Bantu anak menguasai KaBaTaKu (Kali, Bagi, Tambah, Kurang) tanpa alat apa pun. Tutor sabar yang berpengalaman dengan anak TK & SD, datang ke rumah atau online. Cukup kedua tangan anak, biaya mulai Rp 65.000 per sesi.





Les jarimatika adalah bimbingan belajar berhitung cepat menggunakan formasi jari tangan, tanpa alat bantu apa pun. Metode jarimatika (diperkenalkan Septi Peni Wulandani pada 2002) mengajarkan operasi KaBaTaKu (Kali, Bagi, Tambah, Kurang) lewat gerakan jari yang menyenangkan, cocok untuk anak usia TK hingga SD yang sedang membangun fondasi numerasi.
Tutor datang ke rumah atau membimbing lewat layar, anak tetap belajar formasi jari dengan nyaman
Tutor jarimatika datang ke rumah. Anak belajar di lingkungan yang familiar dan nyaman, dengan pengawasan orang tua.
Les jarimatika via Zoom/Google Meet. Tutor membimbing anak melalui kamera dengan formasi jari yang terlihat jelas.
Anak usia TK mulai mengenal lambang jari untuk angka. Pendekatan bermain agar belajar terasa menyenangkan, bukan beban.
Fokus Belajar:
Anak SD kelas 1-3 menguasai operasi penjumlahan dan pengurangan sampai 99, sekaligus memperkuat materi sekolah.
Fokus Belajar:
Anak SD kelas 3-6 menyelesaikan formula perkalian, pembagian, dan drill kecepatan untuk berhitung mental.
Fokus Belajar:
Materi terstruktur mengikuti urutan KaBaTaKu yang teruji
Materi disesuaikan dengan usia dan kesiapan anak, serta diselaraskan dengan pelajaran matematika di sekolah.
Fondasi seluruh metode: lambang jari untuk satuan dan puluhan.
Operasi penjumlahan dan pengurangan, inti KaBaTaKu untuk anak SD awal.
Formula perkalian dan teknik pembagian dengan jari.
Drill kecepatan untuk mengubah keterampilan jari menjadi berhitung mental.
Dari si kecil yang baru kenal angka sampai anak yang ingin berhitung lebih gesit
Anak yang baru mengenal angka dan butuh pengalaman pertama berhitung yang menyenangkan, tanpa tekanan.
Rekomendasi:
Anak SD yang lambat atau takut dengan operasi hitung, sehingga nilai matematika sekolah ikut terdampak.
Rekomendasi:
Anak yang sudah bisa berhitung dasar tapi ingin lebih cepat dan percaya diri, termasuk persiapan lomba.
Rekomendasi:
Orang tua yang ingin menumbuhkan sikap positif anak terhadap matematika sejak dini, sebelum muncul rasa takut.
Rekomendasi:
Tahapan terstruktur dari pengenalan formasi jari hingga mahir KaBaTaKu
Formasi Jari
25%
Ketepatan membentuk formasi jari untuk satuan dan puluhan
Kecepatan
25%
Kecepatan menjawab soal tanpa kehilangan ketepatan
Ketepatan Jawaban
30%
Akurasi hasil hitung pada operasi KaBaTaKu
Kepercayaan Diri
20%
Sikap positif dan percaya diri anak saat berhitung
Pengenalan formasi jari tangan kanan untuk angka 1-9. Anak belajar lambang jari sambil bermain. Prasyarat: anak sudah mengenal angka 1-10.
Usia Target
4-6 tahun (TK)
Estimasi Sesi
4-6 sesi
Kemampuan:
Pengenalan tangan kiri untuk puluhan, sehingga anak bisa merepresentasikan angka 10-99 dengan kedua tangan.
Usia Target
5-7 tahun
Estimasi Sesi
4-6 sesi
Kemampuan:
Operasi penjumlahan dan pengurangan sampai hasil 99 menggunakan formasi jari. Inti dari KaBaTaKu untuk operasi dasar.
Usia Target
6-9 tahun (SD kelas 1-3)
Estimasi Sesi
8-10 sesi
Kemampuan:
Formula perkalian jarimatika, dimulai dari perkalian 6-10 yang sering sulit dihafal anak, lalu meluas ke perkalian lainnya.
Usia Target
7-10 tahun (SD kelas 2-4)
Estimasi Sesi
8-10 sesi
Kemampuan:
Operasi pembagian dan drill kecepatan untuk seluruh KaBaTaKu. Anak mampu berhitung cepat dan percaya diri tanpa bantuan jari di soal sederhana.
Usia Target
8-12 tahun (SD kelas 3-6)
Estimasi Sesi
10-12 sesi
Kemampuan:
Sertifikat Jarimatika Dasar
Diberikan setelah anak menyelesaikan Jenjang 1-2 (formasi satuan & puluhan)
Sertifikat Jarimatika Terampil
Diberikan setelah anak menyelesaikan Jenjang 3-4 (tambah, kurang, perkalian)
Sertifikat Jarimatika Mahir
Diberikan setelah anak menyelesaikan seluruh KaBaTaKu hingga Jenjang 5
Tutor ramah anak, jenjang KaBaTaKu yang terukur, dan materi yang nyambung dengan sekolah
Tutor berpengalaman mengajar anak usia dini, sabar, dan mampu menjaga sesi tetap menyenangkan tanpa tekanan.
Setiap anak punya jenjang yang jelas dari formasi jari hingga mahir, dengan laporan progress berkala untuk orang tua.
Pilih tatap muka di rumah agar anak nyaman, atau online interaktif yang hemat waktu dan jangkauannya luas.
Materi jarimatika diselaraskan dengan kurikulum matematika sekolah anak, sehingga langsung terasa manfaatnya.
Tutor yang berpengalaman dan sabar mengajar anak usia dini, terlatih dalam metode jarimatika

