Dua puluh unsur pertama dan empat blok s, p, d, f
Tabel periodik terlihat padat karena memuat 118 unsur, padahal hampir seluruh kimia SMA berputar di sekitar dua puluh unsur pertama, dari hidrogen sampai kalsium. Urutannya H, He, Li, Be, B, C, N, O, F, Ne, lalu Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, Ar, K, Ca. Cara paling ringan menghafalnya adalah memecahnya menjadi empat kelompok berisi lima unsur, menulis ulang tiap pagi, dan mengucapkannya keras-keras sambil menulis. Dalam beberapa hari urutan itu biasanya keluar dengan sendirinya.
Sesudah urutan dasar lancar, pembelajar melihat tabel sebagai empat wilayah. Blok s menempati dua kolom paling kiri ditambah helium, blok p mengisi enam kolom paling kanan, blok d berada di tengah dan berisi logam transisi, sedangkan blok f duduk di dua baris terpisah di bawah. Nama blok menunjukkan subkulit terakhir yang terisi elektron. Jadi oksigen yang ada di blok p pasti berakhir di subkulit p, dan natrium di blok s pasti berakhir di subkulit s.
Mewarnai keempat blok dengan spidol berbeda di tabel cetak membantu ingatan visual. Golongan utama yang paling sering keluar di soal juga diberi warna sendiri: IA logam alkali, IIA logam alkali tanah, VIIA halogen, dan VIIIA gas mulia. Jembatan keledai yang dibuat sendiri untuk tiap golongan biasanya lebih awet daripada jembatan keledai pinjaman, sebab kalimatnya lahir dari kosakata pembuatnya.
Kalau dua puluh unsur pertama dan letak empat blok sudah bisa ditulis tanpa melihat tabel, fondasi untuk konfigurasi elektron sudah tersedia.