Tutor sabar membimbing anak Anda membaca dengan metode fonik bertahap, didukung modul belajar interaktif yang menyenangkan. Dari mengenal huruf sampai lancar membaca kalimat dan memahami bacaan. Belajar di rumah maupun via Zoom, pilih jadwal yang pas dengan ritme anak.





adalah program bimbingan belajar privat yang membimbing anak menguasai membaca secara bertahap, dari mengenal bunyi huruf sampai memahami isi bacaan. Tutor memakai metode fonik yang mengaitkan huruf dengan bunyinya, didukung modul membaca interaktif sehingga anak belajar tanpa merasa terbebani. Cocok untuk anak pra-SD hingga SD awal yang belum lancar membaca atau perlu fondasi yang kuat.
Privat di rumah, online lewat layar, atau kelompok kecil bersama teman sebaya. Sesuaikan dengan karakter dan kenyamanan anak.
Tutor datang ke rumah dengan media membaca yang menarik.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 60 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Via Zoom dengan modul interaktif dan pendampingan orang tua.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 60 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Belajar bersama 2-3 teman sebaya, lebih seru.
Harga pada paket 28 sesi per bulan, sesi 60 menit. Pertemuan lebih sedikit, harga per sesi naik.
Tarif online dan tatap muka sama โ selisih angka antar kartu hanya karena durasi sesinya.
Anak naik tahap hanya setelah benar-benar siap, sehingga membaca terasa mudah dan menyenangkan.
Anak mengenal bentuk huruf dan bunyinya melalui metode fonik. Inilah fondasi terpenting, karena anak belajar bahwa setiap huruf punya bunyi yang bisa dirangkai menjadi kata. Hafalan nama huruf hanyalah langkah awal.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menggabungkan konsonan dan vokal menjadi suku kata terbuka. Di tahap ini anak mulai merasakan keajaiban merangkai bunyi menjadi suku kata.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menggabungkan dua suku kata terbuka menjadi kata utuh yang akrab di kesehariannya. Membaca kata pertama biasanya menjadi momen yang membanggakan untuk anak dan orang tua.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak belajar suku kata yang diakhiri konsonan, yang sering menjadi titik tersendat. Tutor membantu anak melewatinya dengan latihan bunyi akhir yang tepat.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak menguasai bunyi gabungan seperti ng, ny, sy serta diftong au dan ai. Ini membuka jalan membaca kata-kata yang lebih kompleks dengan benar.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak mulai membaca kalimat utuh dengan lancar dan mulai memperhatikan tanda baca. Kelancaran membaca menjadi fokus agar anak tidak lagi mengeja kata per kata.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Anak membaca cerita pendek dan paragraf, lalu memahami isinya. Di tahap puncak ini membaca berubah dari kemampuan teknis menjadi alat untuk belajar dan menikmati cerita.
Mata Pelajaran:
Fokus Belajar:
Pendekatan yang membuat anak belajar membaca dengan senang dan tanpa paksaan.
Tutor menyesuaikan tempo dengan kesiapan dan minat setiap anak.
Anak belajar bunyi setiap huruf lalu merangkainya menjadi kata, sehingga ia memahami cara membaca dan tidak bergantung pada hafalan kata utuh.
Kartu, permainan, dan lagu membuat latihan suku kata terasa seperti bermain.
Modul belajar membaca digital interaktif yang membuat anak antusias berlatih.
Tutor dan anak membaca nyaring bersama untuk membangun kelancaran dan cinta buku.
Dari anak TK yang baru kenal huruf sampai anak SD yang bacaannya belum secepat teman sekelas, tahapan fonik kami menyesuaikan titik mula setiap anak.
