Terbuka 119 posisi guru les privat di Sragen untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan kebutuhan terbanyak pada Mengaji, Matematika, dan Bahasa Inggris. Penempatan menjangkau Sragen Kota, Masaran, Gemolong, Kedawung, dan Sambungmacan. Terbuka untuk mahasiswa aktif dan lulusan minimal SMA/sederajat. Fee Rp35.000โ150.000 per pertemuan, dengan jadwal mengajar yang menyesuaikan waktu luang Anda tanpa perlu jauh ke kota besar. Mengaji membuka dua puluh kursi, permintaan tertinggi di Sragen Kota. Pendaftaran gratis lewat formulir online, dan Anda bisa mulai mengajar dalam 48โ72 jam setelah proses pencocokan.

Guru les privat Sragen adalah tenaga pengajar yang menemani anak-anak Kabupaten Sragen belajar, entah dengan bertandang ke rumah siswa atau melalui sesi daring. Sragen adalah lumbung padi Jawa Tengah dengan 20 kecamatan, mencakup pusat kota, sentra batik Kliwonan di Masaran, kawasan situs purba Sangiran, dan wilayah lainnya. Kebutuhan guru les tersebar merata sampai ke desa-desanya sepanjang tahun ajaran.
Pilih mata pelajaran sesuai keahlian Anda. Klik untuk langsung daftar via WhatsApp.
Kami butuh guru les di seluruh penjuru Kabupaten Sragen. Pilih area sesuai domisili Anda.
Sragen, Karangmalang, Sidoharjo, Ngrampal
Masaran, Plupuh, Kalijambe, Tanon
Penghasilan per jam berdasarkan mata pelajaran dan level. Tarif tetap layak di kabupaten dengan biaya hidup yang ramah kantong.
| Level | Gaji |
|---|---|
| SD / Elementary | Rp 45.000 - 70.000 |
| SMP / Junior High | Rp 55.000 - 95.000 |
| SMA / Senior High | Rp 70.000 - 125.000 |
| UTBK / Olimpiade | Rp 85.000 - 150.000 |
| Ngaji / Calistung | Rp 35.000 - 85.000 |
* UMK Sragen 2025 sekitar Rp 2,18 juta. Beberapa jam mengajar per pekan saja sudah memberi tambahan yang terasa bagi rumah tangga di Sragen.
Pahami lanskap pendidikan lokal yang mendorong permintaan les privat
SMA Swasta
SMA Negeri
Empat alasan kuat memilih jalan mengajar di lumbung padi dan tanah leluhur peradaban ini
Kecamatan
Sragen menyangga pasokan beras provinsi. Ekonomi yang stabil dari pertanian membuat keluarga di sini punya pijakan untuk memprioritaskan pendidikan anak, dan permintaan les pun tumbuh merata sampai ke desa.
Situs Dunia
Situs purba Sangiran adalah warisan dunia UNESCO yang membuat anak-anak Sragen tumbuh akrab dengan rasa ingin tahu pada sejarah dan sains. Modal alami untuk mengajar IPA, sejarah, dan literasi.
Kami mencari pengajar yang rendah hati, telaten, dan paham betul cara berbaur dengan keluarga di Sragen.
Mengajar di kampung halaman dengan suasana hangat dan dukungan yang nyata.
Besaran fee per sesi sudah disampaikan sebelum Anda menerima siswa, sesuai pengalaman dan bidang yang diampu. Dengan biaya hidup Sragen yang bersahabat, hasilnya terasa cukup untuk menopang kebutuhan.
Banyak warga Sragen merasa harus ke Solo atau Jogja untuk berkarya. Di sini Anda bisa mengajar di lingkungan sendiri, seperti Sragen Kota, Gemolong, Masaran, dan sekitarnya, tanpa meninggalkan kampung.
Empat langkah ringkas bagi warga Sragen yang ingin mulai berbagi ilmu, dari mendaftar sampai mengajar murid pertama.
Klik tombol daftar, sebutkan nama, desa atau kecamatan tempat Anda tinggal, dan pelajaran yang Anda kuasai. Pesan Anda dibaca tim yang tahu seluk-beluk wilayah Sragen, termasuk kecamatan pinggiran seperti Tangen.
Pengalaman jujur dari pengajar yang sudah lebih dulu bergabung di Sragen.
โDulu saya pikir lulusan Sragen harus ke Solo cari kerja. Ternyata di kota sendiri pun banyak yang butuh guru les matematika. Saya mengajar selepas magrib, paginya masih bisa bantu warung orang tua. Pas sekali untuk saya yang belum mau jauh dari rumah.โ
Penjelasan lengkap bagi Anda yang ingin menjadi guru les di Kabupaten Sragen.
Temukan lowongan di berbagai mata pelajaran dan kota lainnya
Bergabung dengan 150+ guru les di Sragen. Daftar gratis via WhatsApp, mulai mengajar dalam hitungan hari!
