Rakit aplikasi pertama Anda dari layar rumah sendiri, dibimbing seorang guru yang duduk bersama Anda lewat panggilan video. Les online mobile development ini menemani Anda menulis widget pertama di Flutter, menyusun layar di React Native, sampai memasang aplikasi ke perangkat sungguhan. Guru dipilih khusus sesuai tujuan Anda, entah menyiapkan tugas kuliah, portofolio pelamar kerja, atau ide aplikasi pribadi. Jadwal mengikuti ritme keluarga di rentang 06.00 sampai 23.00, dengan tarif mulai Rp 102.000 per jam.





Les online mobile development adalah pendampingan privat, satu guru menemani satu murid, yang mengajarkan cara merakit aplikasi Android dan iOS melalui video call langsung. Di layar yang sama, guru dan murid mengetik kode berbarengan secara live, lalu menjajal hasilnya di emulator atau ponsel sungguhan pada pertemuan yang sama. Materinya menapak dari logika pemrograman paling dasar sampai framework populer macam Flutter dan React Native, disetel menurut level dan sasaran tiap murid. Program ini terbuka bagi pelajar SMA, mahasiswa, karyawan yang berpindah haluan ke teknologi, sampai siapa saja yang menyimpan ide aplikasi dan ingin mewujudkannya.
Peta perjalanan dari layar pertama hingga aplikasi yang siap dipublikasikan, disesuaikan dengan kesiapan Anda
Pengenalan untuk yang belum pernah menyentuh kode aplikasi. Guru memandu memasang alat kerja, mengenalkan struktur proyek, dan menampilkan layar pertama yang berjalan di emulator pada sesi awal.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Murid mulai membangun aplikasi dengan banyak layar, tombol yang merespons, dan data yang tersimpan. Guru menemani menghubungkan tampilan dengan logika di baliknya.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Aplikasi mulai mengambil data dari internet, mengenali pengguna, dan menampilkan konten yang selalu segar. Cocok untuk menyiapkan portofolio pelamar kerja teknologi.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Fokus pada mutu aplikasi, pengujian di perangkat nyata, dan langkah publikasi ke toko aplikasi. Murid disiapkan menghadapi wawancara kerja atau merilis produk sendiri.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pilih jalur sesuai tujuan aplikasi Anda; setiap modul tersimpan di aplikasi EduPoint untuk dibuka ulang
Urutan dan kedalaman modul disetel guru mengikuti kecepatan belajar Anda
Dasar logika dan bahasa yang menopang semua aplikasi, dibahas pelan bersama guru
Membangun antarmuka Android dan iOS dari satu basis kode dengan Flutter
Alternatif lintas platform berbasis JavaScript untuk yang sudah akrab dengan web
Menghubungkan aplikasi dengan server, basis data, dan layanan awan
Menyiapkan aplikasi agar layak dipublikasikan dan mudah dirawat
Dari pelajar yang menyiapkan portofolio sampai pekerja yang beralih ke bidang teknologi, setiap murid punya tujuan sendiri
Menyiapkan portofolio aplikasi untuk mendaftar jurusan teknologi, mengikuti lomba, atau memperkuat berkas kuliah luar negeri.
Rekomendasi:
Pendamping mata kuliah pemrograman mobile, tugas akhir, atau persiapan magang di perusahaan teknologi.
Rekomendasi:
Profesional dari bidang lain yang ingin masuk ke industri teknologi lewat jalur pengembang aplikasi mobile.
Rekomendasi:
Murid di kota mana pun yang sulit menemukan guru mobile development terdekat dapat belajar dari guru kampus ternama lewat layar.
Rekomendasi:
Siapa pun yang punya gagasan aplikasi dan ingin mewujudkannya sendiri, dari usaha kecil sampai proyek pribadi.
Rekomendasi:
Tiap pertemuan les online mobile development direkam lalu diringkas jadi laporan yang gampang dicerna orang tua, tanpa perlu ikut menyimak sepanjang kelas.
