Satu siswa satu mentor, belajar membangun toko online langkah demi langkah: riset produk yang laku, buka toko di Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop, memotret produk, mengoptimasi listing, sampai beriklan dan melayani pesanan. Belajar lewat praktik di toko Anda sendiri, di mana saja secara online.

Les e-commerce adalah bimbingan privat satu lawan satu untuk belajar berjualan online secara terstruktur, dari menemukan produk yang laku, membuka dan menata toko di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, memotret produk, mengoptimasi listing agar muncul di pencarian, sampai beriklan dan mengelola pesanan. Tujuannya satu: punya toko online yang benar-benar berjalan dan menghasilkan. Materi disesuaikan tujuan Anda, entah memulai dari nol, menambah penghasilan sampingan, atau membawa usaha yang sudah ada ke ranah online. Mentor adalah praktisi dan lulusan Manajemen, Ekonomi, serta Desain Komunikasi Visual, dengan biaya mulai Rp 100.000 per sesi.
Apa pun formatnya, kurikulumnya sama-sama mengantar Anda dari ide jualan sampai toko yang berjalan.
Belajar via Zoom dengan screen sharing, langsung praktik menata toko bersama mentor.
Mentor datang ke rumah untuk pendampingan langsung di kota-kota tertentu.
Belajar bersama 2-3 rekan atau anggota keluarga, berbagi ide dan studi kasus toko.
Empat tahap bertingkat, dari memahami dasar jualan online sampai mengembangkan toko dengan iklan dan data.
Memahami cara kerja marketplace, jenis produk, dan model jualan. Fondasi yang membuat keputusan berikutnya terasa logis.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Menata etalase, memotret produk, dan menulis listing yang menarik dan mudah ditemukan calon pembeli.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Mendatangkan kunjungan dan penjualan lewat iklan marketplace, kampanye, konten, dan live shopping.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Mengelola stok dan pesanan, menjaga ulasan dan layanan, lalu membaca data untuk mengembangkan toko.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Lima pilar yang dibangun bertahap, dari riset produk sampai pengembangan toko.
Mentor menyesuaikan penekanan dengan tujuan Anda. Pemula fokus ke riset produk dan buka toko, pemilik UMKM fokus ke optimasi dan iklan, yang sudah berjalan fokus ke skala dan operasional.
Menemukan produk yang laku dan memilih model jualan yang pas dengan modal Anda.
Membuka dan menata toko di marketplace agar tampil rapi dan profesional.
Memotret produk dan menulis listing yang menarik sekaligus mudah ditemukan.
Mendatangkan pembeli lewat iklan, kampanye, konten, dan live shopping.
Mengelola pesanan, melayani pelanggan, dan membaca data untuk tumbuh.
Ingin punya penghasilan dari rumah dengan berjualan online sambil tetap mengurus keluarga.
Rekomendasi:
Karyawan yang ingin membangun penghasilan sampingan dari toko online tanpa mengganggu pekerjaan utama.
Rekomendasi:
Mahasiswa atau pemula yang ingin belajar bisnis online dari nol dengan modal terbatas.
Rekomendasi:
Pemilik usaha yang sudah berjalan offline dan ingin membawa produknya ke marketplace dan online.
Rekomendasi:
Setiap tempat jualan punya karakter, biaya, dan pembeli yang berbeda. Memahami enam channel ini membantu Anda memilih tempat yang paling pas dengan produk dan modal, di luar sekadar ikut yang sedang ramai.
Marketplace paling ramai di Indonesia
Pasar dengan kunjungan terbesar dan fitur paling lengkap, dari gratis ongkir, iklan, sampai live shopping.
Paling cocok untuk: Pemula dan produk massal yang mengincar traffic besar.
Gambaran biaya: Komisi dan biaya layanan per transaksi.
Marketplace lokal dengan ekosistem matang
Pasar mapan yang terhubung ekosistem GoTo, dikenal kuat untuk brand lokal dan pembeli yang loyal.
Paling cocok untuk: Brand lokal dan produk dengan margin yang sehat.
Gambaran biaya: Komisi menyesuaikan kategori produk.
Jualan lewat konten dan live
Tempat jualan yang menyatu dengan konten dan live, dengan pertumbuhan cepat dan pembelian spontan.
Paling cocok untuk: Produk visual dan penjual yang kuat membuat konten.
Gambaran biaya: Komisi ditambah biaya promosi konten.
Marketplace dengan jangkauan regional
Pasar dengan jangkauan Asia Tenggara dan kampanye besar berkala, kuat di kategori elektronik dan brand.
Paling cocok untuk: Produk elektronik dan brand yang ingin menjangkau lintas negara.
Gambaran biaya: Komisi dan biaya layanan per kategori.
Jualan lewat sosial media dan chat
Tempat berjualan paling dekat dengan pelanggan, bisa dimulai dari nol tanpa marketplace dan tanpa komisi platform.
Paling cocok untuk: Produk niche, custom, dan usaha rintisan bermodal kecil.
