28 huruf hijaiyah dan empat bentuk posisinya
Abjad Arab punya 28 huruf dasar. Dalam pengajaran hijaiyah jumlahnya sering dihitung 29 atau 30, karena hamzah dan lam-alif didaftar tersendiri. Semua huruf itu konsonan, sedangkan vokal pendek ditulis dengan tanda kecil di atas atau di bawah huruf. Tulisan berjalan dari kanan ke kiri, dan sebagian besar huruf punya empat wujud: berdiri sendiri, di awal kata, di tengah, dan di akhir. Huruf ha kecil (Ù‡) sering mengecoh pemula, karena bentuk awal dan tengahnya terlihat jauh berbeda dari bentuk tunggalnya.
Wau, ra, zai, dal, dzal, dan alif selalu memutus sambungan ke arah kiri, jadi huruf yang datang berikutnya mulai dengan bentuk baru. Akibatnya sebuah kata bisa tampak terputus di tengah padahal masih satu kata, dan pembelajar yang menyadari keenam huruf ini sejak awal lebih jarang salah memotong kata. Kesulitan kedua datang dari huruf sekerangka yang pembedanya cuma titik. Di posisi pembuka kata, ba, ta, tsa, nun, dan ya memakai lekuk yang sama; jim, ha besar, dan kha membentuk satu trio; lalu ada pasangan sin-syin, shad-dhad, tha-zha, 'ain-ghain, ra-zai, serta dal-dzal.
Latihan yang paling menolong adalah mengelompokkan huruf menurut kerangkanya, lalu menulis tiap huruf dalam empat posisinya pada satu baris buku tulis. Sesudah itu pembelajar membaca kata pendek dan menunjuk letak tiap huruf di dalamnya. Tahap ini sudah terpasang bila ia mengenali huruf mana pun di tengah kata tanpa mencari tabel, termasuk pasangan yang selisihnya hanya satu atau dua titik di atas maupun di bawah kerangka.
Kelompokkan huruf menurut kerangka dan titiknya, lalu tulis keempat bentuknya sendiri; mata yang hafal kerangka lebih cepat mengenali kata utuh.