Satu siswa satu mentor, belajar menulis cerpen, puisi, esai, sampai novel yang menggerakkan pembaca. Dari menemukan ide, membangun adegan, sampai menyunting kalimat agar bernyawa, dibimbing online dari mana saja.





Les creative writing adalah bimbingan privat satu guru untuk satu siswa untuk belajar menulis kreatif: cerpen, puisi, esai personal, sampai novel. Anda berlatih menemukan ide, membangun tokoh dan adegan, memilih sudut pandang, sampai menyunting kalimat agar terasa hidup. Keterampilan ini berguna untuk lomba menulis, menerbitkan buku, mengisi blog, sampai memperkuat narasi pribadi. Mentor adalah penulis berlatar Sastra dan Jurnalistik yang membimbing langsung lewat naskah Anda sendiri, dengan biaya mulai Rp 110.000 per sesi.
Apa pun formatnya, kurikulumnya sama-sama melatih Anda mengubah ide menjadi tulisan yang dibaca sampai tuntas.
Belajar via Zoom dengan bimbingan naskah langsung dan umpan balik per paragraf dari mentor.
Mentor datang ke rumah untuk sesi menulis bersama dan diskusi naskah secara langsung.
Belajar bersama 2-3 rekan dalam lingkaran menulis, saling membaca dan memberi masukan atas naskah.
Empat tahap bertingkat, dari berani menulis kalimat pertama sampai menyelesaikan naskah panjang yang utuh.
Mengusir rasa takut pada halaman kosong dan membangun kebiasaan menulis. Mengenal unsur dasar tulisan kreatif: tokoh, latar, suasana, dan kalimat yang mengalir.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Mendalami teknik inti penulisan kreatif: show don't tell, sudut pandang, dialog yang wajar, dan struktur cerpen. Tahap ketika tulisan mulai terasa matang.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Menyiapkan naskah untuk lomba menulis, antologi, atau media. Belajar menyunting mandiri, merespons masukan, dan memoles tulisan sampai layak dikirim.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Merancang dan menyelesaikan naskah panjang seperti novel atau kumpulan cerita. Mengelola alur besar, perkembangan tokoh, dan disiplin menulis jangka panjang.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Lima pilar yang dibangun bertahap, dari menemukan ide sampai menyunting naskah agar bernyawa.
Mentor menyesuaikan penekanan dengan tujuan Anda. Pelajar fokus ke cerpen dan lomba, calon penulis ke novel dan penerbitan, dan profesional ke esai serta narasi personal.
Cara menggali ide dari pengalaman, pengamatan, dan imajinasi, lalu menyimpannya menjadi bahan tulisan.
Membangun tokoh yang hidup, latar yang terasa nyata, dan adegan yang membuat pembaca betah.
Mengasah kalimat agar mengalir, memilih diksi yang tepat, dan menemukan suara menulis yang khas.
Mengenal ciri tiap bentuk tulisan kreatif: cerpen, puisi, esai personal, sampai novel.
Menyunting tulisan sendiri, menanggapi masukan, dan menyiapkan naskah untuk lomba atau penerbitan.
Siswa dan mahasiswa yang ingin menulis cerpen atau puisi untuk lomba, majalah sekolah, atau sekadar menyalurkan ide.
Rekomendasi:
Mereka yang menyimpan ide novel atau kumpulan cerita dan ingin akhirnya menyelesaikan naskah pertama.
Rekomendasi:
Penulis blog, content creator, dan profesional yang ingin tulisannya lebih hidup dan personal di luar gaya laporan.
Rekomendasi:
Guru dan orang tua yang ingin menumbuhkan kecintaan menulis pada anak, atau menulis bahan ajar yang lebih bernyawa.
Rekomendasi:
Menulis kreatif bukan satu jalan tunggal. Tiap bentuk punya nyawa dan tekniknya masing-masing. Anda bebas memilih fokus, dan mentor membimbing craft yang pas untuk bentuk yang Anda pilih.
Satu cerita utuh dalam ruang ringkas
Paling cocok untuk: Pemula dan peserta lomba menulis
Ia menyimpan surat itu tujuh tahun, sampai pagi ketika amplopnya akhirnya terbuka sendiri di tangannya yang gemetar.
Bahasa yang memadat jadi rasa
Paling cocok untuk: Penyuka kata, citraan, dan emosi
