Satu siswa satu mentor, belajar membangun toko online langkah demi langkah: riset produk yang laku, buka toko di Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop, memotret produk, mengoptimasi listing, sampai beriklan dan melayani pesanan. Belajar lewat praktik di toko Anda sendiri, di mana saja secara online.





Les e-commerce adalah bimbingan privat satu guru satu siswa untuk belajar berjualan online secara terstruktur: menemukan produk yang laku, menata toko di Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, memotret produk, mengoptimasi listing, sampai beriklan dan mengelola pesanan. Sasarannya punya toko yang benar-benar berjalan dan menghasilkan, disesuaikan apakah Anda memulai dari nol atau membawa usaha lama ke ranah online.
Apa pun formatnya, kurikulumnya sama-sama mengantar Anda dari ide jualan sampai toko yang berjalan.
Belajar via Zoom dengan screen sharing, langsung praktik menata toko bersama mentor.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 60 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Mentor datang ke rumah untuk pendampingan langsung di kota-kota tertentu.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Belajar bersama 2-3 rekan atau anggota keluarga, berbagi ide dan studi kasus toko.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 90 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Tarif online dan tatap muka sama โ selisih angka antar kartu hanya karena durasi sesinya.
Empat tahap bertingkat, dari memahami dasar jualan online sampai mengembangkan toko dengan iklan dan data.
Memahami cara kerja marketplace, jenis produk, dan model jualan. Fondasi yang membuat keputusan berikutnya terasa logis.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Menata etalase, memotret produk, dan menulis listing yang menarik dan mudah ditemukan calon pembeli.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Mendatangkan kunjungan dan penjualan lewat iklan marketplace, kampanye, konten, dan live shopping.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Mengelola stok dan pesanan, menjaga ulasan dan layanan, lalu membaca data untuk mengembangkan toko.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Lima pilar yang dibangun bertahap, dari riset produk sampai pengembangan toko.
Mentor menyesuaikan penekanan dengan tujuan Anda. Pemula fokus ke riset produk dan buka toko, pemilik UMKM fokus ke optimasi dan iklan, yang sudah berjalan fokus ke skala dan operasional.
Menemukan produk yang laku dan memilih model jualan yang pas dengan modal Anda.
Membuka dan menata toko di marketplace agar tampil rapi dan profesional.
Memotret produk dan menulis listing yang menarik sekaligus mudah ditemukan.
Mendatangkan pembeli lewat iklan, kampanye, konten, dan live shopping.
Mengelola pesanan, melayani pelanggan, dan membaca data untuk tumbuh.
Ingin punya penghasilan dari rumah dengan berjualan online sambil tetap mengurus keluarga.
Rekomendasi:
Karyawan yang ingin membangun penghasilan sampingan dari toko online tanpa mengganggu pekerjaan utama.
Rekomendasi:
Mahasiswa atau pemula yang ingin belajar bisnis online dari nol dengan modal terbatas.
Rekomendasi:
Pemilik usaha yang sudah berjalan offline dan ingin membawa produknya ke marketplace dan online.
Rekomendasi:
Setiap tempat jualan punya karakter, biaya, dan pembeli yang berbeda. Memahami enam channel ini membantu Anda memilih tempat yang paling pas dengan produk dan modal, di luar sekadar ikut yang sedang ramai.
Marketplace paling ramai di Indonesia
Pasar dengan kunjungan terbesar dan fitur paling lengkap, dari gratis ongkir, iklan, sampai live shopping.
Paling cocok untuk: Pemula dan produk massal yang mengincar traffic besar.
Gambaran biaya: Komisi dan biaya layanan per transaksi.
Marketplace lokal dengan jaringan penjual dan pembeli yang matang
Pasar mapan yang terhubung dengan layanan GoTo (Gojek dan GoPay), dikenal kuat untuk brand lokal dan pembeli yang loyal.
Paling cocok untuk: Brand lokal dan produk dengan margin yang sehat.
