Jarak Rumpun Ilmu: S2 Linear, Lintas Jurusan, dan Beban Matrikulasi
Keputusan pertama seorang calon magister menyangkut jarak antara bidang S1 dan prodi tujuan. S2 linear berarti melanjutkan rumpun yang sama, misalnya sarjana akuntansi yang masuk Magister Akuntansi. Fondasi teorinya sudah terbentuk, sehingga semester pertama terasa sebagai pendalaman. S2 lintas jurusan berarti berpindah rumpun, misalnya sarjana teknik yang masuk Magister Manajemen, dan pola perpindahan seperti ini lazim diterima banyak kampus.
Pendaftar lintas rumpun biasanya menempuh matrikulasi, yaitu paket mata kuliah penyetaraan yang menutup kesenjangan materi dasar. Matrikulasi ditempuh sebelum atau di awal semester pertama, menambah beban SKS di luar kurikulum inti, dan di sebagian kampus dipungut biayanya secara terpisah. Jumlah SKS-nya berbeda antar prodi, jadi angka itu perlu ditanyakan langsung ke bagian admisi sebelum kamu mengunci pilihan.
Cara praktis mengukur jaraknya adalah membuka kurikulum prodi tujuan dan menandai mata kuliah semester satu yang istilahnya belum pernah kamu temui di transkrip S1. Kalau tanda itu hanya muncul di satu atau dua mata kuliah, jaraknya pendek. Kalau hampir seluruh daftar terasa asing, siapkan waktu tambahan untuk membaca buku pengantar bidang itu sejak sebelum mendaftar. Pengalaman kerja yang relevan sering ikut dipertimbangkan, jadi catat juga proyek atau jabatan yang menyentuh bidang baru tersebut.
Tandai mata kuliah semester satu yang istilahnya asing bagimu; jumlah tanda itu memberi gambaran jarak rumpun dan beban matrikulasi yang perlu disiapkan.