Hujan menulis namamu di kaca, lalu menghapusnya pelan sebelum aku sempat membacanya.
Pengalaman pribadi yang dirajut bermakna
Paling cocok untuk: Penulis blog dan narasi diri
Aku baru paham arti rumah justru di hari aku pertama kali pergi tanpa rencana untuk kembali.
Dunia cerita yang dibangun bertahap
Paling cocok untuk: Calon penulis buku pertama
Kota itu menyimpan rahasia di tiap gang sempitnya, dan keluarga kami, tanpa pernah tahu, menjaga salah satunya.
Cerita yang ditulis untuk dibawakan
Paling cocok untuk: Konten audio, panggung, dan lomba bercerita
Dengar dulu, ini bukan cerita yang berakhir bahagia, tapi percayalah, kamu akan ingin tahu kenapa.
Banyak penulis memulai dari satu bentuk yang paling mereka sukai, lalu pelan-pelan menjelajah ke bentuk lain. Teknik yang dilatih di cerpen, misalnya membangun adegan, ikut menguatkan tulisan novel dan esai. Mentor membantu Anda memilih titik mulai yang pas dengan minat dan tujuan, lalu memperluasnya secara bertahap.
Intip cara mengubah satu kalimat biasa menjadi adegan yang hidup, langkah demi langkah, seperti yang dilatih mentor di kelas.
Bahan dasar sebuah adegan
Gabungkan unsur, lahir sebuah adegan
Bandingkan: memberi tahu vs menggambarkan
Ibu terlihat sedih hari itu.
Pertanyaan: Bagaimana mengubahnya menjadi adegan?
Jawaban: Ibu mengaduk kopinya terlalu lama, lalu menatap kursi kosong di seberang meja tanpa berkata apa-apa.
Pembaca lebih ingat apa yang bisa mereka lihat dan rasakan daripada yang sekadar diberi tahu. Dengan menambahkan detail indrawi, tindakan, dan emosi, kalimat yang tadinya datar berubah menjadi adegan yang terasa nyata.
Hambatan yang paling sering kami temui pada penulis pemula, dan cara mentor melatih siswa mengatasinya.
Kenapa terjadi
Menulis dia sedih atau tempat itu indah membuat pembaca diberi kesimpulan tanpa ikut merasakannya, sehingga adegan terasa jauh.
Cara kami mengatasinya
Mentor melatih prinsip show don't tell: mengganti label perasaan dengan detail, tindakan, dan dialog yang membuat pembaca menyimpulkan sendiri.
Kenapa terjadi
Banyak naskah dibuka dengan penjelasan latar yang panjang, padahal pembaca menunggu adegan dan tokoh yang bergerak.
Cara kami mengatasinya
Kami mengajarkan membuka dari adegan, lalu menyelipkan informasi latar sedikit demi sedikit saat cerita sudah berjalan.
Kenapa terjadi
Dialog yang terlalu rapi dan formal terasa seperti naskah pidato alih-alih percakapan, sehingga tokoh kehilangan nyawa.
Cara kami mengatasinya
Mentor melatih menulis dialog yang wajar: terpotong, menyiratkan, dan membawa watak, persis seperti orang berbicara sungguhan.
Kenapa terjadi
Banyak penulis pemula menganggap tulisan selesai begitu draf pertama jadi, padahal kekuatan tulisan justru lahir saat menyunting.
Cara kami mengatasinya
Kami membiasakan siklus menulis lalu menyunting: membaca ulang, memangkas yang berlebih, dan memperkuat bagian yang penting.
Mentor berlatar sastra mendampingi satu guru satu siswa, dari menemukan ide sampai menyunting naskah agar bernyawa.
Anda menentukan tempo. Menulis dan merevisi sepuasnya dengan umpan balik yang langsung pada tulisan Anda sendiri.
Mentor lulusan Sastra dan Jurnalistik yang terbiasa menulis serta menyunting cerpen, esai, dan naskah panjang.
Anda bebas memilih fokus, dari cerpen, puisi, esai, sampai novel, dengan craft yang disesuaikan tiap bentuk.
Materi memakai tulisan dan ide Anda sendiri, sehingga setiap masukan langsung membuat karya Anda lebih baik.
Harga jelas per sesi, mulai dari satu naskah tanpa wajib ambil paket berbulan.
Belajar online dari mana saja dengan jadwal yang menyesuaikan kesibukan sekolah, kuliah, atau kerja Anda.
Mentor kami adalah lulusan Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Jurnalistik dari kampus ternama, terbiasa menulis dan menyunting cerpen, esai, sampai naskah panjang.

Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Pendidikan Indonesia
Fiksi berbahasa Inggris“Banyak penulis pemula buru-buru menjelaskan perasaan tokohnya. Sam, lulusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Pendidikan Indonesia, melatih siswa membangun adegan agar pembaca menyimpulkan sendiri, lalu menjaga suara itu tetap wajar saat ditulis dalam bahasa Inggris.”

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta
Cerpen dan struktur cerita“Bagi Ana, sebuah cerpen yang utuh lahir dari satu konflik yang dijaga dari awal sampai akhir. Berbekal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta, ia mendampingi siswa merapikan alur agar cerita terasa padat dan berkesan.”

Sastra Inggris, Universitas 17 Agustus 1945
Naskah lomba dan penyuntingan“Naskah yang siap dikirim ke lomba menuntut mata seorang editor. Lia, lulusan Sastra Inggris Universitas 17 Agustus 1945, membaca tulisan siswa baris demi baris, memangkas yang berlebih, dan memperkuat bagian yang penting.”

Sastra Inggris, Universitas Terbuka
Esai personal dan narasi diri“Pengalaman pribadi paling menyentuh ketika ditulis jujur tanpa menggurui. Cinta, dengan latar Sastra Inggris Universitas Terbuka, membantu siswa menemukan benang merah dari kenangan dan menutup esai dengan pemaknaan yang terasa pas.”

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas PGRI Silampari
Menulis untuk pemula dan anak“Iyak percaya keberanian menulis tumbuh dari latihan yang menyenangkan. Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari ini sabar menemani pemula dan anak mengusir takut pada halaman kosong, dimulai dari satu adegan kecil.”

Sastra Indonesia, Universitas Nasional
Puisi dan kepekaan bahasa“Menulis puisi adalah seni memadatkan rasa ke dalam sedikit kata. Nesya, lulusan Sastra Indonesia Universitas Nasional, mengajak siswa bermain citraan dan irama baris, lalu menahan diri dari menjelaskan agar puisinya membekas.”
Pengalaman jujur siswa EduPoint, mulai pelajar peserta lomba sampai calon penulis yang merampungkan buku pertamanya.
Saya selalu punya ide cerita tapi takut menuliskannya. Mentor membantu saya mulai dari satu adegan kecil, dan pelan-pelan cerpen pertama saya selesai. Sekarang saya rutin menulis tanpa takut lagi.
Pak Hadi P.
Penulis pemula • Jakarta
Puisi saya dulu terlalu menjelaskan dan terasa biasa. Setelah belajar bermain citraan dan memadatkan kata, tulisan saya jadi lebih kena. Salah satu puisi saya bahkan dimuat di antologi komunitas.
Ibu Lestari W.
Penulis puisi • Bandung
Saya ikut lomba menulis cerpen tingkat nasional dan butuh bimbingan serius. Mentor menyunting naskah saya baris demi baris sampai jauh lebih tajam. Cerpen saya akhirnya masuk nominasi.
Galih S.
Mahasiswa, peserta lomba • Surabaya
Saya menyimpan ide novel bertahun-tahun tanpa pernah mulai. Mentor membantu saya merancang kerangka dan menjaga ritme menulis tiap minggu. Untuk pertama kalinya naskah saya benar-benar bergerak maju.
Ibu Wulan M.
Calon penulis novel • Semarang
Sebagai penulis blog, tulisan saya terasa kaku seperti laporan. Belajar esai personal mengubah cara saya bercerita, lebih jujur dan mengalir. Pembaca blog saya bilang tulisannya jadi lebih menyentuh.
Bagus R.
Penulis blog • Depok
Saya ingin menulis fiksi dalam bahasa Inggris untuk media luar. Mentor membimbing saya menjaga suara dan alur tetap wajar dalam bahasa asing. Sebuah cerita pendek saya akhirnya dimuat di majalah daring.
Ibu Renita A.
Penulis fiksi dwibahasa • Tangerang
Saya pemalu dan sulit mengungkapkan perasaan. Lewat menulis kreatif, saya menemukan cara menyalurkannya jadi cerita. Selain tulisan membaik, saya juga merasa lebih lega dan mengenal diri sendiri.
Hafidz N.
Pelajar SMA • Bekasi
Anak saya gemar membaca tapi takut menulis sendiri. Saya daftarkan les ini agar ia berani berkarya. Sekarang ia menulis cerita pendeknya sendiri dan ikut majalah dinding sekolah dengan percaya diri.
Ibu Sekar D.
Orang tua siswa • Malang
Harga transparan tanpa biaya tersembunyi. Pilih paket sesuai tujuan menulis.
Jaminan ganti mentor gratis jika belum cocok di 2 sesi pertama.Cocok untuk mengenal mentor dan menggarap satu tulisan kreatif pendek.
Rp 115.000/sesi • 4x pertemuan
Berlaku 1 bulan
Pilihan paling populer untuk membangun keterampilan menulis kreatif yang utuh.
Rp 110.000/sesi • 8x pertemuan
Berlaku 2 bulan
Untuk menggarap naskah panjang seperti novel atau menyiapkan karya untuk terbit.
Rp 100.000/sesi • 16x pertemuan
Berlaku 4 bulan
Harga dapat menyesuaikan tujuan belajar, lokasi, dan format les. Hubungi kami untuk penawaran pasti.
Les creative writing online tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les creative writing tatap muka, mentor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Kisah nyata siswa EduPoint dari ragu menulis sampai menyelesaikan karya yang mereka banggakan.
Tantangan
Selalu menghapus tulisannya sendiri karena merasa tidak cukup baik
Tantangan
Suka menulis puisi tapi merasa karyanya terlalu menjelaskan
Tantangan
Menyimpan ide novel selama bertahun-tahun tanpa pernah memulai
Pertanyaan yang paling sering muncul sebelum mulai belajar, kami jawab apa adanya.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Konsultasi gratis untuk menentukan tujuan menulis, mencocokkan mentor, dan menyusun jalur dari kalimat pertama sampai naskah yang utuh.