Dibutuhkan guru les privat Matematika, Bahasa Inggris, dan Mandarin untuk siswa SD, SMP, dan SMA di Singkawang: Singkawang Tengah, Barat, Selatan, Timur, dan Utara. Terbuka untuk mahasiswa aktif dan lulusan minimal SMA/sederajat. Fee Rp35.000โ150.000 per pertemuan, dengan jadwal mengajar yang menyesuaikan waktu luang Anda. Matematika membuka kursi terbanyak, dan Singkawang Tengah berpermintaan tertinggi. Pendaftaran gratis lewat formulir online, dan Anda bisa mulai mengajar dalam 48โ72 jam setelah proses pencocokan.

Guru les privat Singkawang adalah pengajar yang membimbing siswa secara perorangan, baik datang ke rumah maupun secara daring, di seluruh wilayah Kota Singkawang dan sekitarnya. Keunikan Singkawang sebagai pecinan terbesar di Kalimantan membuat profesi ini punya warna tersendiri: selain mata pelajaran sekolah, permintaan les Mandarin dan persiapan ujian sangat hidup di tengah keluarga keturunan Tionghoa Hakka, berdampingan dengan kebutuhan les mengaji dari keluarga Melayu.
Pilih mata pelajaran sesuai keahlian Anda. Klik untuk langsung daftar via WhatsApp.
Kami membutuhkan guru les di seluruh penjuru Kota Singkawang. Pilih area sesuai domisili Anda.
Pasiran, Roban, Kuala, Melayu
Pasiran, Tengah, Kuala, Melayu
Penghasilan per sesi berdasarkan jenjang dan mata pelajaran. Tarif disesuaikan dengan kota yang biaya hidupnya masih terjangkau.
| Level | Gaji |
|---|---|
| SD / Elementary | Rp 45.000 - 70.000 |
| SMP / Junior High | Rp 55.000 - 95.000 |
| SMA / Senior High | Rp 70.000 - 125.000 |
| UTBK / Persiapan PTN | Rp 85.000 - 150.000 |
| Mandarin / Mengaji | Rp 35.000 - 150.000 |
* Dengan UMP Kalimantan Barat 2025 sebesar Rp 2.878.286, mengajar beberapa sesi rutin tiap minggu sudah memberi tambahan yang berarti.
Pahami lanskap pendidikan lokal yang mendorong permintaan les privat
SMA Negeri
SMA Negeri
Keunggulan unik menjadi tutor di pecinan terbesar Kalimantan yang merayakan keberagaman setiap hari
Warga Tionghoa
Mayoritas warga Singkawang adalah keturunan Tionghoa Hakka, sehingga les Mandarin dan persiapan HSK menjadi kebutuhan nyata yang jarang ditemui di kota lain di Indonesia. Penguasaan Mandarin atau dialek Hakka membuka peluang mengajar yang lapang.
Budaya Berpadu
Singkawang berulang kali dinobatkan sebagai kota paling toleran di Indonesia. Suasana saling menghargai ini membuat orang tua nyaman menerima tutor dari latar belakang apa pun, asalkan tulus membimbing anak mereka.
Kami mencari pengajar yang menghargai keberagaman dan tulus membimbing anak-anak Singkawang.
Mengajar di kota yang ramah dengan peluang yang sulit ditemukan di tempat lain.
Besaran fee per sesi disampaikan sebelum Anda menerima tawaran, tanpa potongan yang membingungkan. Biaya hidup Singkawang yang terjangkau membuat penghasilan terasa lebih lega.
Prosesnya lima langkah singkat, dari pendaftaran sampai mengajar. Daftar via WhatsApp, kirim berkas sederhana seperti KTP dan ijazah, ikuti verifikasi dan obrolan perkenalan singkat, lalu kami cocokkan dengan siswa terdekat. Anda mulai mengajar di Singkawang dalam 48-72 jam.
Tekan tombol 'Daftar via WhatsApp', lalu sampaikan nama, mata pelajaran yang Anda kuasai, jenjang yang siap diajar, dan kecamatan domisili Anda. Tim Singkawang akan membalas untuk menjelaskan langkah berikutnya serta posisi yang sedang terbuka di dekat Anda.
Pengalaman nyata dari para pengajar yang sudah bergabung di kota tiga budaya.
โSaya kuliah di Politeknik Negeri Singkawang dan mengisi waktu luang dengan mengajar matematika. Jarak antar tempat di sini dekat, jadi saya bisa pulang kuliah langsung membimbing siswa tanpa terburu-buru. Penghasilannya membantu biaya kuliah.โ
Informasi lengkap bagi Anda yang ingin bergabung sebagai guru les di Kota Singkawang.
Bergabung dengan lebih dari 120 pengajar aktif di Singkawang. Daftar gratis via WhatsApp, lengkapi berkas, dan mulai mengajar dalam 48-72 jam!
