Tutor finalis OSN Fisika membimbingmu menguasai lima bidang inti: mekanika, listrik magnet, termodinamika, gelombang optik, dan fisika modern. Pendalaman teori berjalan beriringan dengan nalar eksperimen. Satu sesi olimpiade berdurasi 120 menit, bisa di rumah maupun lewat layar, mulai Rp158.000.





Les olimpiade fisika adalah bimbingan privat khusus untuk menyiapkan siswa menghadapi kompetisi fisika berjenjang, dari OSN tingkat sekolah sampai ajang internasional seperti APhO dan IPhO. Materinya menjangkau jauh di luar pelajaran sekolah, berpusat pada penguasaan konsep yang dalam dan kemampuan menurunkan sendiri persamaan dari prinsip dasar.
Tutor finalis OSN yang sama mendampingi penurunan rumus dan pembahasan soal, baik di papan tulis maupun whiteboard digital
Tutor datang ke rumah atau lokasi pilihan
Via Zoom atau Google Meet dengan whiteboard digital
Materi dan strategi disesuaikan dengan tingkat kompetisi
Pengenalan konsep fisika kompetisi sejak dini melalui mekanika dan listrik dasar di luar kurikulum sekolah
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pendalaman lima bidang inti dengan tingkat kesulitan OSN tingkat SMA
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Persiapan tingkat tertinggi menuju pelatnas dan jenjang internasional APhO dan IPhO
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Disusun mengikuti silabus OSN dan International Physics Olympiad
Porsi tiap modul disesuaikan dengan hasil diagnostic test dan bidang terlemah siswa
Membangun dasar mekanika, listrik magnet, termodinamika, gelombang, dan fisika modern di luar materi sekolah
Melatih cara menurunkan persamaan dari hukum dasar, kunci menjawab soal yang bentuknya belum pernah dilihat
Mengasah intuisi memilih pendekatan dan kerangka acuan yang tepat saat menghadapi soal rumit
Melatih nalar eksperimen dan tryout berkala dengan format menyerupai OSN dan IPhO
Dari yang baru mengenal soal hitungan fisika hingga finalis yang mengejar IPhO, tiap titik perjalanan punya jalurnya
Siswa yang menyukai fisika dan ingin mencoba dunia olimpiade dari nol
Rekomendasi:
Siswa yang sudah mewakili sekolah dan ingin tembus babak kabupaten atau provinsi
Rekomendasi:
Finalis OSN provinsi yang menargetkan medali di tingkat nasional
Rekomendasi:
Peraih medali nasional yang menyiapkan seleksi pelatnas, APhO, dan IPhO
Rekomendasi:
Soal olimpiade fisika menguji kedalaman konsep, dan banyak hal yang terasa benar di kelas justru keliru di tingkat kompetisi. Lima salah paham ini yang paling sering kami luruskan.
Kenapa terjadi
Siswa terbiasa dengan gesek kinetis pada balok yang ditarik di lantai.
Cara kami mengatasinya
Gesek statis bisa justru menjadi gaya pendorong, misalnya pada roda yang menggelinding tanpa slip atau benda di atas papan yang dipercepat. Arahnya ditentukan oleh kecenderungan gerak relatif antar permukaan.
Kenapa terjadi
Siswa langsung memakai kekekalan energi tanpa memeriksa gaya yang bekerja.
Cara kami mengatasinya
Energi mekanik hanya kekal saat gaya non-konservatif tidak bekerja. Pada tumbukan tak lenting atau saat ada gesekan, pakai kekekalan momentum lebih dulu dan lacak energi yang berubah menjadi kalor.
Kenapa terjadi
Siswa menambahkan gaya sentripetal ke diagram gaya seolah ia gaya nyata.
Cara kami mengatasinya
Percepatan sentripetal selalu merupakan akibat dari gaya nyata. Identifikasi dulu tegangan, gaya normal, atau gravitasi yang menyediakannya, lalu jumlahkan komponen ke arah pusat lingkaran.
Kenapa terjadi
Siswa memaksakan hukum Newton di kerangka yang sedang dipercepat.
Cara kami mengatasinya
Di kerangka yang dipercepat muncul gaya semu seperti gaya sentrifugal dan Coriolis. Memilih kerangka acuan yang tepat sering memangkas perhitungan soal olimpiade secara drastis.
Kenapa terjadi
Siswa mengabaikan proses transien pada rangkaian.
Cara kami mengatasinya
Pada rangkaian RC dan RL ada masa peralihan. Saat t nol kapasitor berperilaku seperti kawat dan induktor seperti putus, saat t menuju tak hingga keadaannya berbalik. Memahami dua batas ini membuka banyak soal sekaligus.
Meluruskan satu intuisi yang salah sering menyelamatkan banyak poin di babak pembuktian.
Bimbingan olimpiade menuntut tutor yang pernah merasakan sendiri tekanan OSN sampai seleksi pelatnas
Semua tutor olimpiade kami pernah bertanding sendiri, jadi paham betul tekanan dan strategi tiap babak.
Materi disusun khusus mengikuti silabus OSN dan IPhO, jauh di luar jam pelajaran sekolah biasa.
Soal olimpiade jarang memakai rumus jadi. Kami melatih cara menurunkan persamaan dari hukum dasar.
Bimbingan dimulai dari pemetaan bidang terlemah, sehingga waktu belajar terpakai efisien.
IPhO menilai teori sekaligus eksperimen. Kami melatih keduanya, termasuk analisis ketidakpastian.
Tetap bisa dibimbing tutor olimpiade fisika meski di kota tanpa pembina khusus.
Tutor kami adalah para finalis OSN Fisika dan mahasiswa terbaik jurusan fisika kampus negeri yang pernah merasakan sendiri ketatnya seleksi olimpiade

Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung
Mekanika sampai ke akar“Hilmy mengupas konsep mekanika sampai ke prinsip dasarnya, supaya siswa sanggup menurunkan sendiri persamaan gerak yang rumit di soal olimpiade.”

Fisika, Universitas Padjadjaran
Listrik dan magnet yang utuh“Ahmad merangkai konsep listrik dan magnet menjadi satu kesatuan, dari hukum Gauss sampai induksi, sesuai bobotnya di OSN dan IPhO.”

Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Membangun intuisi fisika“Wilda melatih siswa menebak arah penyelesaian lewat intuisi fisika, sebelum masuk ke perhitungan matematis yang panjang.”

Fisika Geofisika, Universitas Diponegoro
Termodinamika dan gelombang“Efsa mendampingi siswa menaklukkan termodinamika dan gelombang, dua bidang yang sering menentukan posisi di babak nasional.”

Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia
Dari konsep ke soal“Berlatar pendidikan fisika, Hashfi menjembatani konsep menuju soal olimpiade dengan bahasa yang mudah dicerna siswa.”

Fisika, Institut Teknologi Bandung
Fisika modern dan eksperimen“Aziz mengenalkan fisika modern dan melatih nalar eksperimen, bagian yang sering membedakan peserta di tingkat APhO dan IPhO.”
Dulu saya cuma hafal rumus gerak. Kak Hilmy ngajarin cara menurunkannya sendiri dari hukum Newton, jadi pas soalnya beda bentuk saya tetap bisa. Akhirnya lolos OSN provinsi.
Rafael T.
Siswa SMA • Jakarta
Listrik magnet jadi bidang yang paling saya hindari. Setelah dibimbing pelan dari medan sampai induksi, justru di sinilah nilai tryout saya naik paling banyak.
Naufal D.
Siswa SMA • Bandung
Anak saya ikut dari kelas 8 SMP. Senang melihat dia jadi terbiasa menganalisis soal fisika dengan runtut dan tidak gampang menyerah. Pembinaannya sabar dan terstruktur.
Ibu Sinta R.
Orang Tua Siswa SMP • Surabaya
Bagian eksperimen IPhO dulu terasa menakutkan karena di sekolah jarang praktik. Kak Aziz melatih saya menghitung ketidakpastian dan menganalisis data sampai terbiasa.
Kayla P.
Siswi SMA • Yogyakarta
Saya di kota kecil tanpa pembina olimpiade fisika. Les online EduPoint jadi jalan saya tetap dibimbing tutor finalis. Rekaman sesinya sangat membantu untuk diulang.
Bima S.
Siswa SMA • Medan
Awalnya saya selalu salah memasang gaya sentripetal di diagram. Kak Wilda meluruskan cara saya membaca gaya nyata yang menyediakannya. Sekarang soal gerak melingkar terasa jelas.
Ibu Retno W.
Orang Tua Siswa SMA • Semarang
Tryout berkala dengan durasi mirip ujian asli bikin saya tidak kaget pas hari H. Manajemen waktu lima jam soal teori jadi terlatih. Terima kasih bimbingannya.
Gilang A.
Siswa SMA • Depok