Gambaran biaya: Komisi menyesuaikan kategori produk.
Jualan lewat konten dan live
Tempat jualan yang menyatu dengan konten dan live, dengan pertumbuhan cepat dan pembelian spontan.
Paling cocok untuk: Produk visual dan penjual yang kuat membuat konten.
Gambaran biaya: Komisi ditambah biaya promosi konten.
Marketplace dengan jangkauan regional
Pasar dengan jangkauan Asia Tenggara dan kampanye besar berkala, kuat di kategori elektronik dan brand.
Paling cocok untuk: Produk elektronik dan brand yang ingin menjangkau lintas negara.
Gambaran biaya: Komisi dan biaya layanan per kategori.
Jualan lewat sosial media dan chat
Tempat berjualan paling dekat dengan pelanggan, bisa dimulai dari nol tanpa marketplace dan tanpa komisi platform.
Paling cocok untuk: Produk niche, custom, dan usaha rintisan bermodal kecil.
Gambaran biaya: Gratis, tetapi butuh waktu membalas chat dan membangun audiens.
Toko mandiri dengan kendali penuh
Toko milik sendiri yang memberi kendali penuh atas brand dan data pelanggan, cocok saat usaha sudah punya pembeli setia.
Paling cocok untuk: Brand yang sudah memiliki pelanggan dan ingin lepas dari komisi.
Gambaran biaya: Biaya domain, hosting, atau platform seperti Shopify.
Pemula sebaiknya fokus di satu atau dua channel dulu sampai paham polanya, baru melebar. Memaksakan jualan di semua tempat sekaligus justru membuat operasional kewalahan. Di sesi konsultasi, mentor membantu memilih channel pertama yang paling cocok dengan produk dan waktu yang Anda punya.
Membangun toko online bukan soal langsung unggah produk lalu berharap laku. Ia menapak lewat lima tahap berurutan, dari menemukan produk sampai toko berjalan stabil. Mentor mendampingi Anda di setiap tahap dengan praktik di toko sendiri.
Menemukan apa yang laku dan dari mana mendapatkannya
Hasil tahap ini: Punya produk dengan permintaan yang jelas dan sumber yang pasti.
Menyiapkan toko yang rapi dan dipercaya
Hasil tahap ini: Toko siap dengan tampilan rapi dan terkesan profesional.
Membuat produk menarik dan mudah ditemukan
Hasil tahap ini: Listing yang muncul di pencarian dan menggoda untuk diklik.
Mendatangkan pembeli ke toko Anda
Hasil tahap ini: Kunjungan toko naik dan penjualan pertama mulai mengalir.
Menjaga toko tetap berjalan dan pelanggan kembali
Hasil tahap ini: Toko berjalan stabil dengan pelanggan yang kembali membeli.
Banyak pemula menyerah karena mencoba melakukan semuanya dalam semalam. Kami mengajak menjalani tahap demi tahap, memastikan satu pondasi kokoh sebelum lanjut. Dengan begitu, kemajuan terasa nyata dan toko tumbuh di atas dasar yang kuat.
Kesalahan yang diam-diam menggerus untung penjual online pemula, dan cara mentor menambalnya.
Kenapa terjadi
Pemula tergoda menjual produk yang disukainya sendiri, padahal belum tentu dicari pasar, sehingga toko sepi sejak awal.
Cara kami mengatasinya
Mentor menanamkan kebiasaan riset permintaan dan kompetitor lebih dulu, agar produk yang dijual memang punya pembeli.
Kenapa terjadi
Di marketplace, pembeli menilai dari foto dan deskripsi. Foto buram dan judul seadanya membuat produk tenggelam dan jarang diklik.
Cara kami mengatasinya
Kami melatih memotret produk dengan HP secara menarik dan menulis listing ber-keyword, supaya produk muncul di pencarian dan mengundang klik.
