Tutor sabar membimbing anak Anda membaca dengan metode fonik bertahap, didukung modul belajar interaktif yang menyenangkan. Dari mengenal huruf sampai lancar membaca kalimat dan memahami bacaan. Belajar di rumah maupun via Zoom, pilih jadwal yang pas dengan ritme anak.





adalah program bimbingan belajar privat yang membimbing anak menguasai keterampilan membaca secara bertahap, dari mengenal bunyi huruf sampai memahami isi bacaan. Tutor menggunakan metode fonik yang mengaitkan huruf dengan bunyinya, didukung modul belajar membaca interaktif sehingga anak belajar dengan senang tanpa merasa terbebani. Cocok untuk anak usia pra-SD hingga SD awal yang belum lancar membaca atau perlu fondasi membaca yang kuat.
Privat di rumah, online lewat layar, atau kelompok kecil bersama teman sebaya. Sesuaikan dengan karakter dan kenyamanan anak.
Tutor datang ke rumah dengan media membaca yang menarik.
Via Zoom dengan modul interaktif dan pendampingan orang tua.
Belajar bersama 2-3 teman sebaya, lebih seru. Yang tertera adalah tarif dasar privat; saat mendaftar berkelompok, potongan per anak langsung terhitung di formulir.
Anak naik tahap hanya setelah benar-benar siap, sehingga membaca terasa mudah dan menyenangkan.
Anak mengenal bentuk huruf dan bunyinya melalui metode fonik. Inilah fondasi terpenting, karena anak belajar bahwa setiap huruf punya bunyi yang bisa dirangkai menjadi kata. Hafalan nama huruf hanyalah langkah awal.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menggabungkan konsonan dan vokal menjadi suku kata terbuka. Di tahap ini anak mulai merasakan keajaiban merangkai bunyi menjadi suku kata.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menggabungkan dua suku kata terbuka menjadi kata utuh yang akrab di kesehariannya. Membaca kata pertama biasanya menjadi momen yang membanggakan untuk anak dan orang tua.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak belajar suku kata yang diakhiri konsonan, yang sering menjadi titik tersendat. Tutor membantu anak melewatinya dengan latihan bunyi akhir yang tepat.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menguasai bunyi gabungan seperti ng, ny, sy serta diftong au dan ai. Ini membuka jalan membaca kata-kata yang lebih kompleks dengan benar.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak mulai membaca kalimat utuh dengan lancar dan mulai memperhatikan tanda baca. Kelancaran membaca menjadi fokus agar anak tidak lagi mengeja kata per kata.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak membaca cerita pendek dan paragraf, lalu memahami isinya. Di tahap puncak ini membaca berubah dari kemampuan teknis menjadi alat untuk belajar dan menikmati cerita.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pendekatan yang membuat anak belajar membaca dengan senang dan tanpa paksaan.
Tutor menyesuaikan tempo dengan kesiapan dan minat setiap anak.
Anak belajar bunyi setiap huruf lalu merangkainya menjadi kata, sehingga ia memahami cara membaca dan tidak bergantung pada hafalan kata utuh.
Kartu, permainan, dan lagu membuat latihan suku kata terasa seperti bermain.
Modul belajar membaca digital interaktif yang membuat anak antusias berlatih.
Tutor dan anak membaca nyaring bersama untuk membangun kelancaran dan cinta buku.
Dari anak TK yang baru kenal huruf sampai anak SD yang bacaannya belum secepat teman sekelas, tahapan fonik kami menyesuaikan titik mula setiap anak.
Anak TK B yang ingin lancar membaca sebagai bekal masuk SD favorit.
Rekomendasi:
Anak yang bacaannya belum selancar teman sekelasnya.