Anak TK B yang ingin lancar membaca sebagai bekal masuk SD favorit.
Rekomendasi:
Anak yang bacaannya belum selancar teman sekelasnya.
Rekomendasi:
Anak yang kehilangan minat baca karena terlalu sering bermain gawai.
Rekomendasi:
Keluarga yang ingin mendampingi anak belajar membaca secara terstruktur.
Rekomendasi:
Melampaui penilaian bisa atau belum, kami petakan tahap mana yang sudah dikuasai anak dan mana yang sedang dilatih.
Lihat anak berada di tahap mana, dari mengenal huruf sampai memahami bacaan.
Tutor menandai tahap yang masih perlu diulang agar fondasi membaca kuat.
Saran kegiatan membaca singkat untuk dilakukan bersama orang tua.
Ringkasan kemajuan membaca anak dikirim berkala via WhatsApp.
Contoh Laporan Progress
TK B (5 tahun) โข Mei 2026
Progress Keseluruhan
10 dari 16
Lancar membaca suku kata tertutup
1 Jun 2026
Sudah hafal bunyi semua huruf dengan baik
Lancar membaca kata seperti mama, bola, susu
Bunyi akhir konsonan seperti man dan bel masih perlu latihan
Mulai dilatih setelah suku kata tertutup lebih lancar
Materi membaca kami dirancang bertahap mengikuti metode fonik suku kata, supaya anak membaca dari bunyi huruf dan terlepas dari hafalan bentuk kata.
Tangga Suku Kata
Membangun Kata
Membaca Kalimat Pertama
Adik baca buku.
Pertanyaan: Siapa yang baca buku?
Jawaban: Adik
Anak naik ke materi membaca berikutnya hanya setelah lancar di tahap sebelumnya, sehingga belajar membaca terasa ringan dan menyenangkan.
Setelah mendampingi ribuan anak belajar membaca, kami hafal titik-titik yang membuat anak tersendat, dan punya cara khusus mengatasinya.
Kenapa terjadi
Anak mengandalkan petunjuk gambar sehingga terlihat lancar, padahal belum benar-benar membaca hurufnya.
Cara kami mengatasinya
Tutor menutup gambar dan mengajak anak membaca suku demi suku, supaya tumbuh kebiasaan membaca dari bunyi huruf.
Kenapa terjadi
Bentuk b dan d nyaris cermin dan bunyinya sama-sama muncul di awal kata, sehingga anak mudah keliru.
Cara kami mengatasinya
Kami melatih anak membedakan bunyi lewat permainan dan memberi penanda bentuk yang mudah diingat.
Kenapa terjadi
Suku kata yang diakhiri huruf mati menuntut anak menggabung tiga bunyi sekaligus, satu lompatan yang lebih sulit.
Cara kami mengatasinya
Anak membaca suku terbuka dulu, lalu menambahkan bunyi huruf mati di akhir secara bertahap sampai lancar.
Kenapa terjadi
Anak yang diajari nama huruf membaca be-a-be-a, lalu bingung karena hasilnya tidak menjadi kata.
Cara kami mengatasinya
Dengan metode fonik, kami mengganti nama huruf dengan bunyinya, sehingga suku kata langsung terbentuk saat dirangkai.
Kenapa terjadi
Anak yang mengandalkan hafalan bentuk kata kehabisan cara begitu bertemu kata yang belum pernah dilihat.
Cara kami mengatasinya
Kami mengembalikan anak ke keterampilan membaca suku kata, supaya ia bisa membaca kata apa pun tanpa bergantung pada hafalan.
Hambatan membaca seperti ini wajar dan bisa diperbaiki. Kuncinya menemukan tahap mana yang terlewat, lalu menguatkannya dengan sabar.
Fonik bertahap, modul interaktif, dan tutor yang sabar berpadu agar anak lancar membaca sekaligus jatuh cinta pada buku.
Anak belajar bunyi huruf lalu merangkainya, sehingga mampu membaca kata apa pun.
Materi membaca digital yang menyenangkan membuat anak antusias berlatih.
Mahasiswa dan alumni terbaik dari PAUD, PGSD, dan Psikologi yang hangat dengan anak.
Orang tua tahu persis anak berada di tahap mana lewat laporan berkala.
Kartu, lagu, dan cerita membuat membaca terasa seru dan ringan bagi anak.
Bila belum klop dalam dua sesi awal, tutor membaca bisa diganti gratis.
Tutor kami adalah mahasiswa dan alumni terbaik yang sabar dan ramah dengan anak.

Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia
Pengenalan bunyi dan hurufโBerbekal Pendidikan Bahasa Indonesia dari Universitas Pendidikan Indonesia, Hana mengenalkan bunyi dan huruf lewat permainan, sehingga anak membaca tanpa merasa sedang diuji.โ

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana
Membaca untuk anak awal SDโNathan terbiasa mendampingi anak awal sekolah dasar, memecah kata menjadi suku kata yang ringan, sejalan dengan latar Pendidikan Guru Sekolah Dasar dari Universitas Kristen Satya Wacana.โ

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar
Membangun kebiasaan membacaโFelly menumbuhkan kebiasaan membaca dari cerita pendek yang dekat dengan keseharian anak, pendekatan yang ia pelajari di Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar.โ

Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Negeri Semarang
Membaca lancar dan pahamโSyella menjaga agar anak lancar mengeja sekaligus memahami isi bacaan, berbekal studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Semarang.โ

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Malang
Kesiapan membaca usia diniโKinan paham tahap perkembangan anak usia dini dari studinya di Universitas Negeri Malang, dan ia menyiapkan fondasi membaca dengan sabar tanpa memaksa.โ

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Terbuka
Membaca lewat bermainโTheo mengajak anak mengenal huruf sambil bermain, menjaga suasana belajar tetap ringan agar anak betah berlama-lama dengan buku.โ
Dari yang belum kenal huruf sampai yang dulu menolak buku, inilah perubahan membaca yang mereka saksikan di rumah.
Anak saya umur 5 tahun belum kenal huruf sama sekali. Setelah 3 bulan les, dia sudah bisa baca kata seperti mama dan bola. Tutornya sabar banget dan bikin anak senang.
Ibu Karina D.
Ibu dari Apta (5 tahun), Jakarta Selatan โข
Anak saya kelas 1 SD bacaannya belum selancar teman sekelas. Tutor EduPoint memetakan tahap mana yang terlewat, lalu menguatkannya dengan latihan terarah. Sekarang dia percaya diri membaca di kelas.
Pak Yehuda D.
Ayah dari Gabriel (7 tahun), Bandung โข
Yang saya suka, ada modul interaktifnya. Anak jadi semangat latihan karena terasa seperti main, jauh dari kesan dipaksa belajar. Tiap minggu ada laporan tahap membacanya.
Ibu Meidha T.
Ibu dari Arsenio (6 tahun), Surabaya โข
Kami tinggal di luar negeri dan ingin anak tetap bisa membaca Bahasa Indonesia. Les online dengan modul interaktif sangat membantu. Anak kami sekarang bisa membaca cerita pendek.
Ibu Istiana W.
Ibu dari Khanza (6 tahun), Jeddah โข
Anak saya tadinya menolak setiap kali disuruh membaca. Kak Desy pelan-pelan membangun rasa percaya dirinya. Sekarang dia justru minta dibacakan dan ikut membaca bersama.
Ibu Mutiara R.
Ibu dari Athan (6 tahun), Depok โข
Suku kata tertutup seperti man dan bel dulu bikin anak saya tersendat. Tutornya tahu persis cara melatihnya. Dalam sebulan dia sudah lancar membaca kata-kata yang lebih panjang.
Pak Arief K.
Ayah dari Bilqis (6 tahun), Tangerang โข
Les kelompok kecil bareng sepupunya ternyata seru. Mereka membaca bergiliran dan saling menyemangati. Biaya lebih hemat tapi hasilnya tetap kelihatan.
Ibu Felisa N.
Ibu dari Kenzo (6 tahun), Bekasi โข
Sebagai ibu yang sibuk, saya tenang karena tutor datang ke rumah dan ada laporan tahap membaca tiap minggu. Anak saya naik dari belum lancar jadi bisa baca cerita pendek dalam 5 bulan.
Ibu Aisyah R.
Ibu dari Khadija (6 tahun), Yogyakarta โข
Biaya untuk membangun keterampilan dasar yang dipakai anak seumur hidup.
Mulai dari
Rp 54.000 / jam
Harga final dihitung saat daftar.
Tarif per jam terhemat, dihitung dari paket 28 sesi per bulan berdurasi 120 menit. Harga per sesi (60, 90, atau 120 menit) tercantum di bagian pilihan format.
Daftar & Hitung HargaBayar fleksibel โ QRIS, Virtual Account, Alfamart, Indomaret, transfer & e-wallet.
Harga sudah termasuk media belajar, akses modul interaktif, dan laporan tahap membaca.
Les membaca anak online tersedia untuk keluarga di seluruh Indonesia maupun di luar negeri.
Les membaca tatap muka, tutor datang ke rumah di kota-kota berikut.
Pencapaian nyata siswa EduPoint
Sebelum
Belum kenal huruf
Sesudah
Baca kata sederhana
Sebelum
Belum selancar teman
Sesudah
Lancar & percaya diri
Sebelum
Menolak membaca
Sesudah
Minta dibacakan cerita
Dari biaya, usia mulai, sampai beda fonik dengan metode eja, kami jawab keraguan yang paling sering muncul.
