Peta Tuts: Kelompok Dua dan Tiga Tuts Hitam
Piano akustik standar punya 88 tuts, dan sekilas jumlah itu terlihat menakutkan. Kenyataannya keyboard hanya mengulang dua belas nada yang sama dari kiri ke kanan: tujuh tuts putih bernama C, D, E, F, G, A, B, dan lima tuts hitam di antaranya. Pola yang membuat semuanya terbaca adalah tuts hitam yang selalu berkelompok dua lalu tiga. Not C berada tepat di kiri kelompok dua tuts hitam, not F tepat di kiri kelompok tiga. Dari satu C ke C berikutnya disebut satu oktaf.
Kesulitan pemula di minggu pertama biasanya berupa kebiasaan menghitung dari ujung kiri keyboard setiap kali mencari nada. Cara itu lambat dan membuat mata terus menunduk. Latihannya sederhana: tutup mata sebentar, cari kelompok dua tuts hitam dengan ujung jari, lalu tekan tuts putih di kirinya sambil menyebut C. Ulangi di setiap oktaf, kemudian lakukan hal yang sama untuk F dan G. Stiker nama not boleh ditempel selama beberapa hari, lalu dilepas begitu nama tuts mulai terhafal.
C tengah, yaitu C yang paling dekat dengan bagian tengah keyboard, layak diberi perhatian khusus sejak awal. Nada inilah yang nanti menjadi jangkar saat membaca partitur, karena letaknya tepat di antara paranada kunci G dan kunci F. Pembelajar yang sudah bisa menemukan C tengah dalam sekejap di piano mana pun, termasuk keyboard 61 tuts yang posisinya sedikit bergeser, sudah memegang titik acuan untuk seluruh perjalanan belajar berikutnya.
Peta tuts sudah terpegang ketika pembelajar bisa menyebut nama tuts putih mana pun dari kelompok tuts hitam terdekat tanpa menghitung dari ujung.