Pendidikan Matematika, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Berhitung pakai jariโAlisya mengajarkan teknik berhitung dengan jari, supaya anak menjumlah dan mengurang cepat tanpa bergantung pada alat.โ

Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Makassar
Tanpa menghafal rumusโNaya menekankan bahwa jarimatika mengandalkan gerakan jari yang logis, supaya anak berhitung cepat tanpa harus menghafal.โ

Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Surabaya
Penjumlahan dan pengurangan kilatโDyah melatih anak menjumlah dan mengurang dengan kilat lewat pola jari yang sudah tertata, sampai menjadi gerak refleks.โ

Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Semarang
Sabar dari gerakan dasarโAulia sabar mengenalkan gerakan jari dasar satu per satu, memastikan anak nyaman sebelum masuk ke hitungan yang lebih besar.โ

Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Surabaya
Melatih fokus dan koordinasiโIlma memanfaatkan jarimatika untuk melatih fokus dan koordinasi tangan, manfaat yang ikut terbawa selain bisa berhitung cepat.โ

Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Padang
Berhitung jadi seruโSyaifa mengemas latihan berhitung jari menjadi permainan yang seru, supaya anak bersemangat dan tidak takut pada angka.โ
Anak saya kelas 1 SD dulu takut sekali kalau disuruh berhitung, suka menangis kalau ada PR matematika. Setelah les jarimatika dengan Kak Flavia, dia malah pamer formasi jari ke neneknya. Sekarang PR matematika dikerjakan sendiri tanpa drama.
Ibu Theresa C.
Orang tua siswa kelas 1 SD โข Jakarta
Saya pilih jarimatika karena tidak perlu beli alat seperti sempoa. Ternyata cocok untuk anak saya yang umur 5 tahun. Kak Egi pintar bikin sesi jadi seperti main, anak saya selalu nungguin jadwal lesnya.
Ibu Yenny R.
Orang tua siswa TK โข Bandung
Anak saya kelas 3 selalu kesulitan perkalian 7, 8, 9. Hafalan tidak nempel. Dengan formula perkalian jarimatika dari Kak Nety, akhirnya dia paham polanya. Ulangan perkalian terakhir dapat nilai bagus.
Pak Adam H.
Orang tua siswa kelas 3 SD โข Surabaya
Les online ternyata efektif untuk jarimatika. Kak Putu menunjukkan formasi jari lewat kamera dengan jelas, dan ada rekaman sesi yang bisa diulang anak saya. Hemat waktu karena tidak perlu antar-jemput.
Ibu Nadia H.
Orang tua siswa kelas 2 SD โข Depok
Yang saya suka, tutornya kirim laporan progress tiap beberapa sesi. Jadi saya tahu anak saya sudah sampai jenjang mana. Kak Zaneta sabar sekali menghadapi anak saya yang awalnya kurang fokus.
Ibu Agnes C.
Orang tua siswa kelas 1 SD โข Tangerang
Anak saya ikut lomba berhitung cepat di sekolah dan butuh latihan ekstra. Drill kecepatan jarimatika dari Kak Putu sangat membantu. Dia masuk tiga besar di lombanya.
Ibu Anisa I.
Orang tua siswa kelas 4 SD โข Jogja
Kami tinggal di kota kecil dan susah cari guru jarimatika. Untung ada les online EduPoint. Anak saya yang kelas 2 sekarang sudah lancar tambah-kurang sampai puluhan. Recommended.
Pak Riffat M.
Orang tua siswa kelas 2 SD โข Semarang
Sebagai ibu bekerja, saya tidak sempat mengajari anak berhitung di rumah. Tutor jarimatika datang ke rumah jam sepulang kerja saya, jadi saya bisa ikut memantau. Anak saya jadi lebih percaya diri di kelas.
Ibu Gita N.
Orang tua siswa kelas 1 SD โข Bekasi
Pilih paket sesuai kebutuhan dan jenjang anak Anda
Mulai dari
Rp 54.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Bayar fleksibel โ QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Harga per sesi sudah termasuk lembar latihan dan laporan progress. Les online lebih hemat tanpa biaya transportasi.
Les jarimatika online via Zoom/Google Meet tersedia untuk keluarga Indonesia di mana saja, termasuk yang tinggal di luar negeri.
Les tatap muka di rumah tersedia di kota-kota berikut
Perubahan nyata yang diamati orang tua setelah anak belajar jarimatika
Tantangan
Kayla (6 tahun) menangis setiap kali diajak berhitung dan menolak mengerjakan PR matematika.
Perjalanan
โSekarang Kayla yang mengajak saya main tebak-tebakan hitung. Perubahannya luar biasa.โ
โ Ibu Adinda R.
Tantangan
Bima (9 tahun) kelas 3 SD selalu gagal ulangan perkalian karena hafalan tidak pernah menempel.
Perjalanan
โBima akhirnya paham pola perkaliannya secara mendalam, melampaui hafalan. Dia jadi lebih percaya diri.โ
โ Ibu Cindy O.
Tantangan
Sasha (10 tahun) sudah bisa berhitung tapi lambat, dan ingin ikut lomba berhitung cepat sekolah.
Perjalanan
โSaya kira jarimatika hanya untuk anak kecil, ternyata sangat membantu Sasha jadi lebih cepat dan teliti.โ
โ Ibu Anindita P.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Konsultasi gratis dan asesmen jenjang anak bersama tim kami sebelum sesi pertama