Guru dan murid membuka modul yang sama secara live, menandai baris kode yang sedang dibahas, sehingga penjelasan tentang widget atau state tidak berlalu begitu saja.
Sesi live tersimpan di aplikasi EduPoint, jadi murid dapat mengulang cara menghubungkan API atau memperbaiki error kapan pun ia butuh mengulanginya.
Setiap keterampilan mobile punya catatan pemahaman, dari tata letak layar sampai integrasi data, sehingga terlihat mana yang sudah mantap dan mana yang perlu diulang.
Orang tua rutin mendapat rangkuman kemajuan anak, komplet dengan catatan guru serta rencana bahan untuk pertemuan sesudahnya.
Contoh Laporan Progress
Mahasiswa Semester 4 โข Termin Belajar Pertama
Progress Keseluruhan
14 dari 24
Merilis aplikasi Flutter pertama ke Google Play Store
1 Mei 2001
Sudah lancar menyusun tata letak; tinggal merapikan pemakaian widget stateful.
Pemahaman Provider membaik setelah dibedah lewat aplikasi catatan sederhana.
Mulai berani menarik data dari server; fokus berikutnya menangani kondisi gagal koneksi.
Baru mengenal berkas rilis; direncanakan latihan langkah publikasi Play Store.
Belajar membangun aplikasi dari rumah punya tantangan tersendiri; guru online kami sudah terbiasa menemani murid melewatinya
Kenapa terjadi
Menyiapkan Android Studio, SDK, dan emulator sering membuat pemula menyerah sebelum menulis satu baris kode.
Cara kami mengatasinya
Guru menemani proses pemasangan lewat berbagi layar, dan menyarankan Expo atau emulator ringan bila perangkat murid terbatas.
Kenapa terjadi
Perbedaan versi framework atau sistem operasi bisa membuat hasil yang sama tampil berbeda di dua perangkat.
Cara kami mengatasinya
Karena sesi live, guru langsung melihat layar murid, menelusuri versi yang dipakai, dan menyamakannya pada sesi itu juga.
Kenapa terjadi
Tanpa teman sekelas, murid mudah teralih perhatian dan kehilangan alur saat menghadapi materi yang rumit.
Cara kami mengatasinya
Format satu guru satu murid membuat perhatian tetap terjaga, dan modul co-learning memberi target kecil di tiap sesi.
Kenapa terjadi
Deretan pesan merah di konsol terasa menakutkan dan sering membuat murid membeku, tidak tahu harus mulai dari mana.
Cara kami mengatasinya
Guru mengajak membaca error baris demi baris, menjadikannya petunjuk, sampai memperbaiki bug terasa seperti kebiasaan biasa.
Kenapa terjadi
Melihat aplikasi utuh terasa menakutkan bagi pemula yang belum tahu bagian mana yang dikerjakan lebih dulu.
Cara kami mengatasinya
Guru memecah ide menjadi layar dan fitur kecil, lalu menyusunnya jadi peta pengerjaan yang bisa dicicil tiap pertemuan.
Setiap hambatan ini dibahas terbuka di sesi awal supaya belajar terasa ringan sejak langkah pertama
Enam hal yang menemani perjalanan Anda dari layar kosong sampai aplikasi terpasang di ponsel
Anda belajar bersama guru yang benar-benar hadir di layar, siap menjawab pertanyaan dan melihat langsung kode yang sedang Anda tulis.
Lebih dari seribu modul aktif dibuka bersama guru di layar, tersimpan di aplikasi agar bisa Anda buka ulang setelah sesi selesai.
Mahasiswa dan alumni terbaik dapat mengajar murid di kota mana pun, jadi akses pada guru bagus tidak lagi bergantung lokasi.
Setiap tahap menghasilkan aplikasi yang benar-benar berjalan, dari catatan sederhana sampai aplikasi yang terhubung ke server.
Sesi tersimpan dan perkembangan keterampilan dicatat, lalu dirangkum jadi laporan berkala yang mudah dibaca orang tua.
Belajar dari rumah menghapus biaya perjalanan, dan jadwal bisa menyesuaikan waktu senggang keluarga di rentang 06.00 sampai 23.00.
Belajar dari mahasiswa dan alumni terbaik kampus ternama yang terbiasa membangun aplikasi