Kenapa terjadi
Pemula sering mengira harga termurah pasti menang, padahal tanpa menghitung biaya, margin habis dan usaha justru merugi.
Cara kami mengatasinya
Mentor mengajarkan menghitung modal, biaya, dan margin sebelum menentukan harga, sehingga jualan tetap kompetitif dan menguntungkan.
Kenapa terjadi
Telat membalas chat dan membiarkan ulasan buruk menurunkan peringkat toko, dan di marketplace reputasi sangat menentukan.
Cara kami mengatasinya
Kami menanamkan kebiasaan melayani cepat dan menjaga ulasan, karena pelanggan puas adalah mesin penjualan yang paling murah.
Mentor yang terbiasa mengelola toko online mendampingi satu guru satu murid, dari riset produk sampai toko berjalan dan menghasilkan.
Anda menentukan tempo. Bertanya dan praktik sepuasnya, setiap kendala toko langsung dibahas tanpa menunggu kelas.
Anda belajar sambil membangun toko sungguhan, sehingga selesai les Anda sudah punya toko yang berjalan.
Dari Shopee, Tokopedia, sampai TikTok Shop, lengkap dalam satu jalur belajar yang runtut.
Bukan berhenti di buka toko, mentor mendampingi sampai penjualan pertama mengalir dan toko stabil.
Harga per sesi tampil terbuka. Paket awal berisi 4 sesi dan bisa difokuskan pada riset produk serta menyusun listing toko.
Belajar online dari mana saja dengan jadwal yang menyesuaikan kesibukan rumah, kerja, atau kuliah Anda.
Mentor kami adalah praktisi dan lulusan Manajemen, Ekonomi, serta Desain Komunikasi Visual dari kampus ternama, terbiasa mengelola toko online nyata dan mengajarkannya dengan bahasa yang membumi.

Ekonomi Syariah, Universitas Negeri Surabaya
Riset produk dan hitung marginโYang ditekankan Byan sejak awal adalah angka. Lulusan Ekonomi Universitas Negeri Surabaya ini mengajak siswa menghitung modal dan margin dulu, supaya jualan benar-benar menguntungkan.โ

Manajemen, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Marketplace dan optimasi listingโNurma terbiasa membahas marketplace. Lulusan Manajemen Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia ini menularkan cara menulis judul dan deskripsi produk agar listing mudah ditemukan pembeli.โ

Manajemen, UPN Veteran Jawa Timur
Strategi toko dan operasionalโBerbekal Manajemen UPN Veteran Jawa Timur, Aura membantu siswa menata toko sejak awal agar operasionalnya rapi dan tidak kewalahan saat pesanan mulai ramai.โ

Manajemen, UPN Veteran Yogyakarta
Iklan dan mendatangkan pembeliโYanuar mendampingi siswa memasang iklan marketplace dengan anggaran kecil lalu mengukurnya, supaya setiap rupiah promosi menghasilkan kunjungan dan penjualan. Ia lulusan Manajemen UPN Veteran Yogyakarta.โ

Akuntansi Manajemen, Politeknik Negeri Malang
Hitung biaya, harga, dan untungโDari Akuntansi Manajemen Politeknik Negeri Malang, Marsha melatih siswa menetapkan harga setelah menghitung semua biaya, agar toko tumbuh tanpa diam-diam merugi.โ

Manajemen, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Layanan pelanggan dan menjaga ulasanโVivi mengingatkan bahwa ulasan adalah nyawa toko online. Lulusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini melatih siswa melayani pembeli dengan cepat dan menjaga reputasi toko.โ
Pengalaman jujur siswa EduPoint, mulai ibu rumah tangga sampai pemilik UMKM yang akhirnya berani jualan online.
Saya ibu rumah tangga dan ingin punya penghasilan dari rumah. Mentor membimbing dari riset produk, buka toko Shopee, sampai foto produk. Sekarang toko saya sudah jalan dan dapat orderan tiap minggu.
Ibu Sari S.
