Satu anak satu tutor, belajar dari ScratchJr sampai Python mengikuti tahapan usia 5-15 tahun. Tutor datang ke rumah atau online, tempo belajar menyesuaikan anak Anda. Mulai Rp 85.000 per sesi.

Les coding anak adalah bimbingan privat satu lawan satu yang mengenalkan pemrograman pada anak usia 5-15 tahun melalui permainan dan proyek kreatif. Materi mengikuti tahapan usia: ScratchJr untuk usia 5-7 tahun, Scratch dan Minecraft untuk usia 8-12 tahun, lalu Roblox Studio dan Python untuk usia 10 tahun ke atas. Tutor datang ke rumah atau mengajar online, dengan biaya mulai Rp 85.000 per sesi.
Pilih format belajar yang paling nyaman untuk anak dan keluarga Anda.
Tutor datang ke rumah, anak belajar lebih fokus dengan pendampingan langsung.
Belajar via Zoom dengan share screen, cocok untuk semua kota.
Belajar bersama kakak, adik, atau 2-3 teman, biaya lebih ringan.
Materi dan tools kami sesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan anak.
Mengenalkan logika urutan lewat blok bergambar dan permainan tanpa layar. Anak yang belum lancar membaca sudah bisa mulai karena semua instruksi berbentuk ikon.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menguasai konsep inti pemrograman lewat Scratch dan Minecraft: variabel, perulangan, dan kondisi, sambil membuat game dan animasi karyanya sendiri.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Jembatan dari blok ke bahasa teks. Sekitar 80% konsep Scratch langsung terpakai saat anak mulai menulis kode di Roblox Studio atau Python turtle.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pemrograman teks penuh dengan Python dan web development. Anak membangun aplikasi nyata dan portofolio yang bisa dibanggakan.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Empat modul utama yang disusun bertahap, semuanya berbasis proyek.
Tutor menyesuaikan modul dengan usia, minat, dan pengalaman anak. Anak penggemar Minecraft akan belajar lewat Minecraft, anak penyuka cerita lewat animasi Scratch.
Fondasi cara berpikir programmer: memecah masalah besar menjadi langkah kecil yang bisa diselesaikan.
Konsep pemrograman inti lewat blok visual ScratchJr dan Scratch, tanpa perlu mengetik kode.
Anak membuat dan mempublikasikan game sendiri di platform yang sudah ia cintai.
Bahasa pemrograman teks untuk anak yang siap melangkah lebih jauh, sampai pengantar AI.
Anak yang gemar Minecraft atau Roblox punya modal besar: ia sudah paham pola dan strategi. Les coding mengubah posisinya dari pemain menjadi pembuat game.
Rekomendasi:
Anak yang suka menggambar dan berimajinasi bisa menuangkan ceritanya menjadi animasi dan game interaktif di Scratch.
Rekomendasi:
Coding dan AI menjadi mapel pilihan mulai kelas 5 SD sejak 2025. Anak yang sudah kenal coding lebih percaya diri saat materi ini masuk kelas.
Rekomendasi:
Anak berbakat yang ingin berlaga di lomba Scratch, Roblox, robotik, hingga OSN Informatika butuh pendampingan terstruktur.
Rekomendasi:
Setiap anak mulai dari tahap yang sesuai usianya dan naik tahap saat ia siap. Tutor memandu transisinya satu per satu.
