Masa Diam dan Lagu Bergerak di Minggu-Minggu Pertama
Banyak anak yang baru mengenal bahasa Inggris memilih diam selama beberapa minggu. Para ahli pemerolehan bahasa menyebutnya silent period, masa ketika anak menyimak, menyimpan bunyi, dan mencocokkannya dengan gambar atau gerak sebelum berani bersuara. Bayi menjalani masa serupa dengan bahasa ibunya: berbulan-bulan mendengar sebelum kata pertama keluar. Anak yang diam di dua sampai empat minggu pertama sedang bekerja keras dengan telinganya, dan memaksanya bicara justru membuat ia menutup diri.
Bahan paling ramah untuk masa ini adalah lagu pendek berdurasi satu sampai dua menit dengan lirik berulang dan gerakan yang jelas, misalnya lagu tentang bagian tubuh, warna, atau angka. Lagu seperti Head, Shoulders, Knees and Toes mengikat kata pada bagian tubuh yang disentuh, sehingga makna tertangkap tanpa terjemahan. Dua atau tiga lagu yang sama diputar beberapa hari berturut-turut sebelum lagu baru ditambahkan, dan memutarnya di momen tetap seperti saat mandi, di perjalanan, atau menjelang tidur membuat bunyi itu terasa akrab.
Tanda masa diam mulai berakhir biasanya kecil. Anak ikut menggerakkan tangan di bagian yang tepat sebelum liriknya terdengar, bergumam mengikuti irama, atau menyebut satu kata dari lagu saat bermain sendiri. Itulah sinyal untuk mulai mengajaknya menirukan, pelan-pelan, dengan pujian untuk setiap usaha dan tanpa tuntutan pelafalan sempurna.
Anak yang diam di minggu awal sedang menyimpan bunyi; gerakan yang datang tepat waktu adalah tanda telinganya sudah bekerja.