
UGM • Bulaksumur, Yogyakarta
UGM adalah perguruan tinggi negeri tertua di Indonesia yang berdiri pada 19 Desember 1949. Berdasarkan QS World University Rankings 2026, UGM menduduki peringkat #225 dunia dan #2 nasional. Kampus seluas 360 hektar di Bulaksumur, Yogyakarta ini memiliki 20 fakultas dengan 290 program studi dan menampung sekitar 59.257 mahasiswa aktif dari berbagai program.
Peringkat #225 QS World University Rankings 2026
#1 Indonesia di QS Sustainability Rankings 2026
Rata-rata nilai UTBK mahasiswa baru: 702.48 (tertinggi di Indonesia)
Alumni meliputi Presiden Joko Widodo dan puluhan menteri kabinet
Akreditasi
Unggul (2024)
Peringkat
#2 Indonesia, #225 World (QS WUR 2026)
Lokasi
Bulaksumur, Yogyakarta
Tahun Berdiri
1949
Jumlah Fakultas
20
Jumlah Prodi
290
Jumlah Mahasiswa
59.257
Jumlah Dosen
3.571
Luas Kampus
360 hektar
Website
ugm.ac.idWebsite Penerimaan
um.ugm.ac.idUniversitas Gadjah Mada didirikan pada 19 Desember 1949, menjadikannya perguruan tinggi negeri pertama yang didirikan oleh pemerintah Republik Indonesia pasca kemerdekaan. Nama Gadjah Mada diambil dari Mahapatih Majapahit yang terkenal dengan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara. Pendirian UGM merupakan hasil perjuangan para pendiri bangsa yang menginginkan pusat pendidikan tinggi yang mandiri dan berkualitas. Kampus utama terletak di kawasan Bulaksumur yang luasnya mencapai 360 hektar, menjadikannya salah satu kampus terluas di Asia Tenggara. Dalam perjalanan 75 tahun lebih, UGM telah melahirkan Presiden Joko Widodo, puluhan menteri, gubernur, dan pemimpin bisnis ternama. Pada QS World University Rankings 2026, UGM menduduki posisi #225 dunia.
UGM menerapkan sistem UKT dengan 6 kelompok. Kelompok 1-2 gratis (Rp0), Kelompok 3-5 adalah UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi, dan Kelompok 6 adalah UKT Pendidikan Unggul penuh. PENTING: Besaran UKT kelompok 3-6 BERBEDA untuk setiap fakultas/prodi. Jalur SNBP dan SNBT tidak dikenakan IPI.
| Kelompok | Biaya UKT | Kriteria & Subsidi | Subsidi |
|---|---|---|---|
| Kelompok 1 | Rp0 | Subsidi 100%, keluarga tidak mampu terverifikasi (berlaku semua prodi) | 100% subsidi |
| Kelompok 2 | Rp0 | Subsidi 100%, keluarga tidak mampu terverifikasi (berlaku semua prodi) | 100% subsidi |
| Kelompok 3 | Bervariasi per prodi | Subsidi 75%, penghasilan rendah. Contoh: Kedokteran Rp6.175.000, D4 Vokasi Rp2.850.000 | 75% subsidi |
| Kelompok 4 | Bervariasi per prodi | Subsidi 50%, penghasilan menengah. Contoh: Kedokteran Rp12.350.000, D4 Vokasi Rp5.700.000 | 50% subsidi |
| Kelompok 5 | Bervariasi per prodi | Subsidi 25%, penghasilan menengah-atas. Contoh: Kedokteran Rp18.525.000, D4 Vokasi Rp8.550.000 | 25% subsidi |
| Kelompok 6 | Bervariasi per prodi | UKT Pendidikan Unggul penuh. Range: Rp11.400.000 (Vokasi terendah) s.d. Rp35.145.000 (Kedokteran/Kedokteran Hewan tertinggi) | 0% subsidi |
Penentuan kelompok UKT berdasarkan verifikasi dokumen ekonomi keluarga. Mahasiswa jalur SNBP/SNBT membayar kelompok 1-6 tanpa IPI. Jalur mandiri (UM-UGM) dapat memilih UKT kelompok 1-6 (dengan IPI jika tidak bersubsidi) atau BKT (Biaya Kuliah Tunggal) tanpa IPI. BKT umumnya lebih tinggi dari kelompok 6 dan merupakan opsi full-paying. Besaran UKT bervariasi per fakultas/prodi, cek detail di website resmi.
FK-KMK (Kedokteran)
FKG (Kedokteran Gigi)
FKH (Kedokteran Hewan)
Farmasi
Teknik (tertinggi: Mesin)
FEB (Ekonomi Bisnis)
Sekolah Vokasi (D4)
Rp 500.000 - Rp 2.000.000
per bulan
Kos di sekitar kampus Bulaksumur dan Seturan
Rp 900.000 - Rp 1.500.000
per bulan
Makan 3x sehari, banyak pilihan murah di sekitar kampus
Rp 150.000 - Rp 400.000
per bulan
Motor/ojol, kampus walkable
Rp 1.550.000 - Rp 3.900.000
per bulan
Yogyakarta termasuk kota pelajar dengan biaya hidup terjangkau, sekitar 30-40% lebih murah dibanding Jakarta
Pahami setiap jalur masuk dan strategi terbaik untuk meningkatkan peluang diterima
Total Kuota
9,236
Kuota IUP
1,154
SNBP
30%
SNBT
30%
Mandiri
40%
Pendaftar
91,926
Diterima
2,830
Rata-rata Skor
702.48
Tingkat kelulusan: 3.1%
Jalur seleksi tanpa tes yang menggunakan nilai rapor dan prestasi akademik. UGM menerima sekitar 30% atau 2.783 mahasiswa baru melalui jalur ini pada tahun 2026.
