 tahun • Jakarta
Tadinya saya pusing anak main Roblox terus. Sekarang dia malah bikin game Roblox sendiri dan sudah dipublish. Main gamenya jadi ada arahnya.
Pak Badhar S.
Orang tua siswa SD kelas 6 • Bandung
Sekolah anak saya mulai ada mapel koding di kelas 5. Karena sudah les duluan, dia jadi yang paling siap di kelasnya dan sering bantu teman-temannya.
Ibu Anggun M.
Orang tua siswa SD kelas 5 • Surabaya
Anak saya tipe pemalu, di kelas grup coding dulu dia nggak berani tanya. Dengan les privat 1-on-1, dia bebas bertanya dan progresnya jauh lebih cepat.
Ibu Dwi O.
Orang tua siswa SD kelas 4 • Depok
Kami sekeluarga pindah tugas ke kota kecil tanpa tempat kursus coding. Les online EduPoint jadi solusi, tutornya share screen jadi tetap kelihatan kerjaan anak.
Pak Imam S.
Orang tua siswa SMP kelas 7 • Balikpapan
Anak saya 13 tahun sudah lancar Scratch dari sekolah, terus dilanjutkan tutor ke Python. Sekarang dia lagi semangat bikin mini game text-based sendiri.
Ibu Karina W.
Orang tua siswa SMP kelas 8 • Tangerang
Saya suka laporan progress tiap bulan. Jadi tahu anak sudah sampai mana, proyek apa yang sedang dia kerjakan, dan apa target berikutnya.
Ibu Yashinta S.
Orang tua siswa SD kelas 3 • Semarang
Anaknya ikut lomba coding Scratch tingkat nasional dan masuk final. Tutornya yang menyiapkan dari nol, mulai dari ide game sampai latihan presentasi.
Pak Bima A.
Orang tua siswa SD kelas 6 • Jogja
Biaya ngoding anak transparan per jam. Ayah Bunda cukup menentukan lama sesi (60, 90, atau 120 menit) dan berapa kali pertemuan tiap bulan, dari 4 hingga 28, lalu sistem pendaftaran menampilkan total lengkapnya sebelum kelas pertama dimulai.
Mulai dari
Rp 90.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Bayar fleksibel — QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Harga mengikuti lokasi tiap kota, dan ganti tutor gratis kapan pun tanpa batas.
Les coding anak online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les coding anak tatap muka, tutor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Cerita perkembangan nyata dari keluarga EduPoint.
Tantangan
Naufal menghabiskan berjam-jam menonton video game di YouTube. Orang tuanya ingin screen time itu berubah jadi sesuatu yang produktif.
Solusi
Tutor memulai dari hal yang Naufal cintai: game. Lewat Scratch, ia belajar membuat game sederhana versinya sendiri.
Perjalanan
“Sekarang kalau pegang laptop, dia buka Scratch duluan. Nonton YouTube-nya jadi nyari tutorial coding.”
— Orang tua Naufal
Tutor:
Tantangan
Naura tertarik teknologi tapi minder dan takut salah. Di kelas grup ia memilih diam saat tidak paham.
Solusi
Format privat 1-on-1 memberi Naura ruang aman untuk bertanya. Tutor membiarkannya bereksperimen dan merayakan setiap keberhasilan kecil.
Perjalanan
“Perubahan paling besar justru kepercayaan dirinya. Coding jadi hal yang bikin dia merasa jago.”
— Orang tua Naura
Tutor:
Tantangan
Ibra sudah berhenti berkembang di Scratch dan mulai bosan, tapi materi Python yang ia coba sendiri dari YouTube terasa terlalu sulit.
Solusi
Tutor menjembatani transisi lewat Roblox Studio dan Python turtle, sehingga konsep yang sudah ia kuasai di Scratch terpakai kembali.
Perjalanan
“Dia sekarang bilang cita-citanya mau bikin aplikasi sendiri. Arah belajarnya jadi jelas.”
— Orang tua Ibra
Tutor:
Soal usia mulai, kebutuhan laptop, sampai kesiapan menghadapi mapel coding di sekolah, kami bantu jelaskan.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Panduan praktis mencocokkan bahasa coding dengan usia, minat, dan kesiapan membaca anak.
Enam langkah menyaring pilihan yang makin ramai, dari menentukan tujuan sampai menguji lewat kelas coba, lengkap dengan benchmark biaya pasar.
Enam langkah yang bisa dijalankan orang tua di rumah, dimulai dari permainan sederhana sampai anak membuat game pertamanya sendiri.
Menumbuhkan cara berpikir komputasi pada anak usia 3 sampai 7 tahun lewat momen harian dan permainan tanpa layar, sebelum jari mungilnya menyentuh aplikasi apa pun.
Lima langkah menggeser jam layar anak dari menonton pasif ke berkarya, dengan coding sebagai salah satu jalur yang paling disukai anak.
Empat jendela usia, satu acuan utama: kesiapan anak yang dibaca dari minat dan kemampuan, dengan angka usia sebagai rambu kasar.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Mulai dari obrolan ringan: ceritakan usia dan minat anak, tim kami carikan tahap belajar dan tutor yang paling pas.
Setiap anak mulai dari tahap yang sesuai usianya dan naik tahap saat ia siap. Tutor memandu transisinya satu per satu.
Mengenal logika lewat bermain, belum perlu bisa membaca
Contoh Proyek: Animasi cerita interaktif pertama buatan anak di ScratchJr
Lanjut ke tahap berikutnya saat: Anak lancar membaca dan mampu menyelesaikan puzzle sekuens tanpa bantuan
Menguasai konsep inti pemrograman sambil membuat game
Contoh Proyek: Game Scratch utuh dengan skor, level, dan musuh yang bisa dimainkan teman
Lanjut ke tahap berikutnya saat: Anak sudah menyelesaikan beberapa proyek Scratch utuh dan mulai merasa bloknya terbatas
Sekitar 80% konsep Scratch langsung terpakai di bahasa teks
Contoh Proyek: Game Roblox karya sendiri yang dipublish dan bisa dimainkan online
Lanjut ke tahap berikutnya saat: Anak nyaman mengetik kode dan ingin membangun aplikasi yang lebih kompleks
Python, web, dan fondasi menuju AI
Contoh Proyek: Website portofolio pribadi atau mini game Python karya sendiri
Usia di atas adalah panduan umum. Kesiapan anak lebih menentukan daripada angka usia: ada anak 9 tahun yang sudah siap Roblox Studio, ada anak 12 tahun yang lebih nyaman memantapkan Scratch dulu. Di sesi pertama, tutor akan mengobrol dan bermain bersama anak untuk menentukan titik mulai yang paling pas.