Rekomendasi:
Anak yang kehilangan minat baca karena terlalu sering bermain gawai.
Rekomendasi:
Keluarga yang ingin mendampingi anak belajar membaca secara terstruktur.
Rekomendasi:
Melampaui penilaian bisa atau belum, kami petakan tahap mana yang sudah dikuasai anak dan mana yang sedang dilatih.
Lihat anak berada di tahap mana, dari mengenal huruf sampai memahami bacaan.
Tutor menandai tahap yang masih perlu diulang agar fondasi membaca kuat.
Saran kegiatan membaca singkat untuk dilakukan bersama orang tua.
Ringkasan kemajuan membaca anak dikirim berkala via WhatsApp.
Contoh Laporan Progress
TK B (5 tahun) • Mei 2026
Progress Keseluruhan
10 dari 16
Lancar membaca suku kata tertutup
1 Jun 2026
Sudah hafal bunyi semua huruf dengan baik
Lancar membaca kata seperti mama, bola, susu
Bunyi akhir konsonan seperti man dan bel masih perlu latihan
Mulai dilatih setelah suku kata tertutup lebih lancar
Materi membaca kami dirancang bertahap mengikuti metode fonik suku kata, supaya anak membaca dari bunyi huruf dan terlepas dari hafalan bentuk kata.
Tangga Suku Kata
Membangun Kata
Membaca Kalimat Pertama
Adik baca buku.
Pertanyaan: Siapa yang baca buku?
Jawaban: Adik
Anak naik ke materi membaca berikutnya hanya setelah lancar di tahap sebelumnya, sehingga belajar membaca terasa ringan dan menyenangkan.
Setelah mendampingi ribuan anak belajar membaca, kami hafal titik-titik yang membuat anak tersendat, dan punya cara khusus mengatasinya.
Kenapa terjadi
Anak mengandalkan petunjuk gambar sehingga terlihat lancar, padahal belum benar-benar membaca hurufnya.
Cara kami mengatasinya
Tutor menutup gambar dan mengajak anak membaca suku demi suku, supaya tumbuh kebiasaan membaca dari bunyi huruf.
Kenapa terjadi
Bentuk b dan d nyaris cermin dan bunyinya sama-sama muncul di awal kata, sehingga anak mudah keliru.
Cara kami mengatasinya
Kami melatih anak membedakan bunyi lewat permainan dan memberi penanda bentuk yang mudah diingat.
Kenapa terjadi
Suku kata yang diakhiri huruf mati menuntut anak menggabung tiga bunyi sekaligus, satu lompatan yang lebih sulit.
Cara kami mengatasinya
Anak membaca suku terbuka dulu, lalu menambahkan bunyi huruf mati di akhir secara bertahap sampai lancar.
Kenapa terjadi
Anak yang diajari nama huruf membaca be-a-be-a, lalu bingung karena hasilnya tidak menjadi kata.
Cara kami mengatasinya
Dengan metode fonik, kami mengganti nama huruf dengan bunyinya, sehingga suku kata langsung terbentuk saat dirangkai.
Kenapa terjadi
Anak yang mengandalkan hafalan bentuk kata kehabisan cara begitu bertemu kata yang belum pernah dilihat.
Cara kami mengatasinya
Kami mengembalikan anak ke keterampilan membaca suku kata, supaya ia bisa membaca kata apa pun tanpa bergantung pada hafalan.
Hambatan membaca seperti ini wajar dan bisa diperbaiki. Kuncinya menemukan tahap mana yang terlewat, lalu menguatkannya dengan sabar.
Fonik bertahap, modul interaktif, dan tutor yang sabar berpadu agar anak lancar membaca sekaligus jatuh cinta pada buku.
Anak belajar bunyi huruf lalu merangkainya, sehingga mampu membaca kata apa pun.
Materi membaca digital yang menyenangkan membuat anak antusias berlatih.
Mahasiswa dan alumni terbaik dari PAUD, PGSD, dan Psikologi yang hangat dengan anak.
Orang tua tahu persis anak berada di tahap mana lewat laporan berkala.
Kartu, lagu, dan cerita membuat membaca terasa seru dan ringan bagi anak.
Bila belum klop dalam dua sesi awal, tutor membaca bisa diganti gratis.
Tutor kami adalah mahasiswa dan alumni terbaik yang sabar dan ramah dengan anak.

Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia
Pengenalan bunyi dan huruf“Berbekal Pendidikan Bahasa Indonesia dari Universitas Pendidikan Indonesia, Hana mengenalkan bunyi dan huruf lewat permainan, sehingga anak membaca tanpa merasa sedang diuji.”

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana
Membaca untuk anak awal SD“Nathan terbiasa mendampingi anak awal sekolah dasar, memecah kata menjadi suku kata yang ringan, sejalan dengan latar Pendidikan Guru Sekolah Dasar dari Universitas Kristen Satya Wacana.”

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar
Membangun kebiasaan membaca“Felly menumbuhkan kebiasaan membaca dari cerita pendek yang dekat dengan keseharian anak, pendekatan yang ia pelajari di Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar.”

Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Negeri Semarang
Membaca lancar dan paham“Syella menjaga agar anak lancar mengeja sekaligus memahami isi bacaan, berbekal studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Semarang.”

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Malang
Kesiapan membaca usia dini“Kinan paham tahap perkembangan anak usia dini dari studinya di Universitas Negeri Malang, dan ia menyiapkan fondasi membaca dengan sabar tanpa memaksa.”

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Terbuka
Membaca lewat bermain“Theo mengajak anak mengenal huruf sambil bermain, menjaga suasana belajar tetap ringan agar anak betah berlama-lama dengan buku.”
Dari yang belum kenal huruf sampai yang dulu menolak buku, inilah perubahan membaca yang mereka saksikan di rumah.
Anak saya umur 5 tahun belum kenal huruf sama sekali. Setelah 3 bulan les, dia sudah bisa baca kata seperti mama dan bola. Tutornya sabar banget dan bikin anak senang.
Ibu Karina D.
Ibu dari Apta (5 tahun), Jakarta Selatan •
Anak saya kelas 1 SD bacaannya belum selancar teman sekelas. Tutor EduPoint memetakan tahap mana yang terlewat, lalu menguatkannya dengan latihan terarah. Sekarang dia percaya diri membaca di kelas.
Pak Yehuda D.
Ayah dari Gabriel (7 tahun), Bandung •
Yang saya suka, ada modul interaktifnya. Anak jadi semangat latihan karena terasa seperti main, jauh dari kesan dipaksa belajar. Tiap minggu ada laporan tahap membacanya.
Ibu Meidha T.
Ibu dari Arsenio (6 tahun), Surabaya •
Kami tinggal di luar negeri dan ingin anak tetap bisa membaca Bahasa Indonesia. Les online dengan modul interaktif sangat membantu. Anak kami sekarang bisa membaca cerita pendek.
Ibu Istiana W.
Ibu dari Khanza (6 tahun), Jeddah •
Anak saya tadinya menolak setiap kali disuruh membaca. Kak Desy pelan-pelan membangun rasa percaya dirinya. Sekarang dia justru minta dibacakan dan ikut membaca bersama.
Ibu Mutiara R.
Ibu dari Athan (6 tahun), Depok •
Suku kata tertutup seperti man dan bel dulu bikin anak saya tersendat. Tutornya tahu persis cara melatihnya. Dalam sebulan dia sudah lancar membaca kata-kata yang lebih panjang.
Pak Arief K.
Ayah dari Bilqis (6 tahun), Tangerang •
Les kelompok kecil bareng sepupunya ternyata seru. Mereka membaca bergiliran dan saling menyemangati. Biaya lebih hemat tapi hasilnya tetap kelihatan.
Ibu Felisa N.
Ibu dari Kenzo (6 tahun), Bekasi •
Sebagai ibu yang sibuk, saya tenang karena tutor datang ke rumah dan ada laporan tahap membaca tiap minggu. Anak saya naik dari belum lancar jadi bisa baca cerita pendek dalam 5 bulan.
Ibu Aisyah R.
Ibu dari Khadija (6 tahun), Yogyakarta •
Biaya untuk membangun keterampilan dasar yang dipakai anak seumur hidup.
Mulai dari
Rp 54.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Bayar fleksibel — QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Harga sudah termasuk media belajar, akses modul interaktif, dan laporan tahap membaca.
Les membaca anak online tersedia untuk keluarga di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les membaca tatap muka, tutor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Pencapaian nyata siswa EduPoint
Sebelum
Belum kenal huruf
Sesudah
Baca kata sederhana
Sebelum
Belum selancar teman
Sesudah
Lancar & percaya diri
Sebelum
Menolak membaca
Sesudah
Minta dibacakan cerita
Dari biaya, usia mulai, sampai beda fonik dengan metode eja, kami jawab keraguan yang paling sering muncul.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Program lain yang mungkin sesuai untuk Anda
Mulai dengan konsultasi gratis, kami petakan tahap membaca anak dan carikan tutor yang paling cocok dengan karakternya.