Termodinamika dulu cuma saya hafal rumusnya. Kak Efsa ngajak saya paham proses dari diagram PV sampai siklus mesin. Soal yang dulu bikin pusing jadi masuk akal.
Tsabita N.
Siswi SMA • Jakarta
Rencana biaya yang jelas menyertai setiap langkah menuju medali olimpiade fisika.
Mulai dari
Rp 79.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Bayar fleksibel — QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Satu tarif untuk online dan tatap muka; besarnya ditentukan durasi sesi. Untuk arah internasional, tersedia opsi pengantar bilingual maupun full English.
Les olimpiade fisika online via Zoom atau Google Meet tersedia untuk siswa di seluruh Indonesia dan luar negeri
Les olimpiade fisika tatap muka tersedia di kota-kota berikut dengan tutor terverifikasi
Pencapaian nyata siswa EduPoint
Sebelum
42
Sesudah
89
Diterima di
Lolos jalur prestasi Fisika
“Kelas 10 saya gugur di babak kabupaten karena cuma menghafal rumus. Bimbingan dari dasar dengan fokus menurunkan persamaan mengubah cara saya berpikir. Kelas 12 saya tembus babak nasional.”
Tutor:
Sebelum
48
Sesudah
90
Diterima di
Diterima SMA unggulan jalur prestasi
“Bagian eksperimen yang dulu saya takuti justru jadi penyelamat nilai saya. Kuncinya rajin berlatih mengukur dan menganalisis ketidakpastian data.”
Tutor:
Sebelum
53
Sesudah
92
Diterima di
Lanjut ke kelas akselerasi
“Mulai sejak SMP membuat saya terbiasa menganalisis soal dengan runtut. Saat masuk materi SMA yang lebih berat, fondasi konsepnya sudah kuat.”
Tutor:
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Peta belajar berlapis yang menyusun teori, kemampuan menghitung, dan nalar eksperimen menjadi satu kesiapan olimpiade yang utuh.
Peta jalan bertahap untuk siswa SMA yang ingin menembus seleksi OSN Fisika sambil tetap menjaga nilai sekolah.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Mulai dengan diagnostic test lima bidang dan konsultasi gratis bersama tutor finalis olimpiade kami
Hampir seluruh soal OSN dan IPhO berputar di lima bidang ini. Kuasai kelimanya, dan tidak ada babak yang terasa asing.
5
Bidang Inti
OSN-K → IPhO
Jenjang Seleksi
3 soal teori
Format IPhO
5 jam
Durasi Teori
Mekanika
Bidang terbesar di olimpiade fisika. Mencakup gerak, gaya, energi, momentum, benda tegar, sampai osilasi dan gravitasi. Menuntut kemampuan memilih kerangka acuan dan pendekatan yang paling ringkas.
Materi Inti
Yang Sering Bikin Tersangkut
Satu soal sering punya banyak jalur, dan pemilihan kerangka acuan menentukan apakah perhitungan jadi panjang atau ringkas.
Porsi di Soal
Biasanya 2-3 soal tiap babak, hampir selalu jadi soal dengan bobot tertinggi.
Pembagian lima bidang ini mengikuti silabus International Physics Olympiad (IPhO). Tutor menyusun porsi latihan dari bidang terlemahmu lebih dulu.