Sedau, Sijangkung, Pangmilang, Sagatani
Bagak Sahwa, Mayasopa, Sanggau Kulor, Pajintan
Naram, Sungai Garam Hilir, Setapuk Besar, Semelagi Kecil
SMA Swasta
SMK Negeri
SMK Negeri
Negeri
Swasta
Swasta
Negeri
Singkawang terbagi atas 5 kecamatan dan 26 kelurahan dengan penduduk sekitar 252 ribu jiwa
Dijuluki Kota Seribu Kelenteng dan dikenal sebagai kota paling toleran di Indonesia
Sekitar 42% warga merupakan keturunan Tionghoa Hakka, mendorong permintaan les Mandarin
UMP Kalimantan Barat 2025 sebesar Rp 2.878.286 dengan biaya hidup yang relatif terjangkau
Festival Cap Go Meh menumbuhkan ekonomi pariwisata dan kebutuhan penguasaan bahasa asing
Kampus Penyedia Tutor
Politeknik Negeri Singkawang dan STKIP Singkawang mencetak mahasiswa serta lulusan keguruan dan vokasi yang siap mengajar. Anda bisa bergabung sambil kuliah atau setelah menyelesaikan studi.
Kelenteng Bersejarah
Festival Cap Go Meh dengan parade Tatung menarik wisatawan domestik dan mancanegara, menumbuhkan ekonomi dan kesadaran orang tua akan pendidikan berkualitas serta penguasaan bahasa asing untuk anak.
Les Mandarin untuk anak keluarga Hakka serta orang dewasa pelaku usaha sangat diminati sepanjang tahun
Permintaan les mengaji stabil dari keluarga Melayu di Singkawang Tengah dan Utara
Persiapan masuk SMAN 1 dan SMAS Santo Ignasius yang berstandar tinggi dicari banyak orang tua
Bahasa Inggris untuk pariwisata berkembang seiring meningkatnya kunjungan wisatawan saat Cap Go Meh
Mengajar di kota tiga budaya dengan permintaan les yang beragam!
Mengajar di lingkungan yang ramah, dengan dampak yang terasa nyata
Daftar Jadi TutorSebagai pecinan terbesar di Kalimantan, Singkawang punya permintaan les Mandarin yang sulit ditandingi kota lain. Keahlian bahasa Anda sangat dibutuhkan di sini.
Atur sendiri kapan mengajar. Pagi mengurus toko atau kuliah, sore membimbing siswa, malam beristirahat. Pola hidup kota kecil yang tenang mendukung keseimbangan ini.
Jarak antar tempat di seluruh Singkawang relatif dekat. Siswa tersebar di berbagai kelurahan seperti Pasiran, Roban, dan Sedau, dan penempatan disesuaikan dengan kelurahan terdekat dari domisili Anda, sehingga Anda tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk bertemu siswa.
Bimbingan Anda ikut mengantar anak-anak Singkawang menuju kampus impian, baik di Kalimantan maupun di luar daerah. Kontribusi yang berbekas untuk kampung halaman.
Bergabung dengan sesama tutor dari latar Hakka, Melayu, dan Dayak. Saling berbagi cara mengajar, rujukan siswa, dan semangat dalam suasana yang guyub.
Tanpa biaya sepeser pun, Anda kami dampingi mengasah teknik mengajar yang mengena, mengikuti perkembangan materi sekolah terbaru, sekaligus belajar membangun obrolan yang hangat dengan orang tua siswa.
Siapkan KTP, ijazah, dan ringkasan keahlian mengajar Anda untuk dikirim ke tim. Bila Mandarin atau dialek Hakka termasuk bekal Anda, cantumkan, karena di sini hal itu sangat dicari.
Kelengkapan dokumen Anda kami telaah satu per satu. Ukuran kota yang ringkas membuat proses ini berlangsung lekas, tanpa antrean panjang atau urusan yang berbelit.
Kita berbincang lewat panggilan video sekitar 15-20 menit, sekadar saling mengenal dan menukar cerita pengalaman mengajar. Anggap saja ngobrol santai dengan kawan baru, jauh dari kesan ujian.
Setelah profil Anda tayang, kami pertemukan dengan siswa di Pasiran, Roban, atau Sedau yang sejalan dengan jangkauan Anda. Pintu komunitas pengajar Singkawang resmi terbuka untuk Anda!
โDi Singkawang, les Mandarin selalu dicari keluarga Hakka untuk anak-anak mereka. Saya tumbuh dengan dialek Hakka di rumah, jadi mengajar terasa mengalir. Senang sekali keahlian yang dulu saya kira biasa ternyata sangat dibutuhkan di kota sendiri.โ
โPermintaan bahasa Inggris naik terutama menjelang Cap Go Meh karena banyak wisatawan datang. Saya membantu siswa SMA berlatih percakapan, dan sebagian justru ingin bisa memandu tamu. Jadwalnya saya atur sendiri di sela pekerjaan utama.โ
โSebagai lulusan STKIP Singkawang, saya ingin tetap dekat dengan dunia pendidikan sambil mencari pengalaman. Membimbing anak-anak di kawasan Singkawang Timur yang semangat belajar fisika untuk masuk PTN membuat saya merasa bermanfaat.โ
โRumah saya di kampung nelayan Naram, dan kini sela waktu di antara urusan keluarga terisi dengan kegiatan yang berarti. Anak-anak TK serta PAUD tetangga saya temani belajar membaca dan berhitung, sambil sesekali bertukar kabar dengan orang tua mereka yang memang sudah saling kenal di sini.โ