Mengenal logika lewat bermain, belum perlu bisa membaca
Contoh Proyek: Animasi cerita interaktif pertama buatan anak di ScratchJr
Lanjut ke tahap berikutnya saat: Anak lancar membaca dan mampu menyelesaikan puzzle sekuens tanpa bantuan
Menguasai konsep inti pemrograman sambil membuat game
Contoh Proyek: Game Scratch utuh dengan skor, level, dan musuh yang bisa dimainkan teman
Lanjut ke tahap berikutnya saat: Anak sudah menyelesaikan beberapa proyek Scratch utuh dan mulai merasa bloknya terbatas
Sekitar 80% konsep Scratch langsung terpakai di bahasa teks
Contoh Proyek: Game Roblox karya sendiri yang dipublish dan bisa dimainkan online
Lanjut ke tahap berikutnya saat: Anak nyaman mengetik kode dan ingin membangun aplikasi yang lebih kompleks
Python, web, dan fondasi menuju AI
Contoh Proyek: Website portofolio pribadi atau mini game Python karya sendiri
Usia di atas adalah panduan umum. Kesiapan anak lebih menentukan daripada angka usia: ada anak 9 tahun yang sudah siap Roblox Studio, ada anak 12 tahun yang lebih nyaman memantapkan Scratch dulu. Di sesi pertama, tutor akan mengobrol dan bermain bersama anak untuk menentukan titik mulai yang paling pas.
Format privat kami dirancang mengikuti dunia anak, dengan hasil yang bisa orang tua lihat sendiri.
Anak menentukan tempo. Anak pemalu bebas bertanya, anak cepat bisa melaju tanpa menunggu kelas.
Dari ScratchJr usia 5 tahun sampai Python usia remaja, setiap anak mulai dari tahap yang pas.
Minecraft dan Roblox yang anak sudah cintai menjadi media belajarnya, dari pemain menjadi pembuat.
Mahasiswa dan alumni terbaik bidang ilmu komputer yang lolos seleksi mengajar anak.
Biaya jelas dari awal, mulai per sesi tanpa keharusan paket panjang di muka.
Orang tua tahu persis proyek apa yang anak kerjakan dan kemampuan apa yang sedang dibangun.
Tutor kami adalah mahasiswa dan alumni terbaik bidang informatika dari kampus ternama Indonesia, yang sabar dan menyenangkan untuk anak.
Ilmu Komputer UI
Scratch & Roblox StudioโAnak paling cepat belajar saat ia sedang membuat game yang ingin ia mainkan sendiri.โ
Pendidikan Ilmu Komputer UPI
ScratchJr & Coding Usia DiniโUsia 5 tahun pun bisa belajar logika, kuncinya lewat bermain dan cerita.โ
Teknik Informatika ITB
Python & Persiapan OSN InformatikaโTransisi dari Scratch ke Python itu momen paling seru, anak merasa naik kelas jadi programmer sungguhan.โ
Sistem Informasi ITS
Minecraft Education & Game DesignโMinecraft yang biasa dimainkan anak bisa berubah jadi ruang kelas coding paling menyenangkan.โ
Informatika UGM
Web Development untuk RemajaโMelihat website pertama buatan sendiri tampil di browser, mata anak langsung berbinar.โ
Ilmu Komputer IPB
Robotik & micro:bitโSaat kode anak menggerakkan lampu dan robot sungguhan, di situ rasa ingin tahunya meledak.โ
Cerita nyata keluarga yang anaknya tumbuh bersama les coding EduPoint.
Anak saya 6 tahun, belum lancar baca, ternyata sudah bisa bikin animasi sendiri di ScratchJr. Tutornya telaten banget, belajarnya sambil main jadi anak nggak terasa sedang les.
Ibu Yoan O.
Orang tua anak usia 6 tahun โข Jakarta
Tadinya saya pusing anak main Roblox terus. Sekarang dia malah bikin game Roblox sendiri dan sudah dipublish. Main gamenya jadi ada arahnya.
Pak Badhar S.
Orang tua siswa SD kelas 6 โข Bandung
Sekolah anak saya mulai ada mapel koding di kelas 5. Karena sudah les duluan, dia jadi yang paling siap di kelasnya dan sering bantu teman-temannya.
Ibu Anggun M.
Orang tua siswa SD kelas 5 โข Surabaya
Anak saya tipe pemalu, di kelas grup coding dulu dia nggak berani tanya. Dengan les privat 1-on-1, dia bebas bertanya dan progresnya jauh lebih cepat.
Ibu Dwi O.