Ibu rumah tangga โข Bandung
Saya karyawan dan ingin penghasilan sampingan. Yang saya suka, mentor membangun sistem toko yang bisa jalan sambilan tanpa mengganggu kerja utama. Penjualan sampingan saya mulai stabil.
Windi W.
Karyawan side hustle โข Jakarta
Saya punya warung offline dan ingin masuk ke online. Mentor membantu memindahkan produk ke Tokopedia dan menata listing. Sekarang pembeli datang dari luar kota, sesuatu yang dulu tak terbayang.
Pak Anas A.
Pemilik UMKM โข Semarang
Sebagai mahasiswa dengan modal terbatas, saya mulai dari dropship. Mentor menjelaskan model tanpa stok dengan sabar. Sekarang saya paham alurnya dan sudah punya beberapa pelanggan tetap.
Tia T.
Mahasiswa โข Jogja
Saya sudah jualan tapi toko selalu sepi. Ternyata masalahnya di foto dan judul produk. Setelah dibimbing memperbaiki listing, kunjungan toko naik dan produk saya mulai muncul di pencarian.
Fika R.
Penjual reseller โข Bekasi
Saya ingin coba TikTok Shop tapi takut salah langkah. Mentor menemani dari buka toko sampai bikin konten jualan. Live pertama saya memang sepi, tapi sekarang sudah ada pembeli yang datang dari konten.
Gezan G.
Penjual pemula โข Surabaya
Saya jualan baju dan bingung soal harga karena sering rugi diam-diam. Mentor mengajari menghitung modal dan margin dengan benar. Sekarang saya menetapkan harga dengan tenang dan tetap untung.
Saniya S.
Penjual fashion โข Tangerang
Saya jualan makanan rumahan dan ingin lebih rapi mengelola pesanan. Mentor membantu menata sistem stok dan pengiriman. Sekarang pesanan tidak lagi tertukar dan pelanggan banyak yang kembali memesan.
Ibu Firda F.
Penjual makanan rumahan โข Malang
Belajar jualan online dipatok dengan tarif per jam transparan. Pilih durasi 60, 90, atau 120 menit per sesi, atur 4 sampai 28 pertemuan tiap bulan mengikuti ritme toko Anda, dan total biayanya terhitung terang begitu mendaftar.
Mulai dari
Rp 102.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Daftar & Hitung HargaBayar fleksibel โ QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Tarif menyesuaikan lokasi kota Anda, dan tutor dapat diganti gratis tanpa batas bila kurang cocok.
Les e-commerce online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les e-commerce tatap muka, mentor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Perjalanan nyata siswa EduPoint dari belajar sampai punya toko online yang menghasilkan.
Latar Belakang
Ibu rumah tangga yang belum pernah jualan online
Belajar bertahap dari riset produk, buka toko Shopee, foto produk, sampai pasang iklan kecil-kecilan
Latar Belakang
Pemilik usaha kopi bubuk yang hanya menjual ke tetangga
Memindahkan produk ke Tokopedia dan TikTok Shop, memperbaiki foto, lalu memanfaatkan kampanye
Latar Belakang
Karyawan yang memulai toko online sebagai sampingan
Membangun sistem toko yang berjalan sambilan, mengoptimasi listing, dan beriklan secara terukur
Pertanyaan yang paling sering muncul sebelum mulai belajar, kami jawab apa adanya.
Dua pilihan ini sering membingungkan pemula. Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop sudah ramai pengunjung, jadi Anda tinggal menumpang traffic yang ada. Cocok untuk memulai karena pembeli mudah datang, sistem pembayaran dan pengiriman sudah tersedia, dan kepercayaan pembeli sudah terbangun. Konsekuensinya, ada komisi per transaksi dan persaingan harga yang ketat.
Toko sendiri berupa website memberi kendali penuh atas brand dan data pelanggan, tanpa komisi marketplace. Namun Anda harus mendatangkan pengunjung sendiri lewat iklan dan konten, dan itu butuh waktu serta keterampilan tambahan.
