PJOK menyimpan lebih banyak hal di balik nilai praktik lari dan lompat. Tutor pendidikan jasmani melatih gerak dasar anak, mengasah teknik cabang olahraga, menjaga kebugaran, sekaligus mendampingi teori kesehatan yang sering luput dipelajari. Tatap muka atau online, mulai Rp75.000 per sesi.





Les PJOK adalah pendampingan belajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk siswa SD dan SMP. Pelajaran ini menggabungkan praktik gerak dan olahraga dengan teori kesehatan. Tutor membantu anak menguasai gerak dasar dan teknik cabang olahraga, menjaga kebugaran jasmani, sekaligus memahami materi kesehatan agar siap menghadapi tes praktik maupun ujian tulis.
Pilih cara belajar yang paling pas dengan kebutuhan anak. Latihan praktik gerak lebih nyaman tatap muka, sedangkan teori kesehatan dan strategi olahraga bisa dipelajari online.
Tutor mendampingi langsung saat anak berlatih gerak dasar, teknik olahraga, dan kebugaran di halaman, lapangan, atau ruang terbuka dekat rumah.
Belajar teori kesehatan, aturan permainan, dan strategi olahraga lewat Zoom atau Google Meet, lengkap dengan latihan gerak ringan yang bisa diikuti di rumah.
Latihan bersama dua sampai tiga teman, cocok untuk olahraga permainan beregu seperti bola dan estafet yang butuh lawan atau rekan main.
Anak mengenal gerak lokomotor dan manipulatif lewat permainan. Fokusnya bergerak gembira dan percaya diri, bukan menang kalah.
Fokus Belajar:
Anak mulai belajar teknik dasar cabang olahraga, melatih kebugaran, dan memahami materi kesehatan dasar untuk ujian.
Fokus Belajar:
Anak mendalami teknik dan taktik cabang olahraga, mengukur kebugaran secara terukur, dan menguasai teori kesehatan untuk ujian tulis.
Fokus Belajar:
Materi PJOK disesuaikan dengan kurikulum dan buku yang dipakai sekolah anak.
Pendekatan PJOK berbasis aktivitas gerak bermakna dan elemen keterampilan gerak, pengetahuan gerak, serta pengembangan karakter.
Struktur PJOK dengan kompetensi gerak dan pengetahuan kesehatan yang dinilai melalui praktik dan ujian tulis.
Pengenalan permainan tradisional daerah yang kerap masuk materi gerak dan budaya gerak setempat.
Anak yang gugup saat tes lari, lompat, atau bermain bola di depan teman. Tutor melatih gerak bertahap sampai anak percaya diri menghadapi penilaian praktik.
Rekomendasi:
Anak yang jago praktik tetapi nilai ujian tulisnya rendah karena materi kesehatan jarang dibahas tuntas. Tutor membantu memahami teori agar nilai seimbang.
Rekomendasi:
Anak yang jarang berolahraga dan cepat lelah. Tutor membangun kebiasaan bergerak secara aman dan menyenangkan, tanpa memaksa di luar kemampuannya.
Rekomendasi:
Anak yang aktif dan ingin mengikuti lomba atau seleksi olahraga sekolah. Tutor mengasah teknik dan taktik agar penampilannya lebih terarah.
Rekomendasi:
Banyak yang mengira PJOK hanya soal lari dan main bola. Padahal satu pelajaran ini memuat empat domain yang berbeda, dan tiap domain punya cara belajar dan cara penilaiannya sendiri.
Tutor mengenali domain mana yang membuat anak kesulitan, lalu mendampingi sesuai karakter tiap domain, dari gerak hingga teori.
Lokomotor dan manipulatif
Belajar gerak dasar yang menjadi fondasi semua olahraga, mulai dari jalan, lari, lompat, hingga melempar, menangkap, dan menendang dengan koordinasi yang baik.
Kenapa penting di sekolah: Gerak dasar yang rapi memudahkan anak menguasai cabang olahraga apa pun, sehingga melatihnya sejak SD membuat tes praktik di kelas tinggi terasa lebih mudah.
Teknik, aturan, dan taktik
Belajar teknik dan aturan cabang olahraga yang diujikan di sekolah, dari bola besar dan bola kecil hingga atletik dan senam, beserta sejarah dan istilahnya.
Kenapa penting di sekolah: Soal ujian PJOK banyak menanyakan aturan dan istilah olahraga, sehingga memahami teknik sekaligus teorinya membantu nilai praktik dan ujian tulis sama-sama terjaga.