Gambaran biaya: Gratis, tetapi butuh waktu membalas chat dan membangun audiens.
Toko mandiri dengan kendali penuh
Toko milik sendiri yang memberi kendali penuh atas brand dan data pelanggan, cocok saat usaha sudah punya pembeli setia.
Paling cocok untuk: Brand yang sudah memiliki pelanggan dan ingin lepas dari komisi.
Gambaran biaya: Biaya domain, hosting, atau platform seperti Shopify.
Pemula sebaiknya fokus di satu atau dua channel dulu sampai paham polanya, baru melebar. Memaksakan jualan di semua tempat sekaligus justru membuat operasional kewalahan. Di sesi konsultasi, mentor membantu memilih channel pertama yang paling cocok dengan produk dan waktu yang Anda punya.
Membangun toko online bukan soal langsung unggah produk lalu berharap laku. Ia menapak lewat lima tahap berurutan, dari menemukan produk sampai toko berjalan stabil. Mentor mendampingi Anda di setiap tahap dengan praktik di toko sendiri.
Menemukan apa yang laku dan dari mana mendapatkannya
Hasil tahap ini: Punya produk dengan permintaan yang jelas dan sumber yang pasti.
Menyiapkan toko yang rapi dan dipercaya
Hasil tahap ini: Toko siap dengan tampilan rapi dan terkesan profesional.
Membuat produk menarik dan mudah ditemukan
Hasil tahap ini: Listing yang muncul di pencarian dan menggoda untuk diklik.
Mendatangkan pembeli ke toko Anda
Hasil tahap ini: Kunjungan toko naik dan penjualan pertama mulai mengalir.
Menjaga toko tetap berjalan dan pelanggan kembali
Hasil tahap ini: Toko berjalan stabil dengan pelanggan yang kembali membeli.
Banyak pemula menyerah karena mencoba melakukan semuanya dalam semalam. Kami mengajak menapaki tahap demi tahap, memastikan satu pondasi kokoh sebelum lanjut. Dengan begitu, kemajuan terasa nyata dan toko tumbuh di atas dasar yang kuat.
Kesalahan yang paling sering kami temui, dan cara mentor melatih siswa menghindarinya.
Kenapa terjadi
Pemula tergoda menjual produk yang disukainya sendiri, padahal belum tentu dicari pasar, sehingga toko sepi sejak awal.
Cara kami mengatasinya
Mentor menanamkan kebiasaan riset permintaan dan kompetitor lebih dulu, agar produk yang dijual memang punya pembeli.
Kenapa terjadi
Di marketplace, pembeli menilai dari foto dan deskripsi. Foto buram dan judul seadanya membuat produk tenggelam dan jarang diklik.
Cara kami mengatasinya
Kami melatih memotret produk dengan HP secara menarik dan menulis listing ber-keyword, supaya produk muncul di pencarian dan mengundang klik.
Kenapa terjadi
Pemula sering mengira harga termurah pasti menang, padahal tanpa menghitung biaya, margin habis dan usaha justru merugi.
Cara kami mengatasinya
Mentor mengajarkan menghitung modal, biaya, dan margin sebelum menentukan harga, sehingga jualan tetap kompetitif dan menguntungkan.
Kenapa terjadi
Telat membalas chat dan membiarkan ulasan buruk menurunkan peringkat toko, dan di marketplace reputasi sangat menentukan.
Cara kami mengatasinya
Kami menanamkan kebiasaan melayani cepat dan menjaga ulasan, karena pelanggan puas adalah mesin penjualan yang paling murah.
Mentor yang terbiasa mengelola toko online mendampingi satu lawan satu, dari riset produk sampai toko berjalan dan menghasilkan.
Anda menentukan tempo. Bertanya dan praktik sepuasnya, setiap kendala toko langsung dibahas tanpa menunggu kelas.
Anda belajar sambil membangun toko sungguhan, sehingga selesai les Anda sudah punya toko yang berjalan.
Dari Shopee, Tokopedia, sampai TikTok Shop, lengkap dalam satu jalur belajar yang runtut.
Bukan berhenti di buka toko, mentor mendampingi sampai penjualan pertama mengalir dan toko stabil.
Biaya jelas dari awal, mulai per sesi tanpa keharusan paket panjang di muka.
Belajar online dari mana saja dengan jadwal yang menyesuaikan kesibukan rumah, kerja, atau kuliah Anda.
Mentor kami adalah praktisi dan lulusan Manajemen, Ekonomi, serta Desain Komunikasi Visual dari kampus ternama, terbiasa mengelola toko online nyata dan mengajarkannya dengan bahasa yang membumi.
Manajemen, Universitas Jenderal Soedirman
Strategi toko dan operasional“Berlatar Manajemen Universitas Jenderal Soedirman, Awa membantu siswa menata toko sejak awal supaya operasionalnya rapi dan tidak kewalahan saat pesanan mulai ramai.”
