Menata Throne, Snare, dan Kedua Pedal sebelum Pukulan Pertama
Drum set terdiri dari beberapa bagian yang dijangkau empat anggota badan sekaligus: snare di tengah, bass drum dengan pedal kaki kanan, hi-hat berupa dua simbal yang dibuka dan ditutup pedal kaki kiri, tom-tom di atas bass drum, floor tom di samping, serta simbal crash dan ride. Sebelum stik menyentuh apa pun, pembelajar menata semua bagian itu mengelilingi posisi duduknya. Set yang disetel untuk tubuh orang lain memaksa badan membungkuk, meraih terlalu jauh, atau menegang, dan kebiasaan itu terbawa ke setiap latihan.
Urutannya dimulai dari throne, kursi drum. Tingginya disetel sampai paha sedikit miring turun ke arah lutut ketika telapak kaki menapak pedal. Kursi yang terlalu rendah membuat lutut naik dan pedal terasa berat diinjak, sedangkan kursi yang terlalu tinggi membuat badan condong ke depan dan keseimbangan goyah. Sesudah itu snare diletakkan di antara kedua paha kira-kira setinggi pinggang, permukaannya hampir rata, supaya siku tidak terangkat saat memukul. Pedal bass dan pedal hi-hat ditaruh di tempat kaki jatuh secara alami, dengan kedua lutut membuka nyaman.
Prinsip yang sama berlaku pada drum elektrik di kamar atau practice pad di atas meja: pad pengganti snare berada setinggi pinggang dan pembelajar duduk tegak santai. Pemain bertubuh kecil, termasuk anak usia sekolah, perlu kursi dan pedal yang disetel ulang setiap kali set dipakai bergantian. Cara memeriksanya sederhana. Dengan mata tertutup, pembelajar mengayunkan stik ke snare lalu menapak kedua pedal. Kalau ketiganya terjangkau tanpa menggeser badan, set sudah menyesuaikan dengan tubuhnya.
Set yang pas terasa dari posisi duduk: paha sedikit miring turun, snare setinggi pinggang, dan kedua pedal terjangkau tanpa menggeser badan.