Untuk hampir semua pemula, mulai dari marketplace adalah pilihan paling masuk akal. Di sana Anda belajar berjualan sambil mendapat pembeli, lalu membangun website sendiri setelah punya pelanggan setia. Di EduPoint, mentor membantu memilih titik awal yang sesuai dengan produk dan modal Anda, lalu menyusun langkahnya secara bertahap.
Kabar baiknya, jualan online bisa dimulai dengan modal yang jauh lebih kecil daripada membuka toko fisik. Bahkan ada jalan tanpa modal stok sama sekali, yaitu dropship, ketika Anda menjual produk supplier dan ia yang mengirim setelah ada pesanan.
Jika ingin menyetok sendiri, modal awal bisa dimulai dari ratusan ribu untuk beberapa item, lalu ditambah seiring penjualan. Biaya lain yang perlu disiapkan biasanya kecil: kuota internet, kemasan, dan kadang anggaran iklan ringan untuk menguji pasar.
Yang paling menentukan bagi pemula adalah cara mengelola modal, sama pentingnya dengan menyiapkan besarnya modal itu sendiri. Banyak yang langsung menyetok banyak produk yang ternyata kurang laku. Lebih bijak memulai kecil, menguji mana yang diminati, baru menambah stok pada produk yang terbukti laris. Di EduPoint, mentor membantu menghitung modal yang realistis dan memilih model yang sesuai kantong Anda, sehingga risiko tetap terkendali sejak awal.
Tiga model ini menentukan seberapa besar modal dan tanggung jawab Anda. Dropship adalah yang paling ringan: Anda memasarkan produk supplier tanpa menyetok, dan supplier yang mengirim. Modal nyaris nol, tapi margin tipis dan Anda bergantung pada stok serta kualitas supplier.
Reseller berarti Anda membeli stok dalam jumlah tertentu lalu menjualnya kembali. Marginnya lebih besar dari dropship dan Anda lebih leluasa mengatur harga, tapi butuh modal dan tempat menyimpan barang.
Produk sendiri memberi margin dan kendali brand paling besar, dari produksi sampai kemasan. Imbalannya, modal dan usaha paling berat, mulai dari produksi sampai menjaga kualitas.
Banyak penjual memulai dari dropship untuk belajar polanya tanpa risiko besar, naik ke reseller saat sudah paham produk yang laku, lalu membangun produk sendiri ketika brand mulai dikenal. Di EduPoint, mentor membantu memilih model yang pas dengan modal dan tujuan Anda saat ini.
Produk yang bagus tetap sepi bila tak muncul saat pembeli mencari. Marketplace punya mesin pencari sendiri, dan ada cara agar produk Anda tampil lebih atas:
- Pakai kata kunci di judul: tulis nama produk seperti yang diketik pembeli, lengkap dengan merek, jenis, dan ukuran. - Isi deskripsi dengan lengkap: sebutkan manfaat, spesifikasi, dan kata kunci tambahan secara alami. - Lengkapi semua atribut produk: kategori, varian, dan detail yang diminta marketplace membantu produk terindeks. - Jaga performa toko: balas chat cepat, kirim tepat waktu, dan rawat ulasan baik, karena ini menaikkan peringkat. - Manfaatkan iklan untuk dorongan awal: iklan membantu produk baru terlihat sebelum reputasinya terbangun. - Perbarui produk yang laku: produk dengan penjualan dan ulasan baik cenderung naik dengan sendirinya.
Di paket Optimasi dan Bisnis, mentor mendampingi Anda memperbaiki listing satu per satu sampai produk benar-benar muncul di pencarian dan menarik diklik, sehingga toko tak lagi bergantung pada keberuntungan.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Program lain yang sering diambil bersama e-commerce.
Konsultasi gratis untuk menentukan produk, mencocokkan mentor, dan menyusun jalur dari riset sampai toko berjalan.