Sistem Informasi, Universitas Indonesia
Tata letak layar yang rapiโDara mengajak murid menata layar aplikasi dengan rapi sejak awal, supaya menambah fitur baru terasa mudah dan tidak berantakan.โ

Teknik Informatika, Universitas Brawijaya
Flutter dari satu basis kodeโAto senang menunjukkan bagaimana satu basis kode Flutter bisa berjalan di Android dan iOS, sehingga murid merasa usahanya berlipat hasil.โ

Sistem Informasi, Universitas Telkom
Menghubungkan aplikasi dengan dataโEdo menemani murid menarik data dari server dan menampilkannya di layar, momen ketika aplikasi mereka mulai terasa benar-benar hidup.โ

Informatika, Politeknik Negeri Bandung
State management yang mudah dipahamiโGigih membedah pengaturan state lewat contoh aplikasi kecil, supaya murid tahu ke mana perginya setiap data saat layar berganti.โ

Teknik Informatika, Universitas Islam Sultan Agung
React Native untuk yang akrab webโRaihan menjembatani murid dari dunia web ke React Native, memakai bekal JavaScript yang sudah mereka punya sebagai pijakan.โ

Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang
Sabar untuk yang baru mulaiโFarah terbiasa mendampingi murid yang baru pertama membuka editor kode, memecah istilah asing menjadi contoh yang mudah dibayangkan.โ
Mahasiswa, pelajar, sampai pekerja yang beralih bidang berbagi langkah pertama membangun aplikasi bersama guru online kami
Belajar merakit aplikasi dengan tarif per jam yang transparan sejak menit pertama. Satu pertemuan dapat berlangsung 1 jam, 1,5 jam, atau 2 jam, sementara banyaknya pertemuan tiap bulan Anda tentukan sendiri, dari 4 sampai 28. Angka totalnya ditampilkan terbuka di halaman pendaftaran.
Mulai dari
Rp 102.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Bayar fleksibel โ QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Tarif daring ini seragam bagi murid di kota mana pun. Untuk membayar, tersedia transfer bank atau Virtual Account, bisa pula QRIS, e-wallet, dan kartu, sampai gerai Alfamart dan Indomaret.
Guru dan murid menulis kode bersama dalam satu layar, jadi setiap error dibaca dan diperbaiki saat itu juga, bukan ditumpuk untuk nanti.
Materi maju ketika murid sudah paham, dan guru mengulang bagian yang masih goyah tanpa membuat murid merasa tertinggal.
Sebagian besar waktu dipakai membangun aplikasi sungguhan, dengan teori diselipkan tepat saat dibutuhkan.
Sesi diatur mengikuti waktu senggang keluarga di rentang jam layanan, dan rekamannya tetap bisa diulang di lain waktu.
Perbandingan jujur dengan cara belajar mobile development lain, tanpa menyebut lembaga mana pun
| Fitur | Les Privat EduPoint | Kelas Video Rekaman | Bimbel Online Grup | Belajar Otodidak |
|---|---|---|---|---|
| Guru live yang melihat layar Anda | ||||
| Materi disetel per murid | ||||
| Error diperbaiki saat itu juga | ||||
| Modul dibuka bersama di layar | ||||
| Rekaman sesi bisa diulang | ||||
| Progres dilaporkan ke orang tua | ||||
| Jadwal lentur mengikuti keluarga |
Les online mobile development tersedia untuk murid di seluruh Indonesia dan di luar negeri, menjangkau guru kampus ternama tanpa batas jarak.
Kisah nyata yang dimasak dari sesi online mereka bersama guru EduPoint
Sebelum
Belum pernah menulis kode
Sesudah
Aplikasi pertama tayang di Play Store
โSaya mulai dari benar-benar nol. Guru menemani dari memasang alat kerja sampai menekan tombol publikasi. Melihat aplikasi buatan sendiri bisa diunduh orang lain itu rasanya luar biasa.โ
Sebelum
Satu proyek kuliah
Sesudah
Tiga aplikasi di portofolio
โSebagai fresh graduate saya butuh portofolio yang meyakinkan. Guru membantu saya membangun tiga aplikasi dengan integrasi API, dan menjelaskan tiap keputusan teknis agar saya siap saat wawancara.โ
Sebelum
Sulit cari guru terdekat
Sesudah
Rutin membangun aplikasi tiap pekan
โDi kota saya tidak ada tempat les mobile development. Lewat les online ini saya diajar kakak dari kampus ternama tanpa perlu pindah kota, dan jadwalnya menyesuaikan waktu kuliah saya.โ
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Panduan keputusan untuk menentukan titik masuk belajar mobile development, membandingkan Flutter, React Native, dan Kotlin Native berdasarkan tujuan, platform, dan bahasa yang sudah Anda kuasai.
Peta belajar yang menyusun materi Android secara berurutan, dari sintaks Kotlin pertama sampai aplikasi Anda tayang di Google Play.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Ngobrol gratis dulu: kami cek titik mulai Anda dan bantu pilih jalur mobile development yang paling masuk akal untuk tujuan Anda