Ekonomi Syariah, Universitas Negeri Surabaya
Riset produk dan hitung margin“Yang ditekankan Byan sejak sesi pertama adalah angka. Ia mengajak siswa menghitung modal dan margin lebih dulu, agar jualan benar-benar menguntungkan, bukan sekadar ramai.”
Ilmu Ekonomi, Universitas Andalas
Membaca pasar dan tren produk“Lulusan Ilmu Ekonomi Universitas Andalas, Titi melatih siswa membaca tren dan permintaan pasar, sehingga produk yang dijual memang dicari, bukan sekadar disukai penjualnya.”
Desain Komunikasi Visual, Universitas Kristen Petra
Foto produk dan tampilan toko“Dari Desain Komunikasi Visual Universitas Kristen Petra, Michelle mengajarkan cara memotret produk dengan HP biasa agar tampak menarik dan membuat calon pembeli berhenti menggulir.”
Manajemen, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Marketplace dan optimasi listing“Nurma terbiasa mengulik marketplace, dan ia menularkan cara menulis judul serta deskripsi produk agar listing muncul di halaman pencarian dan mudah ditemukan pembeli.”
Ekonomi Islam, Universitas Airlangga
Iklan dan mendatangkan pembeli“Dwi mendampingi siswa memasang iklan marketplace dengan anggaran kecil, lalu mengukurnya, supaya setiap rupiah promosi benar-benar menghasilkan kunjungan dan penjualan.”
Pengalaman jujur siswa EduPoint, mulai ibu rumah tangga sampai pemilik UMKM yang akhirnya berani jualan online.
Saya ibu rumah tangga dan ingin punya penghasilan dari rumah. Mentor membimbing dari riset produk, buka toko Shopee, sampai foto produk. Sekarang toko saya sudah jalan dan dapat orderan tiap minggu.
Ibu Sari S.
Ibu rumah tangga • Bandung
Saya karyawan dan ingin penghasilan sampingan. Yang saya suka, mentor membangun sistem toko yang bisa jalan sambilan tanpa mengganggu kerja utama. Penjualan sampingan saya mulai stabil.
Windi W.
Karyawan side hustle • Jakarta
Saya punya warung offline dan ingin masuk ke online. Mentor membantu memindahkan produk ke Tokopedia dan menata listing. Sekarang pembeli datang dari luar kota, sesuatu yang dulu tak terbayang.
Pak Anas A.
Pemilik UMKM • Semarang
Sebagai mahasiswa dengan modal terbatas, saya mulai dari dropship. Mentor menjelaskan model tanpa stok dengan sabar. Sekarang saya paham alurnya dan sudah punya beberapa pelanggan tetap.
Tia T.
Mahasiswa • Jogja
Saya sudah jualan tapi toko selalu sepi. Ternyata masalahnya di foto dan judul produk. Setelah dibimbing memperbaiki listing, kunjungan toko naik dan produk saya mulai muncul di pencarian.
Fika R.
Penjual reseller • Bekasi
Saya ingin coba TikTok Shop tapi takut salah langkah. Mentor menemani dari buka toko sampai bikin konten jualan. Live pertama saya memang sepi, tapi sekarang sudah ada pembeli yang datang dari konten.
Gezan G.
Penjual pemula • Surabaya
Saya jualan baju dan bingung soal harga karena sering rugi diam-diam. Mentor mengajari menghitung modal dan margin dengan benar. Sekarang saya menetapkan harga dengan tenang dan tetap untung.
Saniya S.
Penjual fashion • Tangerang
Saya jualan makanan rumahan dan ingin lebih rapi mengelola pesanan. Mentor membantu menata sistem stok dan pengiriman. Sekarang pesanan tidak lagi tertukar dan pelanggan banyak yang kembali memesan.
Ibu Firda F.
Penjual makanan rumahan • Malang
Harga transparan tanpa biaya tersembunyi. Pilih paket sesuai tujuan.
Jaminan ganti mentor gratis jika belum cocok di 2 sesi pertama.Cocok untuk mengenal mentor dan memulai dari riset produk.
Rp 105.000/sesi • 4x pertemuan
Berlaku 1 bulan
Pilihan paling populer untuk belajar konsisten tiap minggu.
Rp 100.000/sesi • 8x pertemuan
Berlaku 2 bulan
Persiapan menyeluruh untuk membangun toko yang berjalan dan menghasilkan.
Rp 95.000/sesi • 16x pertemuan
Berlaku 4 bulan
Harga dapat menyesuaikan tujuan belajar, lokasi, dan format les. Hubungi kami untuk penawaran pasti.
Les e-commerce online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les e-commerce tatap muka, mentor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Perjalanan nyata siswa EduPoint dari belajar sampai punya toko online yang menghasilkan.
Pertanyaan yang paling sering muncul sebelum mulai belajar, kami jawab apa adanya.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Konsultasi gratis untuk menentukan produk, mencocokkan mentor, dan menyusun jalur dari riset sampai toko berjalan.