Pendaftaran: Januari-Februari, Pengumuman: Maret
Fokus pada konsistensi nilai rapor semester 1-5, hindari penurunan drastis di semester akhir
Pilih prodi yang sesuai dengan profil nilai rapor terkuat kamu, berdasarkan kekuatan akademik personal di atas pertimbangan tren
Manfaatkan kuota sekolah dengan konsultasi ke guru BK tentang peluang berdasarkan akreditasi sekolah
Lengkapi prestasi akademik seperti olimpiade atau kompetisi yang relevan dengan prodi pilihan
Perhatikan linieritas jurusan SMA dengan prodi yang dipilih untuk meningkatkan peluang
Targetkan skor UTBK minimal 700 untuk prodi favorit UGM, karena rata-rata yang diterima tahun 2024 adalah 702.48 (tertinggi di Indonesia)
Manfaatkan semua jalur masuk yang tersedia: SNBP, SNBT, dan UM-UGM. Jangan hanya andalkan satu jalur karena persaingan sangat ketat
Pelajari pola soal UM-UGM yang berbeda dari UTBK, khususnya Tes Kemampuan Akademik yang spesifik per prodi pilihan
Perpustakaan Pusat UGM dengan koleksi 1+ juta buku dan akses ke ribuan jurnal internasional
Grha Sabha Pramana (GSP) - gedung serbaguna ikonik untuk wisuda dan acara besar
Sport Center dengan kolam renang olimpiade, gym modern, dan lapangan olahraga lengkap
Masjid Kampus UGM - masjid kampus terbesar di Indonesia dengan arsitektur khas
Rumah Sakit Akademik UGM untuk praktik kedokteran dan layanan kesehatan kampus
Laboratorium canggih di setiap fakultas termasuk fasilitas riset bertaraf internasional
Asrama Mahasiswa Ratnaningsih (putri) dan Kinanti dengan kapasitas 2000+ mahasiswa
Student Center dengan berbagai fasilitas kemahasiswaan dan ruang diskusi
Kantin dan food court tersebar di seluruh kampus dengan harga mahasiswa
WiFi kampus UGMnet dengan akses ke database ilmiah dan e-journal
Nama Beasiswa
Cakupan
UKT penuh + biaya hidup Rp800.000/bulan
Penyelenggara
Kemendikbudristek
Nama Beasiswa
Cakupan
UKT penuh + tunjangan
Penyelenggara
Kemendikbudristek
Nama Beasiswa
Cakupan
Rp1.000.000/bulan + pelatihan soft skills
Penyelenggara
Djarum Foundation
Nama Beasiswa
Cakupan
Rp1.500.000/bulan
Penyelenggara
Bank Indonesia
Nama Beasiswa
Cakupan
UKT + biaya hidup + pelatihan
Penyelenggara
Tanoto Foundation
Nama Beasiswa
Cakupan
Rp1.000.000/bulan
Penyelenggara
BCA
Nama Beasiswa
Cakupan
Full scholarship S2/S3
Penyelenggara
Kemenkeu
Kehidupan mahasiswa UGM sangat dinamis dengan tradisi dan budaya kampus yang kuat. Suasana akademik berbaur dengan kehangatan khas Yogyakarta sebagai kota pelajar. Mahasiswa dapat menikmati angkringan legendaris di sekitar kampus, eksplorasi budaya Jawa, hingga wisata alam Gunung Merapi dan pantai selatan. Komunitas mahasiswa sangat aktif dengan berbagai kegiatan dari riset hingga pengabdian masyarakat di desa-desa sekitar.
Berikut adalah para alumni UGM yang telah mencapai posisi penting dan berkontribusi signifikan untuk bangsa dan masyarakat.
Presiden RI ke-7 (2014-2024)
Fakultas
Fakultas Kehutanan
Lulus
1985
Ketua Umum KAGAMA, Capres 2024
Fakultas
Fakultas Hukum
Lulus
1995
Menkopolhukam, mantan Ketua MK
Fakultas
Fakultas Hukum (S3)
Lulus
1993
Gubernur DKI Jakarta, Capres 2024
Fakultas
FEB
Lulus
1995
Wakil Menteri Keuangan 2024-2029
Fakultas
FEB
Lulus
1985
Pendiri Solaria, restoran keluarga nasional
Fakultas
FEB
Lulus
1985
Pendiri Waroeng Spesial Sambal
Fakultas
Teknik Kimia
Lulus
1992
7
Alumni Terkenal
2
Presiden RI
11
Tahun Pencapaian
5
Fakultas
Siapkan dirimu untuk masuk UGM dengan program persiapan dari EduPoint.
Konsultasi GratisMahasiswa aktif? Gabung jadi tutor dan dapatkan penghasilan s.d. Rp150.000/jam
Lihat LowonganKunjungi kampus saat UGM Expo atau Dies Natalis setiap Desember untuk merasakan atmosfer dan bertemu mahasiswa langsung
Siapkan mental untuk persaingan ketat: pada SNBT 2024, dari 91.926 pendaftar hanya 2.830 yang diterima (rasio 3.1%)
Pertimbangkan prodi dengan passing grade lebih rendah namun prospek bagus seperti Statistika, Geografi, atau Teknologi Pangan jika target utama tidak tercapai
Ikuti bimbingan belajar khusus persiapan UGM yang memahami pola soal UTBK dan UM-UGM secara spesifik
Siapkan rencana cadangan dengan prodi pilihan kedua di UM-UGM karena sistem memungkinkan pemilihan lebih dari satu prodi