Sepatu Perekat, Botol Minum, dan Toilet: Latihan Mandiri Sebelum Kelompok Bermain
Hari pertama anak preschool di Kelompok Bermain atau TK diisi kegiatan yang tampak sepele bagi orang dewasa: melepas sepatu di depan kelas, membuka botol minum saat haus, membuka kotak bekal pada jam makan, dan memberi tahu guru ketika ingin ke toilet. Di kelas, satu guru mendampingi banyak anak sekaligus, sehingga anak yang sanggup mengurus lima hal ini sendiri melewati pagi dengan lebih tenang. Kesiapan seperti inilah yang paling menentukan kelancaran minggu pertama.
Latihannya paling mudah dimulai dari perlengkapan. Anak diajak memilih sendiri tas, botol, dan sepatunya, lalu berlatih membuka dan menutup botol itu berulang kali sampai lancar. Sepatu berperekat dan baju tanpa banyak kancing memberi anak kesempatan berhasil sejak percobaan awal. Nama ditempel pada setiap barang supaya tidak tertukar dengan milik teman. Untuk toilet, anak dibiasakan menyampaikan kebutuhan dengan kalimat pendek seperti "aku mau pipis" dan mulai lepas dari popok pada siang hari.
Kesulitan yang paling sering muncul datang dari orang dewasa yang terburu-buru dan mengambil alih. Anak butuh waktu ekstra di pagi hari, dan pengulangan setiap hari dengan urutan yang sama. Tandanya kemandirian sudah terbentuk: anak memakai sepatu, menutup botol, dan merapikan mainan ke tempatnya tanpa diingatkan selama beberapa hari berturut-turut.
Bekal juga bisa menjadi bahan latihan. Anak diajak menyiapkan isi kotak bekalnya bersama di malam hari, memilih buah yang ia sukai, lalu mencoba membuka tutupnya sendiri di meja makan rumah. Anak yang ikut menyiapkan bekalnya biasanya lebih bersemangat memakannya di sekolah, dan sekaligus mengenal bentuk wadah yang nanti ia buka tanpa bantuan.
Lima urusan kecil di pagi hari, yaitu sepatu, botol, bekal, tas, dan toilet, adalah kurikulum pertama anak preschool.