Gemolong, Sumberlawang, Miri, Sukodono
Kedawung, Sambirejo, Gondang, Mondokan
Sambungmacan, Tangen, Jenar, Gesi
SMA Swasta
SMK Negeri
SMK Negeri
Madrasah
Swasta
Negeri
Sragen dijuluki Bumi Sukowati dan terdiri atas 20 kecamatan dengan luas hampir 995 km persegi
Universitas Sragen (UNISSRA) resmi dibuka pada 2024 dengan enam program studi unggulan
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen tercatat sebagai sekolah dengan nilai UTBK tertinggi di kabupaten ini
UMK Sragen 2025 sekitar Rp 2.182.200, menjadikan biaya hidup relatif terjangkau
Situs purba Sangiran berstatus warisan dunia UNESCO dan menjadi ikon edukasi sejarah di Sragen
Perajin Batik
Kawasan Masaran dan Plupuh hidup dari ribuan perajin batik. Keluarga pengrajin yang mulai berkembang kerap mencari pendamping belajar untuk anak-anak mereka di sela kesibukan membatik.
Guru Aktif
Lebih dari 150 guru les aktif sudah tersebar di Sragen. Sesama pengajar saling melempar rekomendasi siswa, berbagi cara mengajar, dan menjaga semangat satu sama lain.
Permintaan les ngaji dan tahfidz tinggi, sejalan dengan banyaknya pesantren dan TPQ di pelosok Sragen
Lulusan SMK Negeri unggulan Sragen butuh bimbingan akuntansi, perkantoran, dan persiapan dunia kerja
Persiapan masuk SMA favorit seperti SMAN 1 Sragen dan SMA Trensains semakin diminati orang tua
Hadirnya Universitas Sragen membuka pasar bimbingan UTBK dan pendampingan mahasiswa baru
Ikut menanam ilmu untuk anak-anak Sragen!
Mengajar di tanah sendiri, menumbuhkan generasi penerus Sragen
Daftar Jadi TutorAtur waktu mengajar mengikuti irama hidup Anda. Pagi mengurus sawah, ladang, atau usaha batik, sore atau malam mendampingi siswa. Semua menyesuaikan kesanggupan Anda.
Setiap anak Sragen yang Anda bimbing adalah benih masa depan kabupaten ini. Bimbingan Anda bisa mengantar mereka menembus SMA favorit, kampus impian, atau sekadar berani bermimpi lebih tinggi.
Bergabung dengan 150+ pengajar yang sudah lebih dulu menyebar di kecamatan Sragen. Saling oper siswa, tukar cara mengajar, dan menjaga satu sama lain tetap bersemangat.
Kami rutin mengadakan ruang belajar bagi tutor: mengasah cara membuka kelas, membaca karakter anak yang berbeda-beda, sampai menjalin hubungan baik dengan orang tua siswa Sragen. Gratis, dan membuat Anda makin tenang saat mengajar.
Lewat Tol Solo-Ngawi, Sragen tersambung cepat ke Solo dan sekitarnya. Peluang ikut pelatihan, bertemu komunitas, atau memperluas siswa ke wilayah tetangga terbuka lebar.
Tiga berkas saja yang kami minta: KTP, ijazah, dan rangkuman pengalaman mengajar Anda. Kirimkan langsung dalam percakapan WhatsApp tadi, sehingga Anda tak perlu meninggalkan rumah atau berurusan dengan tumpukan formulir.
Kita berbincang ringan sekitar lima belas menit soal gaya mengajar dan kebiasaan Anda menghadapi anak. Santai saja, ini perkenalan, bukan ujian yang menegangkan.
Begitu berkas Anda dinyatakan lolos, tim kami menautkan Anda dengan keluarga siswa yang lokasinya paling masuk akal, bisa di seputar Sragen Kota, Masaran, atau Gemolong. Mulai sesi pertama, dan selamat datang di barisan pengajar Sragen.
โWilayah Gemolong agak jauh dari pusat kota, jadi awalnya saya ragu ada siswa atau tidak. Nyatanya justru ramai, sebab para wali murid di sini bertekad mengantar anaknya tembus SMA negeri favorit. Sekarang jadwal saya hampir penuh tiap pekan.โ
โSaya mendampingi anak-anak mengaji bakda asar di lingkungan perajin batik Kliwonan. Ada ketenangan tersendiri melihat mereka lancar membaca Iqro satu per satu. Orang tua di sini menyambut hangat, dan saya merasa benar-benar berguna.โ
โMengenalkan huruf dan angka pada anak usia TK memang menguras kesabaran, tapi rasanya terbayar saat mereka mulai bisa mengeja namanya sendiri. Jam mengajar bisa saya selipkan di luar kesibukan keluarga, jadi keduanya tetap berjalan beriringan.โ
โBanyak siswa di Sragen minder duluan begitu mendengar Bahasa Inggris. Pendekatan saya selalu sama: berani melafalkan dulu, soal tata bahasa kita rapikan belakangan. Menyaksikan anak yang tadinya membisu jadi lantang menjawab di kelas, itu kepuasan yang sulit ditukar dengan apa pun.โ