Empat Jalur SMUA dan Materi yang Mengikutinya
Seleksi Mandiri Universitas Airlangga (SMUA) dibuka lewat empat jalur: Mandiri Ujian Tulis (pada 2025 bernama Mandiri Reguler), Mandiri UTBK Plus, Mandiri Prestasi, dan Mandiri Kemitraan. Jalur-jalur ini menuntut bahan persiapan yang berbeda, sehingga keputusan jalur sebaiknya diambil sebelum jadwal latihan disusun. Calon mahasiswa yang menunda keputusan ini sering menghabiskan pekan-pekan awal untuk materi yang akhirnya tidak diujikan di jalurnya.
Jalur Ujian Tulis menentukan kelulusan dari ujian berbasis komputer yang diselenggarakan UNAIR di kampus Surabaya. Isinya TPA dan TKA sesuai prodi pilihan, dan jalur ini tidak mensyaratkan nilai UTBK. Jalur Kemitraan memakai tes yang sama, dengan syarat tambahan rekomendasi resmi dari mitra UNAIR. Jalur UTBK Plus memakai nilai UTBK-SNBT tahun berjalan, lalu menambahkan tes TKA dari UNAIR. Jalur Prestasi bertumpu pada portofolio, nilai rapor, serta prestasi akademik maupun non-akademik, berjalan tanpa tes tulis, dan dibuka bagi peserta SNBP yang memilih UNAIR tetapi belum lolos.
Bagi persiapan les, pembagiannya jadi cukup jelas. Peserta Ujian Tulis dan Kemitraan membagi waktu antara tiga ranah TPA dan satu blok TKA. Peserta UTBK Plus memusatkan latihan pada TKA rumpunnya, karena kemampuan penalaran umumnya sudah terwakili nilai UTBK. Peserta Prestasi merapikan dokumen sejak jauh hari, dan banyak yang tetap menyiapkan ujian tulis sebagai rencana cadangan. Skema jalur bisa berubah dari tahun ke tahun, jadi ketentuan terbaru di ppmb.unair.ac.id selalu menjadi acuan terakhir sebelum mendaftar.
Tetapkan jalur lebih dulu, baru susun jadwal, sebab jalur menentukan apakah TPA, TKA, atau portofolio yang memegang porsi terbesar.