Tabel gojuuon: sepuluh baris bunyi dan lima kolom vokal
Seluruh kana disusun dalam tabel yang disebut gojuuon. Barisnya dimulai dari vokal murni あ い う え お, lalu diikuti baris k, s, t, n, h, m, y, r, dan w, masing-masing dipasangkan dengan lima vokal yang sama. Baris y hanya berisi や, ゆ, dan よ, baris w tinggal わ dan を, dan huruf ん berdiri sendiri di ujung tabel. Dari susunan itulah angka 46 huruf dasar berasal, dan katakana memakai tabel yang sama persis dengan bentuk huruf yang lebih bersudut.
Pemula yang menghafal 46 simbol secara acak biasanya cepat lupa karena tidak punya pegangan pola. Pembelajar yang memakai tabel justru hanya perlu mengingat dua hal untuk setiap huruf: konsonan barisnya dan vokal kolomnya. Ketika か sudah dikenal sebagai ka, pembelajar tahu huruf di sebelahnya pasti berbunyi ki, ku, ke, ko, dan tinggal mencocokkan bentuknya.
Latihan yang efektif adalah satu sampai dua baris per sesi. Pembelajar menulis baris itu lima kali sambil mengucapkan bunyinya, menutup tabel, lalu mencoba menuliskan ulang seluruh baris dari ingatan. Hari berikutnya dimulai dengan mengulang baris kemarin sebelum menambah baris baru. Dengan ritme ini, hiragana rampung dalam satu sampai dua minggu, dan katakana menyusul lebih cepat karena bunyinya sudah dikenal.
Tanda tahap ini sudah selesai cukup jelas: pembelajar bisa menulis tabel hiragana lengkap dari ingatan dalam beberapa menit, lalu membaca deretan huruf yang diacak tanpa harus menghitung baris di kepala.
Hafalkan kana per baris konsonan dan kolom vokal, karena pola tabel gojuuon membuat setiap huruf baru punya tempat yang pasti di ingatan.