Daya tahan dan kekuatan
Melatih komponen kebugaran seperti daya tahan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan, sering diukur lewat tes kebugaran yang menjadi bagian penilaian sekolah.
Kenapa penting di sekolah: Kebugaran kerap diukur dalam tes terstruktur, dan anak yang terbiasa berlatih bertahap menjalani tesnya lebih percaya diri serta lebih kecil risiko cedera.
Tubuh sehat dan aman
Memahami materi kesehatan yang menjadi bagian penting ujian tulis PJOK, dari gizi seimbang dan hidup bersih hingga pertolongan pertama dan kesehatan remaja.
Kenapa penting di sekolah: Domain kesehatan kerap paling banyak diujikan di soal tulis namun jarang dibahas tuntas di lapangan, sehingga pendampingannya menyeimbangkan nilai praktik dan teori anak.
Banyak anak kuat di satu domain tetapi lemah di domain lain. Ada yang lincah bergerak namun nilai teori kesehatannya rendah, ada pula yang hafal teori tetapi cemas saat tes praktik. Karena penilaian PJOK menggabungkan praktik dan ujian tulis, ketimpangan ini membuat nilai akhir tidak optimal. Tutor PJOK memetakan domain mana yang perlu dikuatkan sejak awal, supaya praktik dan teori anak berjalan seimbang.
Karena dianggap pelajaran santai, PJOK sering disepelekan sampai nilai praktik atau ujian tulisnya turun. Ini hal yang paling sering kami perbaiki saat mendampingi anak.
Kenapa terjadi
Anak ingin cepat bisa sehingga melewati pemanasan dan pendinginan.
Cara kami mengatasinya
Biasakan pemanasan dan peregangan sebelum latihan inti. Otot yang siap bergerak lebih luwes dan risiko cedera saat tes praktik jauh berkurang.
Kenapa terjadi
Anak mengira PJOK murni olahraga, padahal ujian tulisnya besar.
Cara kami mengatasinya
Selingi latihan gerak dengan pembahasan aturan dan materi kesehatan. Keduanya dinilai, jadi keseimbangan praktik dan teori menjaga nilai akhir tetap baik.
Kenapa terjadi
Anak ingin langsung bermain tanpa memperbaiki teknik dasar.
Cara kami mengatasinya
Kuatkan teknik dasar seperti cara menendang, melempar, dan menangkap lebih dulu. Teknik yang benar membuat permainan lebih lancar dan dinilai lebih baik.
Kenapa terjadi
Anak mengira tes kebugaran soal kecepatan semata.
Cara kami mengatasinya
Latih mengatur napas dan ritme langkah, bukan hanya berlari kencang. Pengaturan napas membuat anak lebih tahan dan hasilnya lebih stabil dalam tes daya tahan.
Kenapa terjadi
Anak meniru gerak tanpa tahu posisi tubuh yang aman.
Cara kami mengatasinya
Perbaiki postur sejak gerakan pelan, terutama punggung dan tumpuan. Postur yang benar menjaga keamanan sekaligus membuat gerakan terlihat lebih rapi dinilai.
Kenapa terjadi
Anak menghafal istilah tanpa mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Cara kami mengatasinya
Kaitkan materi gizi dan kesehatan dengan kebiasaan harian anak. Saat teori terasa nyata, anak lebih mudah mengingat dan menjawab soal ujian tulis dengan benar.
Memperbaiki kebiasaan kecil ini membuat gerak anak lebih aman dan nilai praktik maupun teorinya lebih seimbang.
Pendampingan olahraga yang mengutamakan keamanan dan keseimbangan. Praktik gerak penting, pemahaman teori kesehatan sama pentingnya.
Tutor berasal dari pendidikan jasmani, kepelatihan olahraga, dan PGSD, sehingga paham cara melatih gerak anak SD dan SMP dengan aman.
Satu layanan mencakup latihan gerak, kebugaran, sekaligus materi kesehatan, jadi nilai praktik dan ujian tulis anak sama-sama terjaga.
Kami selalu memulai dengan pemanasan dan koreksi postur, serta menyesuaikan latihan dengan kemampuan fisik anak agar terhindar dari cedera.
Materi mengikuti kurikulum dan tes dari sekolah anak, sehingga pendampingan langsung menjawab kebutuhan penilaian praktik dan teori.
Tutor dengan latar pendidikan jasmani, kepelatihan olahraga, dan guru sekolah dasar yang terbiasa mendampingi anak berlatih dengan aman dan menyenangkan.

Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Negeri Semarang
Teknik cabang olahraga sekolah“Aray lulusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNNES. Ia membenahi teknik dasar anak satu per satu, sebab gerakan yang rapi sejak awal membuat permainan dan tes praktik terasa jauh lebih ringan.”

Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Pendidikan Indonesia
Latihan bertahap untuk anak pemula“Berlatar Pendidikan Kepelatihan Olahraga UPI, Qori terbiasa mendampingi anak yang masih ragu bergerak. Ia menaikkan beban latihan perlahan supaya anak nyaman dulu sebelum diminta tampil di penilaian.”

Pendidikan Jasmani, Universitas Negeri Yogyakarta
Atletik dan tes kebugaran“Fauzi dari Pendidikan Jasmani UNY menaruh perhatian besar pada pengaturan napas dan ritme lari. Menurutnya tes daya tahan lebih ditentukan oleh napas yang teratur ketimbang sekadar lari sekencang mungkin.”

Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Negeri Surabaya
Praktik dan teori kesehatan seimbang“Yonita menempuh Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di UNESA. Ia menyelipkan materi gizi dan keselamatan di sela latihan gerak, supaya nilai praktik dan ujian tulis anak sama-sama terjaga.”

Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Negeri Semarang
Taktik permainan beregu“Saat melatih permainan beregu seperti bola dan voli, Lukman selalu mengaitkan tiap gerakan dengan aturan permainannya. Anak jadi paham mengapa posisi dan operan diatur, hal yang sering ditanyakan di soal ujian.”

Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Universitas Negeri Yogyakarta
PJOK kelas rendah lewat bermain“Khusus untuk anak SD kelas bawah, Safli mengemas gerak dasar menjadi permainan yang membuat anak tertawa. Rasa senang bergerak ia tumbuhkan lebih dulu, sebelum teknik olahraga dikenalkan pelan-pelan.”
Anak saya selalu gugup setiap ada tes praktik lari dan lompat di sekolah. Setelah les, dia berlatih bertahap dan jadi jauh lebih percaya diri saat penilaian.
Ibu Umi R.
Orang tua siswa kelas 4 SD • Bandung
Anak saya jago olahraga tapi nilai ujian tulis PJOK-nya selalu jelek karena materi kesehatannya tidak pernah dia pelajari. Tutor membantu memahaminya, dan nilainya akhirnya seimbang.
Pak Bakhtiar L.
Orang tua siswa kelas 8 SMP • Surabaya
Anak saya kurang suka bergerak dan cepat lelah. Tutor mengajaknya berolahraga dengan cara menyenangkan, pelan-pelan dia jadi lebih aktif dan tidak mengeluh capek terus.
Ibu Andin I.
Orang tua siswa kelas 3 SD • Jakarta
Saya kira PJOK cuma olahraga, ternyata ada teori kesehatan dan aturan permainan yang diujikan. Tutor menjelaskan semuanya dengan sabar, jadi saya pun jadi paham mendampinginya.
Ibu Latifah N.
Orang tua siswa kelas 5 SD • Semarang
Anak saya ingin ikut seleksi tim bola sekolah tapi tekniknya masih kasar. Tutor mengasah teknik dasarnya dengan telaten, dan permainannya jadi lebih rapi dan terarah.
Pak Ilham R.
Orang tua siswa kelas 9 SMP • Depok
Nilai praktik anak saya dulu kurang karena dia sering cedera ringan saat olahraga. Setelah diajari pemanasan dan postur yang benar, dia lebih aman dan nilainya membaik.
Pak Gusman S.
Orang tua siswa kelas 6 SD • Bekasi
Yang saya suka, tutor tidak pernah memaksa anak saya bergerak di luar kemampuannya. Dia dilatih sesuai kondisinya, jadi merasa nyaman dan mulai menikmati olahraga.
Ibu Tiara P.
Orang tua siswa kelas 4 SD • Tangerang
Les online ternyata bisa untuk teori PJOK dan pembahasan aturan olahraga. Anak saya jadi paham istilah dan aturan permainan, bukan cuma menghafal jawaban menjelang ujian.
Pak Reno A.
Orang tua siswa kelas 7 SMP • Jogja
Pilih paket sesuai kebutuhan anak. Harga dapat menyesuaikan jarak, fokus domain, dan pilihan bahasa pengantar.
Rp 80.000/sesi • 4x pertemuan
Berlaku 1 bulan
Rp 75.000/sesi • 8x pertemuan
Berlaku 2 bulan
Rp 70.000/sesi • 12x pertemuan
Berlaku 3 bulan
Biaya di bawah adalah perkiraan untuk les tatap muka di kota utama. Konsultasi awal gratis untuk menentukan domain PJOK yang paling perlu didampingi.
Les PJOK online via Zoom atau Google Meet tersedia untuk keluarga Indonesia di mana pun berada, terutama untuk materi teori dan kesehatan.
Les PJOK tatap muka tersedia di kota-kota berikut
Pencapaian nyata siswa EduPoint
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Konsultasi gratis untuk menemukan domain olahraga atau kesehatan yang paling perlu didampingi anak.