Banyak orang tua bertanya kapan waktu yang tepat mengajari anak membaca. Jawabannya bergantung pada kesiapan anak, di luar patokan usia tertentu. Sebagian besar anak mulai siap mengenal huruf dan bunyinya di usia 4-5 tahun, dan mulai bisa merangkai suku kata di usia 5-6 tahun. Namun setiap anak punya ritme sendiri, dan memaksakan terlalu dini justru bisa membuat anak takut membaca.
Tanda anak siap belajar membaca antara lain: tertarik pada huruf di sekitarnya, suka dibacakan buku, bisa fokus pada satu kegiatan selama 10-15 menit, dan mampu mengikuti instruksi sederhana. Jika tanda-tanda ini muncul, anak siap memulai dengan metode fonik. Yang terpenting adalah apakah anak menikmati prosesnya, jauh di atas soal secepat apa ia bisa membaca. Anak yang belajar membaca dengan senang akan tumbuh menjadi pembaca yang gemar membaca sepanjang hidupnya.
Metode Fonik
Metode Eja Tradisional
Metode Hafal Kata
Kesimpulan: Metode fonik terbukti paling efektif karena mengajarkan anak hubungan antara huruf dan bunyinya, sehingga anak mampu membaca kata apa pun, termasuk yang belum pernah dilihat. Metode eja dan hafal kata bisa terasa cepat di awal, tetapi sering membuat anak tersendat saat menemui kata baru. Tutor EduPoint menggunakan fonik sebagai fondasi, lalu memperkaya dengan membaca nyaring agar anak lancar sekaligus memahami bacaan.
Setiap anak berkembang dengan kecepatan berbeda, namun ada tanda-tanda yang sebaiknya diperhatikan orang tua:
Di Usia 5-6 Tahun - Sulit mengenali atau mengingat bunyi huruf - Tidak bisa membedakan bunyi yang mirip seperti b dan d - Belum tertarik pada huruf meski sering dibacakan buku
Di Usia SD Kelas 1-2 - Masih mengeja huruf per huruf, belum merangkai suku kata - Sering menebak kata berdasarkan gambar tanpa benar-benar membacanya - Membalik huruf saat membaca atau menulis secara konsisten - Cepat lelah atau menolak saat diminta membaca
Yang Sebaiknya Dilakukan Jika anak menunjukkan beberapa tanda di atas secara konsisten lebih dari 3 bulan, jangan panik dan jangan memarahi anak. Kesulitan membaca paling sering disebabkan fondasi fonik yang belum kuat, dan ini bisa diperbaiki dengan pendampingan yang tepat. Tutor akan memetakan tahap mana yang terlewat lalu memperkuatnya. Untuk kasus tertentu seperti dugaan disleksia, kolaborasi dengan psikolog atau terapis bisa membantu.
Anak bosan saat belajar membaca biasanya menandakan cara belajarnya kurang cocok untuk usianya, jauh dari soal malas. Anak kecil belajar paling baik melalui permainan dan hal yang menyenangkan, sehingga latihan membaca yang monoton dengan duduk diam dan mengeja berulang akan cepat membuat mereka jenuh.
Beberapa cara mengatasinya: pertama, pecah sesi menjadi singkat, cukup 20-30 menit dengan jeda. Kedua, gunakan media yang menarik seperti kartu warna-warni, lagu, atau modul interaktif sehingga membaca terasa seperti bermain. Ketiga, rayakan setiap kemajuan kecil agar anak merasa berhasil. Keempat, bacakan buku cerita yang anak sukai supaya ia melihat membaca sebagai pintu menuju cerita seru yang menyenangkan, jauh dari kesan tugas. Tutor EduPoint dilatih membaca suasana hati anak dan mengganti pendekatan ketika anak mulai bosan, sehingga semangat membaca tetap terjaga.
Membaca nyaring, yaitu kegiatan membacakan buku dengan suara lantang dan ekspresif, adalah salah satu kebiasaan paling bermanfaat untuk anak. Bahkan setelah anak bisa membaca sendiri, membaca nyaring tetap penting karena membangun ikatan emosional antara anak, buku, dan orang yang membacakannya.
Manfaat membaca nyaring sangat luas. Anak memperkaya kosakata jauh melampaui percakapan sehari-hari, belajar intonasi dan jeda yang benar, serta memahami alur cerita. Yang tidak kalah penting, anak belajar bahwa membaca itu kegiatan yang menyenangkan dan ringan. Tutor EduPoint memadukan latihan fonik dengan membaca nyaring bergantian, sehingga anak lancar secara teknis sekaligus tumbuh mencintai buku. Orang tua pun dianjurkan melanjutkan kebiasaan membaca nyaring di rumah, misalnya 15 menit sebelum tidur, karena konsistensi di rumah memperkuat hasil les.
Artikel pendukung untuk membantu Anda memutuskan dan memaksimalkan hasil belajar.
Program lain yang sering diambil bersama les membaca anak.
Mulai dengan konsultasi gratis, kami petakan tahap membaca anak dan carikan tutor yang paling cocok dengan karakternya.