Orang tua siswa SD kelas 4 โข Depok
Kami sekeluarga pindah tugas ke kota kecil tanpa tempat kursus coding. Les online EduPoint jadi solusi, tutornya share screen jadi tetap kelihatan kerjaan anak.
Pak Imam S.
Orang tua siswa SMP kelas 7 โข Balikpapan
Anak saya 13 tahun sudah lancar Scratch dari sekolah, terus dilanjutkan tutor ke Python. Sekarang dia lagi semangat bikin mini game text-based sendiri.
Ibu Karina W.
Orang tua siswa SMP kelas 8 โข Tangerang
Saya suka laporan progress tiap bulan. Jadi tahu anak sudah sampai mana, proyek apa yang sedang dia kerjakan, dan apa target berikutnya.
Ibu Yashinta S.
Orang tua siswa SD kelas 3 โข Semarang
Anaknya ikut lomba coding Scratch tingkat nasional dan masuk final. Tutornya yang menyiapkan dari nol, mulai dari ide game sampai latihan presentasi.
Pak Bima A.
Orang tua siswa SD kelas 6 โข Jogja
Harga transparan tanpa biaya tersembunyi. Pilih paket sesuai kebutuhan.
Jaminan ganti tutor gratis jika belum cocok di 2 sesi pertama.Cocok untuk mengenal tutor dan melihat minat anak.
Rp 90.000/sesi โข 4x pertemuan
Berlaku 1 bulan
Pilihan paling populer untuk belajar konsisten tiap minggu.
Rp 105.000/sesi โข 8x pertemuan
Berlaku 2 bulan
Satu level kurikulum tuntas dengan proyek akhir.
Rp 100.000/sesi โข 16x pertemuan
Berlaku 4 bulan
Harga dapat menyesuaikan usia anak, lokasi, dan format les. Hubungi kami untuk penawaran pasti.
Les coding anak online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les coding anak tatap muka, tutor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Cerita perkembangan nyata dari keluarga EduPoint.
Tantangan
Naufal menghabiskan berjam-jam menonton video game di YouTube. Orang tuanya ingin screen time itu berubah jadi sesuatu yang produktif.
Solusi
Tutor memulai dari hal yang Naufal cintai: game. Lewat Scratch, ia belajar membuat game sederhana versinya sendiri.
Perjalanan
โSekarang kalau pegang laptop, dia buka Scratch duluan. Nonton YouTube-nya jadi nyari tutorial coding.โ
โ Orang tua Naufal
Tutor:
Tantangan
Naura tertarik teknologi tapi minder dan takut salah. Di kelas grup ia memilih diam saat tidak paham.
Solusi
Format privat 1-on-1 memberi Naura ruang aman untuk bertanya. Tutor membiarkannya bereksperimen dan merayakan setiap keberhasilan kecil.
Perjalanan
โPerubahan paling besar justru kepercayaan dirinya. Coding jadi hal yang bikin dia merasa jago.โ
โ Orang tua Naura
Tutor:
Tantangan
Ibra sudah mentok di Scratch dan mulai bosan, tapi materi Python yang ia coba sendiri dari YouTube terasa terlalu sulit.
Solusi
Tutor menjembatani transisi lewat Roblox Studio dan Python turtle, sehingga konsep yang sudah ia kuasai di Scratch terpakai kembali.
Perjalanan
โDia sekarang bilang cita-citanya mau bikin aplikasi sendiri. Arah belajarnya jadi jelas.โ
โ Orang tua Ibra
Tutor:
Jawaban untuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan orang tua.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Enam langkah menyaring pilihan yang makin ramai, dari menentukan tujuan sampai menguji lewat kelas coba, lengkap dengan benchmark biaya pasar.
Enam langkah yang bisa dijalankan orang tua di rumah, dimulai dari permainan sederhana sampai anak membuat game pertamanya sendiri.
Lima langkah menggeser jam layar anak dari menonton pasif ke berkarya, dengan coding sebagai salah satu jalur yang paling disukai anak.
Loading related programs...
Konsultasi gratis dengan tim kami untuk menemukan tahap dan tutor yang paling pas untuk anak Anda.